PRAKATA: MASALAH GLOBAL~SOLUSI GLOBAL (KOMPILASI BLOG)



Dimana Ada Solusi Global untuk problem global?
Ada di situs resmi: WATCHTOWER.ORG. Anda dapat mengaksesnya di blog ini atau gunakan frasa~nickname: "Global Problem" di mesin pencari (Google atau Yahoo.com), maka pemunculannya, Global Problem! Ada Apa?.

Rekan pembaca situs yang terhormat: Teks artikel dalam blog ini adalah postingan  parafrase artikel-artikel yang dapat turut memberikan tumpangan untuk kabar baik (pekerjaan pemberitaan yang utamanya tersurat di Matius 24:14; Kisah 20:20; Markus  6:7) dalam satu atau lain cara  dan isi personal portal blog ini adalah kumpulan tautan bahan riset yang terbuka namun terbatas untuk publik tertentu yang tulus dan yang berkeluh kesah atas problem global dan problem domestik. Tanpa bermaksud menyalahgunakan kekayaan intelektual orang lain atau organisasi tertentuartikel yang disalin disini selalu menyertakan attribute situs resminya sebagai sumber salinan, khusus untuk (a tribute to) artikel publikasi Menara Pengawal dan Sedarlah! dalam bahasa Indonesia yang biasanya diposting dalam bahasa Inggris di situs resminya: Watchtower.org.  Informasi yang selalu berbeda dari biasanya~ kiranya bermanfaaat buat para browser Internet di negeri ini.

Di negeri ini minat kebanyakan orang akan dua bacaan tercetak diatas masih kurang sehingga tidak tahu apa isi 'publikasi (Awake!&Watchtower) yang memuat 'kabar baik' sewaktu diberikan oleh segelintir orang yang peduli, di Indonesia sambutan akan kabar baik~jika dibanding dengan negeri tetangga seperti  Filipina hanya 13 persennya, dengan Jepang hanya 10 persennya, dibanding Korea 22 persen, salah satu negeri Afrika yang banyak gejolak sipil seperti Rep. Dem. Kongo 14 persennya dan negri-negeri yang banyak konflik etnis dan ateisme seperti Rusia dan Ukraina sekitar 14 persennya~itu hanya perbandingan jumlah orang yang menerima kabar baik di Indonesia dengan  negeri-negeri lain.

Bagaimana dengan rasio espektasi masyarakat dibanding jumlah penduduk suatu negeri? Indonesia rasio terhadap jumlah penduduk~katakanlah 240 juta~orang yang menyambut kabar baik di negeri ini hanya 0,009 persen sangat jauh dengan Belanda yang penduduknya paling sekuler, jika dibanding jumlah penduduknya yang berjumlah hampir 17 juta orang Belanda yang menanggapi kabar baik ada 0,18 persen, Amerika dan Brasil menempati urutan kedua terbanyak~dibanding jumlah penduduk~sekitar 38 persen, yang berada di puncak teratas masyarakat yang menyambut berita kabar baik dibanding jumlah penduduknya adalah Meksiko dari 108 juta orang yang menerima baik sekitar  690,000 orang jadi sekitar 64 persennya.

Reaksi dan sambutan masyarakat terhadap kabar baik sebenarnya menentukan kualitas berkurangnya problem domestik apakah itu secara  individu, lingkungan rumah tangga yang pada akhirnya berpengaruh pada suatu bangsa di negeri setempat yang akan berangkat ke masyarakat global. Haluan demikian bagaikan melalui jalan yang sempit sehingga padatnya kendaraan memaksa mereka melalui jalan lain yang lapang yang tanpa rintangan namun tidak menuju harapan. Di negeri ini hanya 0,009 persen penduduknya yang menyambut kabar baik yang disebabkan karena paradigma etika berbudaya dan agama warisan yang terkungkung dan banyaknya opurtunime kepentingan, akibatnya pertumbuhan karakter berdasarkan nilai-nilai dan kaidah moral begitu rendah justru dikalangan pemuka masyarakat yang seyogianya memberikan anutan mengingat unsur patriarkat yang terus melekat, akibatnya masyarakat luas terombang-ambing oleh nilai-nilai semu yang terus berputar dilingkaran pola tipikal yang sangat sekuler. Bila Anda orang Indonesia~bagaimana dengan relativisme moral yang menjadi pilihan masyarakat luas? apa yang terjadi dengan sifat-sifat seperti kejujuran, kebaikan hati, belas kasihan dan perhatian yang tidak terpusat kepada individulasme sedangkan hal-hal positif itu  masih dihargai orang di seluruh bola bumi dengan 7 milyar orang~khususnya yang masih menarik bagi kebanyakan orang yang berhati jujur?




                                             
                                       

PENCARIAN AKAN PANDUAN YANG PRAKTIS
Jika Anda memerlukan nasihat, ada banyak nasihat tersedia. Bisnis pengembangan diri (self help) merupakan salah satu usaha yang berkembang paling pesat di dunia. Di berbagai tempat seperti di Inggris, Amerika Latin, Jepang, dan Amerika Serikat, buku pengembangan diri paling laris. Video, seminar, dan acara TV yang membahas pengembangan diri juga semakin populer. Daya tariknya terletak pada gagasan bahwa Anda bisa menangani sendiri problem Anda, tanpa perlu berkonsultasi dengan psikolog, penasihat perkawinan, atau rohaniwan. Pokok apa saja yang di ulas oleh para pembimbing ini?


Pencapaian pribadi, cara mencari pasangan, dan cara membesarkan anak termasuk tema yang paling populer. Menghadapi depresi, dukacita, dan dampak perceraian adalah pokok umum lainnya. Yang juga banyak diminati adalah nasihat untuk mengatasi kebiasaan makan yang berlebihan, merokok, dan minum berlebihan. Apakah nasihatnya praktis? Kadang-kadang praktis, tetapi sering kali tidak. Maka, tentu bijaksana jika memperhatikan nasihat (berikut ini), "Orang yang kurang berpengalaman percaya pada setiap perkataan, tetapi orang cerdik mempertimbangkan langkah-langkahnya."—Amsal 14:15.

Buku pengembangan diri sangat berbeda dengan buku petunjuk yang mengajarkan keterampilan seperti fotografi, keuangan, atau bahasa. Buku petunjuk demikian bisa efektif dan menjadi alternatif yang murah dibanding mengikuti kursus tertentu. Buku pengembangan diri—tidak soal mengenai bisinis, perkawinan, pengasuhan anak, atau kesehatan mental—berbeda. Buku-buku tersebut biasanya menyarankan suatu jalan hidup atau menganjurkan filsafat tertentu. Maka, tentu bijaksana jika kita bertanya, 'Siapa yang memberikan nasihat? Apa sumber informasinya?

Para pakar tidak selalu mendasari pendapat mereka atas bukti yang dikumpulkan dengan teliti. Ada yang memberikan nasihat yang paling disukai, karena tahu bahwa banyak uang dapat dihasilkan dengan memberi tahu orang-orang apa yang mereka (ingin) dengar. Di satu negeri saja, industri pengembangan diri meraup lebih dari delapan miliar dolar AS setiap tahun!

Beberapa Praktiskah buku Pengembangan Diri?
Sewaktu Anda mencari buku pengembangan diri, Anda berharap untuk mendapatkan nasihat yang praktis. Namun kadang-kadang, isinya dangkal atau hanya teori. Biasanya buku demikian memberitahu Anda, 'Untuk mengatasi problem, Anda cukup berpikir positif. Apapun yang Anda inginkan, entah itu uang, kesehatan, atau hubungan yang harmonis, Anda akan memperolehnya jika Anda berpikir positif.' Praktiskan nasihat semacam itu? Apakah Anda akan dibantu untuk menghadapi kenyataan dan kekecewaan dalam kehidupan?

Misalnya perhatikan buku-buku tentang hubungan antar manusia dan perkawinan, yang merupakan salah satu jenis buku yang paling populer. Apakah buku-buku itu membantu orang membangun keluarga yang bahagia dan stabil? Tidak selalu. Menurut seorang pengulas buku, penulis buku-buku pengembangan diri mengenai cinta yang langsung laris di Amerika Latin "memberitahu pembaca caranya menciptakan hubungan yang sehat dan membangun harga diri". Penulis itu 
menyatakan bahwa mempertahankan hubungan yang tidak harmonis adalah semacam penghianatan terhadap diri sendiri. Pesan mendasarnya: yang penting adalah melakukan apa yang membuat kita senang ketimbang mengenali problemnya dan berupaya memecahkannya.

Berbagai buku pengembangan diri mungkin memang memuat nasihat yang bagus, namun bisa juga berisi nasihat yang merusak. Seorang pakar memberikan saran-saran berguna mengenai suatu pokok sementara nasihatnya mengenai pokok lain malah memperburuk masalah. Karena berbagai panduan ini menawarkan banyak pendapat yang sering kali saling bertentangan, mustahil untuk menyelelaraskannya. Maka, nasihat siapa yang bisa Anda percayai? Tanyai diri Anda, 'Apakah nasihat tersebut diriset dengan saksama, atau sekadar opini menurut selera pribadi si penulis? Sejauh mana keinginan akan kekayaan atau ketenaran telah mempengaruhi integritas si penulis? Ikuti selengkapnya! 
Kutipan dari Majalah Menara Pengawal. by Jehovah's Witnesses Official Web Site

_________________________________________________________________________
Tanpa mengurangi dan menambah substansial artikelnya kecuali pengantar yang mengkaitkan dengan masalah sekuler, selalu tersedia link kepada suatu sumber yang paling andal yang bisa menjadi panduan bagi para pembaca e-jurnal didunia maya. Perhatikan juga "disclaimer" disetiap blog untuk memperlihatkan bahwa blog ini bukan situs resmi dari watchtower.org. 

--> i-blog-ronnp.com, tersedia related link yang terinformasi, ber-insight serta komprehensif. Sumber informasi Bahasa Indonesia dari: Watchtower society Official Web Site. by Jehovah's Witnesses.


Informasi, yang menata berita menjadi kabar terbaik dari situasi terkini, menautkan berita sekuler dengan sebagian besar jurnal Awake!.

BerInsight, karena memuat pemahaman universal, acuan dari suatu buku best sellermaksudnya buku yang paling luas peredarannya, buku yang menulis catatan tentang Creation atau Penciptaan Bumi Manusia dan Alam Semesta sampai Revelation atau Penyingkapan. Buku tersebut di dunia maya ini saya sebut Panduan Kehidupan/A Textbook for Living, yang secara online bisa Anda Akses DISINI

Bila kendaraan atau alat elektronik kita rusak, buku Manualnya jadi perlu bukan! Bagaimana bila kehidupan kita punya sejuta masalah... ternyata kita manusia pun punya buku manualnya











































TTD,
iblogronnp.com [admin] [C-Link~"Profil"]
[Keterangan] © Gambar by Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania Eagle Nebula(M16): J. Hester and P. Scowen (AZ State Univ.), NASACirculatory system: Camerique/H. Armstrong Roberts