<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042</id><updated>2012-01-29T17:52:09.506-08:00</updated><category term='Masa Depan Agama  [Bagian ke-14/Full Text]'/><category term='Perlindungan Polisi—Harapan dan Kekhawatiran'/><category term='Perempuan adalah Ibu dan Guru'/><category term='Sampai Usia Berapa Anda Bisa Hidup: Mengapa Kita Menjadi Tua?'/><category term='Kehamilan Remaja~Tragedi Sedunia'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-11/Full Text]'/><category term='Apakah Anda Cukup Tidur?'/><category term='Kelegaan dari Stres.'/><category term='Mengapa  Begitu Mudah untuk Berdusta?'/><category term='Mengapa Ibu Kota Besar Mengalami Krisis?'/><category term='Lima Kiat Dasar Untuk Lebih Sehat'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-9/Full Text]'/><category term='Kehidupan—Serangkaian Rantai yang Mengagumkan'/><category term='Cara Menghindari pengaruh Tayangan Film dan TV'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-2/Full Text]'/><category term='PESONA ANGKA—Hasukah Anda Berpaling Kepadanya untuk Bimbingan'/><category term='Kebahagiaan Sejati—Bagaimana Memperolehnya?'/><category term='Hari Valentine—Dari Mana Asalnya?'/><category term='Minyak—Apakah Bakal Habis?'/><category term='Waspadai Penyakit Gara-Gara Serangga'/><category term='Jaminan dan Kepuasan Kerja Terancam'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-4/Full Text]'/><category term='GLOBAL PROBLEM: ADA APA DENGAN REFORMASI?'/><category term='APA YANG MENENTUKAN NILAI-NILAI?'/><category term='Apa Salahnya Berjudi'/><category term='Prasangka dan Diskriminasi'/><category term='AIDS PERMASALAHANNYA'/><category term='Solusi Global Mengatasi Kemacetan'/><category term='Penjara Dalam Krisis'/><category term='Adakah Cara Mengatasi Masalah Kegagapan'/><category term='Bencana Alam. Semakin Parahkan?~Global Problem'/><category term='Air—Problem Seluas Dunia'/><category term='Pertanian Modern Mengubah Dunia'/><category term='Kejahatan yang Penuh Kekerasan. Ada Apa?'/><category term='Bagaimana Mengatur Uang - sinopsis Awake September 2011'/><category term='Rokok−Apakah Anda Menolaknya?'/><category term='Mabuk Akut Gunung'/><category term='Apa Pengaruh Televisi?'/><category term='Lagi-Lagi Bencana Alam—Tanggung Jawab-Nyakah?'/><category term='Gunung—Sang Bentang Alam Mengapa Kita Membutuhkannya'/><category term='Kaum Muda dan Internet?'/><category term='Kejahatan yang Penuh Kekerasan. Apa yang Sedang Terjadi'/><category term='CARA BERHEMAT'/><category term='Malnutrisi—”Kemelut yang Tak Disadari”'/><category term='Apakah Kita Kehabisan Air?'/><category term='Kekerasan terhadap Wanita'/><category term='Masalah Global: Pengaruh Agama Dewasa Ini'/><category term='APAKAH ANDA BEKERJA TERLALU KERAS?'/><category term='Krisis Perumahan Global—Adakah Solusinya?'/><category term='Menghadap Dunia yang Serbacepat Dewasa Ini'/><category term='Apakah KEjahatan Sudah si Luar Kendali'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-15/Full Text]'/><category term='Bagaimana Televisi Telah Mengubah Dunia'/><category term='Bagaimana Bumi Di Transformasi?'/><category term='Mengapa Spesies Sedang Terancam Punah?'/><category term='Dapatkah Kita Menyelamatkan Lingkungan Hidup'/><category term='Bahaya Akibat Pornografi'/><category term='Tahun-Tahun Awal Seorang Anak'/><category term='Judi—Suatu Daya Tarik Global'/><category term='ATEISME Sedang Kampanye?'/><category term='Sampai Usia Berapa Anda Bisa Hidup: Bisakah Penuaan Dielakan?'/><category term='Gaya Hidup yang Tidak Sehat—Seberapa Mahalkah?'/><category term='PERTANYAAN KAUM MUDA/REMAJA'/><category term='Masalah Kemiskinan Dapatkah Dibendung?'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-6/Full Text]'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-7/Full Text]'/><category term='Apakah Agama Menggalang Perdamaian'/><category term='Ada Apa dengan Cuaca?'/><category term='Pelacuran Anak Kenyataan yang Tragis'/><category term='Penyebab Ekstrem Hilangnya Kasih Sayang Alami'/><category term='Apakah Uang Majikan Anda atau Hamba Anda?'/><category term='Cairan Tubuh Apa yang Paling Berharga?'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-3/Full Text]'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-13/Full Text]'/><category term='Ada Apa dengan Cinta Sejati?'/><category term='Perceraian—Jerat dan Tuaiannya yang Pahit'/><category term='Bagaimana Semestinya Kelahirannya Dikenang?'/><category term='Blunder yang Memicu Perang Dunia'/><category term='EKONOMI POLEMIK: Sewaktu Mata Uang EURO Diberlakukan'/><category term='Penyakit Kronis dan Molekul Protein [Full Text]'/><category term='Sumber Kejahatan Dibeberkan Identitasnya'/><category term='Bagaimana Perasaan Banyak Orang? Apa Jawabannya?'/><category term='Waspadalah agar Tidak TERTIPU'/><category term='Gosip Mengapa Menarik?'/><category term='Bunuh Diri—Siapa Mangsa Empuknya?'/><category term='Siapakah yang Menyelamatkan Satwa Kita?'/><category term='Mengukur Kemiskinan yang Parah serta Upaya Mengakhirinya'/><category term='Solusi Global untuk Masalah Global'/><category term='Child Abuse'/><category term='Kronik: Laut yang Unik—Tapi Mati'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-5/Full Text]'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-8/Full Text]'/><category term='Seberapa Pentingkah Kebersihan?'/><category term='Bagaimana Mendefinisikan Infotainment dengan Bijak'/><category term='Mengapa Membahas Kembali Sejarah Agama?'/><category term='STRES— Sebuah Ancaman Serius'/><category term='How Victims Are Targeted'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-12/Full Text]'/><category term='Mengapa Mereka Mengakhiri Hidup'/><category term='Dapatkah Kita Menghasilkan Cukup Pangan?'/><category term='Dibalik Krisis Kejujuran'/><category term='APAKAH KEJAHATAN YANG PENUH KEKERASAN AKAN BERAKHIR?'/><category term='Dapatkan dan Pertahankan Pekerjaan—Caranya?'/><category term='Minyak—Bagaimana Kita Memperolehnya?'/><category term='Uang dan Moral—Hikmah dari Sejarah'/><category term='Pasal 15 dan Pasal 16 -Raja-Raja yang Bersaing Itu Memasuki Abad ke-20 dan Raja-Raja Yang Bertikai Itu Mendekati Akhir Mereka'/><category term='Terbang Masih Amankah?'/><category term='”Permata di Dalam Laut”'/><category term='Obesitas— Apa Solusinya?'/><category term='Masalah Global:  Kebingungan tentang Datangnya Hari NATAL'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-1/Full Text]'/><category term='Masa Depan Agama [Bagian ke-10/Full Text]'/><category term='Apakah Evolusi Suatu Fakta?'/><category term='Did You Know? e-LifeGuide&apos;s View Point'/><title type='text'>MasalahGlobal_SolusiGlobal</title><subtitle type='html'>.......................................Essential Up(To)Date</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>117</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-8870088969342152911</id><published>2011-11-02T07:18:00.000-07:00</published><updated>2011-11-02T08:08:37.636-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='APAKAH ANDA BEKERJA TERLALU KERAS?'/><title type='text'>APAKAH ANDA BEKERJA TERLALU KERAS?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;ARTIKEL ini membantu kita untuk menghindari kelelahan dan menjaga keseimbangan, jangan menukar kesehatan, kebugaran fisik, mental serta hubungan keluarga dengan bekerja terlalu keras!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="topnavigation" style="background-color: #afbccc; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: #eeeeee; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; color: #333333; width: 600px;"&gt;&lt;div style="color: black; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: #333333; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats, Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; padding-bottom: 1em; width: 600px;"&gt;&lt;div class="title" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #495564; background-origin: initial; font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-bottom: 1.12em; overflow-x: auto; overflow-y: auto; width: 600px;"&gt;&lt;img alt="A man working late" height="200" src="http://www.watchtower.org/images/201001/01.jpg" style="float: left;" width="164" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 style="color: #f6822c; font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 26px; margin-bottom: 0px; margin-top: 40px; text-align: center;"&gt;Are You Working&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-size: 44px;"&gt;Too Hard?&lt;/strong&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="float: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-left: 2px; width: 160px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #afbccc;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;n this series:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 3px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201001/article_01.htm" style="background-color: white;"&gt;Are You Stressed Out?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201001/article_02.htm" style="background-color: white; color: #0000cc;"&gt;Cultivate a Balanced View of Work&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/milikilah-pandangan-yang-seimbang.html"&gt;Miliki Pandangan yang Seimbang tentang Pekerjaan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201001/article_03.htm" style="background-color: white; color: #0000cc;"&gt;Live a Simple, Balanced Life&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Related topics:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 3px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200604/article_01.htm" style="background-color: white; color: #0000cc;"&gt;How Can You Find Real Happiness?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/10/kebahagiaan-sejatibagaimana.html"&gt;Kebahagiaan Sejati, Bagaimana Memperolehnya?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_01.htm" style="background-color: white; color: #0000cc;"&gt;Money and Morals—Can You Have Both?&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/10/uang-dan-moralhikmah-dari-sejarah.html"&gt;Uang&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000cc;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp;dan Moral—Mungkinkah Anda punya Kedua-duanya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px;"&gt;&lt;h2 style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 30px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Are You&amp;nbsp;&lt;strong style="color: #f6822c; font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 32px;"&gt;Stressed Out?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;DI SELURUH dunia, konflik antara pekerjaan dan kehidupan keluarga telah menjadi masalah besar. Seperti diperlihatkan oleh sebuah sumber, ’globalisasi, teknologi baru, dan ekonomi 24/7 (bisnis yang dijalankan 24 jam nonstop selama 7 hari seminggu) yang sangat menuntut, telah mengaburkan batas-batas tradisional antara rumah dan pekerjaan’. Perubahan-perubahan ini telah menghasilkan kemakmuran yang luar biasa. Namun, keberhasilan ini bukannya tanpa tumbal. Menurut seorang penulis, ”Jutaan dari kita bekerja terlalu keras, dengan jadwal yang terlalu padat dan terlalu banyak. Kita benar-benar kelelahan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Kini, ditambah lagi dengan resesi ekonomi baru-baru ini, yang dampaknya amat mematahkan semangat. Para pekerja di seluruh dunia, baik buruh kasar maupun karyawan kantor, telah kehilangan pekerjaan dan rumah mereka. Mereka mungkin menyesal tidak bekerja lebih keras&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Mari kita perhatikan seberapa luas permasalahan ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul class="list1" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-left: 0.55em; padding-left: 0.55em;"&gt;&lt;li style="color: #f98026; font-size: 14px; font-weight: bold; margin-bottom: 0.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Di Eropa, 6 dari 10 pekerja menderita stres karena pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: #f98026; font-size: 14px; font-weight: bold; margin-bottom: 0.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Di Amerika Serikat, 1 diantara 3 karyawan sering merasa bekerja melewati batas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: #f98026; font-size: 14px; font-weight: bold; margin-bottom: 0.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Lebih di antara 2 di antara 3 orang Kanada merasa sulit menyeimbangkan kehidupan kelarga dengan pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: #f98026; font-size: 14px; font-weight: bold; margin-bottom: 0.5em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;It Diperkirakan bahwa lebih dari 600 juta pekerja, atau 22 persen dari tenaga kerja global, bekerja lebih dari 48 jam seminggu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Angka statistik tersebut memperlihatkan betapa parahnya kesukaran manusia. Beberapa penelitian mengaitkan jam kerja yang panjang dan tidak teratur dengan kesehatan yang memburuk, hubungan yang tidak harmonis, pengasuhan anak yang buruk, perpisahan, dan perceraian&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="box" style="background-color: #f9e6d8; border-bottom-style: solid; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-color: rgb(246, 130, 44); border-top-style: solid; border-width: initial; overflow-x: auto; overflow-y: auto; padding-bottom: 10px; padding-left: 10px; padding-right: 10px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;h4 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 24px; text-align: center;"&gt;THE “SECOND SHIFT”&lt;/h4&gt;&lt;div style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img alt="A stressed mother" class="left" height="225" src="http://www.watchtower.org/images/201001/03.jpg" style="float: left; padding-right: 10px;" width="150" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;“Sepulang kerja,” kata seorang karyawati, ”saya harus menyiapkan makan malam, membersihkan rumah, mencuci pakaian, menjemput anak-anak, membantu mereka mengerjakan PR, dan memastikan bahwa mereka sudah mandi serta siap untuk tidur. Setelah itu, capeknya setengah mati.” Jutaan dari pekerja wanita di seluruh dunia yang diperkirakan banyaknya 1,2 miliar menghadapi ”dua pekerjaan” yang menciutkan hati ini, seperti yang juga dialami banyak kaum pria. Namun, survei memperlihatkan bahwa kaum pria sering menolak melakukan pekerjaan rumah tangga. Biasanya kaum wanita yang melakukan kebanyakan tugas ini, tidak soal mereka bekerja di luar rumah atau tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda bekerja terlalu keras? Atau, apakah Anda termasuk di antara jutaan orang yang sekarang menganggur? Apakah Anda ingin lebih seimbang dalam pekerjaan dan kehidupan keluarga? Jika demikian, bagaimana caranya? &lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/milikilah-pandangan-yang-seimbang.html"&gt;Baca lebih lanjut klik disini.&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="appeared" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; font-family: arial, helvetica, sans-serif; width: 600px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; height: auto !important; min-height: 15px; padding-bottom: 2px; padding-left: 2px; padding-right: 2px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Appeared in&amp;nbsp;&lt;cite&gt;Awake!&lt;/cite&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;January 2010&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&amp;nbsp; Salinan parafrasa untuk pembaca situs ini&amp;nbsp;© 2011 @&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: #0033ff; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Copyright&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&amp;nbsp;© 2010 Watch Tower Bible and Tract Society&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&amp;nbsp; of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-8870088969342152911?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8870088969342152911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8870088969342152911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/11/apakah-anda-bekerja-terlalu-keras.html' title='APAKAH ANDA BEKERJA TERLALU KERAS?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-8594548479544033988</id><published>2011-10-31T19:17:00.000-07:00</published><updated>2011-11-11T17:03:35.942-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uang dan Moral—Hikmah dari Sejarah'/><title type='text'>Uang dan Moral—Hikmah dari Sejarah</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Sejarah masa lalu yang buruk jika di ambil hikmahnya untuk perubahan akan membangun suatu masyarakat adil dan makmur alih-alih masyarakat yang keos dan terdisintegrasi karena keburukan perilaku dan penyalahgunaan kekuasaan dan uang. Namun apakah itu bisa dicapai melalui penguasa manusia yang tidak sempurna? Bagaimana Uang dan Moral dapat dikendalikan? Bagaimana kita belajar dan mengambil hikmahnya? Pertimbangkan beberapa contoh sejarah di masa lampau dari orang-orang yang mempelopori suatu pengejaran kekuasaan dan kekayaan dengan menjalankan prinsip dunia: "&lt;i&gt;manusia yang satu menguasai manusia yang lain .......&lt;/i&gt;" walaupun pencapaian mereka menjadi sejarah berdirinya negara besar dan berkuasa. Namun apakah esensi moralnya tercapai?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="background-color: #ffe6b0; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: #eeeeee; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; color: #333333; width: 600px;"&gt;&lt;div style="color: black; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: #333333; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats, Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table bgcolor="#7C2040" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="4" width="600"&gt;&lt;img height="10" src="http://www.watchtower.org/images/20060201/01_top.jpg" style="display: block; margin-top: 0px;" width="600" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="col-lft" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20060201/01_lft.jpg); background-origin: initial; background-repeat: no-repeat repeat;" width="10"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="10" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="193"&gt;&lt;img alt="A scale balancing a Bible and money" height="172" src="http://www.watchtower.org/images/20060201/01.jpg" style="display: block; margin-top: 0px;" width="193" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor="#7C2040" width="387"&gt;&lt;h1 style="color: #ffe6b0; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 14px; padding-right: 14px; padding-top: 0px;"&gt;Money and Morals—Can You Have Both?&lt;/h1&gt;&lt;h2 style="color: #ffe6b0; font-family: arial, helvetica; font-size: 30px; padding-bottom: 0px; padding-left: 14px; padding-right: 14px; padding-top: 0px;"&gt;A Lesson From History&lt;/h2&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block;" width="387" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="col-rt" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20060201/01_rt.jpg); background-origin: initial; background-repeat: no-repeat repeat;" width="10"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="10" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="4" width="600"&gt;&lt;img height="10" src="http://www.watchtower.org/images/20060201/01_bottom.jpg" style="display: block; margin-top: 0px;" width="600" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table bgcolor="#FFFAF0" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="164"&gt;&lt;img height="10" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="164" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="15"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="15" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="410"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="410" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="11"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" style="display: block; margin-top: 0px;" width="11" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; margin-top: 0px; width: 160px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;In this series:&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;Money and Morals—A Lesson From History&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;True Prosperity in God’s New World&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa)&lt;a href="http://www.blogger.com/goog_960310927"&gt; Uang dan Moral,&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/10/uang-dan-moralhikmah-dari-sejarah.html"&gt;Hikmah dari Sejarah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/11/kemakmuran-sejati-dalam-dunia-baru.html"&gt;Kemakmuran Sejati di Dunia Baru&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;Related topics:&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201001/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Are You Working Too Hard?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/11/apakah-anda-bekerja-terlalu-keras.html"&gt;Apakah Anda Bekerja Terlalu Keras?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200903/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Is Money Your Master or Your Servant?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa: &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/06/apakah-uang-majikan-anda-atau-hamba.html"&gt;Apakah Uang Majikan Anda atau Hamba Anda&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200606a/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;How Can I Control My Spending?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2009/05/kaum-muda-bertanya-bagaimana-aku-bisa.html"&gt;Bagaimana Aku Bisa Mengendalikan Pengeluaranku?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PADA tanggal 7 April 1630, sekitar empat ratus orang berlayar dengan empat kapal dari Inggris ke Dunia Baru (sebutan untuk Benua Amerika kala itu). Banyak di antara mereka berpendidikan tinggi. Yang lain-lain adalah pengusaha yang sukses. Ada juga anggota parlemen. Keadaan ekonomi di Inggris sedang merosot, dan diperburuk oleh Perang Tiga Puluh Tahun yang sedang berkecamuk di Eropa (1618-48). Jadi, mereka mengambil risiko dengan meninggalkan rumah, usaha, dan kaum kerabat dan pergi demi mencari peluang yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img align="right" alt="Sailing ships" height="116" hspace="6" src="http://www.watchtower.org/images/20060201/03.jpg" style="display: block;" width="150" /&gt;Namun, rombongan yang penuh harap ini bukanlah sekadar para pedagang yang hanya mencari keuntungan. Mereka adalah &lt;a href="http://kekehidupannyatadiduniamaya.blogspot.com/2010/03/kaum-pilgrim-dan-puritansiapakah-mereka.html"&gt;orang Puritan&lt;/a&gt;, kelompok agama yang bergairah, yang melarikan diri dari penindasan.&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_01.htm#fnt1" name="fnt1_src" style="color: #0000cc;"&gt;*&lt;/a&gt;&amp;nbsp;Tujuan mereka yang sesungguhnya ialah membentuk masyarakat yang saleh agar mereka dan keturunan mereka dapat hidup makmur secara materi tanpa harus mengkompromikan standar Alkitab. Segera setelah berlabuh di Salem, Massachusetts, mereka mengklaim sebidang tanah di dekat pantai. Tempat tinggal mereka yang baru itu mereka namai Boston.&lt;br /&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;Sulit Menjaga Keseimbangan&lt;/h3&gt;John Winthrop, pemimpin dan gubernur mereka, berupaya sebisa-bisanya untuk memajukan kekayaan pribadi dan kesejahteraan umum di koloni yang baru ini. Dia ingin agar orang-orang memiliki uang sekaligus moral. Namun, menjaga keseimbangan terbukti sulit. Untuk mengantisipasi tantangan, ia berbicara panjang lebar kepada para rekannya tentang peranan kekayaan dalam suatu masyarakat yang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti para gubernur Puritan lainnya, Winthrop percaya bahwa mengejar kekayaan itu sendiri tidaklah salah. Fungsi utama kekayaan, menurut pendapatnya, ialah untuk membantu orang-orang lain. Jadi, semakin kaya seseorang, semakin banyak hal baik yang dapat dilakukannya. ”Kekayaan adalah pokok yang paling meresahkan orang-orang Puritan,” komentar sejarawati Patricia O’Toole. ”Kekayaan bisa menjadi tanda berkat Allah dan godaan yang kuat untuk melakukan dosa kesombongan . . . dan dosa perbuatan daging.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari dosa-dosa yang ditimbulkan oleh kekayaan dan kemewahan, Winthrop menganjurkan kesahajaan dan pengekangan diri. Namun, tak lama kemudian, hasrat sesama warga koloni untuk mencari untung cenderung bertolak belakang dengan upayanya mendesak mereka untuk mempraktekkan kesalehan dan mengasihi satu sama lain. Timbullah perlawanan terhadap apa yang mereka anggap sebagai campur tangan Winthrop yang keterlaluan dalam urusan pribadi mereka. Beberapa orang mulai menghasut orang-orang untuk memilih majelis yang akan ikut membuat keputusan. Yang lain-lain lebih memilih hengkang ke Connecticut untuk mengejar kepentingan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kesempatan, kemakmuran, demokrasi,” kata O’Toole, ”semua merupakan daya pendorong yang kuat dalam kehidupan orang-orang Puritan Massachusetts, dan semua cenderung mengobarkan ambisi pribadi tanpa mempedulikan cita-cita Winthrop untuk menggunakan kekayaan demi kesejahteraan umum.” Pada tahun 1649, Winthrop meninggal pada usia 61 tahun, boleh dikata dengan kantong kosong. Meskipun koloni yang rapuh itu masih dapat bertahan di tengah banyak kesukaran, Winthrop tidak pernah melihat cita-citanya terwujud..&lt;br /&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="color: #7c2040; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px;"&gt;Pencarian Berlanjut&lt;/h3&gt;John&amp;nbsp;Cita-cita John Winthrop yang idealistis untuk mewujudkan suatu dunia yang lebih baik tidak mati bersamanya. Setiap tahun, ratusan ribu orang pindah dari Afrika, Asia Tenggara, Eropa Timur, dan Amerika Latin, berharap mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Beberapa dari mereka terdorong melakukan hal ini karena pengaruh ratusan buku baru, seminar, dan situs Internet yang dihasilkan setiap tahun yang berjanji memberikan kunci untuk mendapatkan kekayaan. Jelaslah, banyak yang masih berupaya mendapatkan uang, dengan harapan tidak mengorbankan nilai-nilai moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun terus terang, hasilnya ternyata mengecewakan. Orang yang mencari kekayaan sering kali pada akhirnya mengorbankan prinsip-prinsip mereka dan kadang-kadang bahkan iman mereka pada mezbah Mamon. Oleh karena itu, sepatutnyalah Saudara bertanya, ”Dapatkah seseorang menjadi penyembah Allah yang sejati [karena rupanya Allah itu tergantikan dengan uang] dan sekaligus kaya? Bisakah tercipta suatu masyarakat yang saleh dan makmur secara materi maupun rohani?”&lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/11/kemakmuran-sejati-dalam-dunia-baru.html"&gt; [Selengkapnya di]&lt;/a&gt; artikel berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr style="background-color: #7c2040; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; color: #7c2040; height: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left; width: 100px;" /&gt;&lt;div class="fnt" style="margin-bottom: 1.5em;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060201/article_01.htm#fnt1_src" name="fnt1" style="color: #0000cc; font-size: 13px;"&gt;*&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp; Nama&lt;a href="http://kekehidupannyatadiduniamaya.blogspot.com/2010/03/kaum-pilgrim-dan-puritansiapakah-mereka.html"&gt; Puritan &lt;/a&gt;diberikan pada abad ke-16 kepada sekelompok orang Protestan dalam Gereja Inggris yang ingin memurnikan gereja mereka dari segala bentuk pengaruh Katolik Roma&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" class="appeared" style="background-color: #333333; clear: both; width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="appeared" width="550"&gt;&lt;div style="color: white; font-size: 12px;"&gt;Appeared in&amp;nbsp;&lt;cite&gt;The Watchtower&lt;/cite&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;February 1, 2006&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="50"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="footer" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 2px; width: 600px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; margin-right: 2px; margin-top: 1em;"&gt;Boats:&amp;nbsp;&lt;cite&gt;The Complete Encyclopedia of Illustration&lt;/cite&gt;/J.&amp;nbsp;G.&amp;nbsp;Heck&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; margin-right: 2px; margin-top: 1em;"&gt;Salinan parafrase untuk blog ini&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Copyright&lt;/a&gt;&amp;nbsp;© 2010 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-8594548479544033988?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8594548479544033988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8594548479544033988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/10/uang-dan-moralhikmah-dari-sejarah.html' title='Uang dan Moral—Hikmah dari Sejarah'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-516859066006346237</id><published>2011-10-15T18:51:00.000-07:00</published><updated>2011-10-16T03:02:15.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan Remaja~Tragedi Sedunia'/><title type='text'>Kehamilan Remaja~Tragedi Sedunia</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Faktor Penyebab&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;i&gt;Sewaktu orang tua berpisah,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;risiko&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;kehamilan meningkat&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Gp_PFWrgApE/Tpo1ETm3DjI/AAAAAAAAHB8/xKJbTMqAvHk/s1600/05parent+problem.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-Gp_PFWrgApE/Tpo1ETm3DjI/AAAAAAAAHB8/xKJbTMqAvHk/s1600/05parent+problem.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Riset memperlihatkan bahwa banyak ibu yang masih remaja&amp;nbsp;berasal&amp;nbsp;dari keluarga&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;berantakan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Suatu program penyuluhan untuk membantu&amp;nbsp;para ibu remaja mendapati&amp;nbsp;bahwa&amp;nbsp;mereka seringkali tidak&amp;nbsp;memiliki hubungan&amp;nbsp;yang baik dengan ayah mereka".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gadis-gadis lain menjadi ibu yang tidak menikah sebagai akibat langsung pemerkosaan. Bagi beberapa diantara mereka, traumanya tampaknya memicu luka emosi yang mungkin baru menjadi nyata belakangan berupa prilaku yang merusak. Misalnya, Jasmine*, diperkosa pada usia 15 tahun. "setelah itu," ingatnya, "saya menjadi suka merusak diri, sewaktu saya berusia 19 tahun, saya hamil." Penganiayaan seksual juga dapat memicu perasan rendah diri. "Saya selalu merasa tidak berharga," Keluh Jasmine.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Anita mengalami pengalaman buruk yang serupa, "Antara usia 7 dan 11 tahun, saya dianiaya secara seksual oleh seorang remaja. Saya membenci diri saya. Saya terus mempersalahkan diri." Ia hamil pada usia 17 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sementara itu, beberapa remaja menjadi korban sikap terlalu percaya diri dan rasa ingin tahu. Nicole yang di kutip di artikel awal (artikel selengkapnya dapat dilihat dalam bahasa Inggris ini~&lt;a href="http://watchtower.org/e/20041008/article_01.htm"&gt;majalah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Awake!&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;) mengakui, "Saya pikir saya tahu segalanya, saya bisa melakukan segalanya. Celakanya,&amp;nbsp;saya juga bisa punya bayi." Carol,&amp;nbsp;yang juga&amp;nbsp;menjadi seorang ibu tanpa&amp;nbsp;menikah&amp;nbsp;pada usia yang&amp;nbsp;sangat muda, bereksperimen dengan seks&amp;nbsp;karena penasaran. Ia&amp;nbsp;berkata, &amp;nbsp;"Rasanya ada&amp;nbsp;sesuatu&amp;nbsp;yang menarik&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;belum sempat&amp;nbsp;saya nikmati."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6tmS0caMlro/Tpo2PCSwR8I/AAAAAAAAHCE/rX39aNy-THg/s1600/06sex+%2526+kehamilan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-6tmS0caMlro/Tpo2PCSwR8I/AAAAAAAAHCE/rX39aNy-THg/s1600/06sex+%2526+kehamilan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kurangnya pengetahuan tentang akibat-akibat kegiatan seksual juga menjadi faktor. Di Inggris, menurut (para) sosiolog ......., beberapa anak muda "kurang memiliki pengetahuan yang seksama tentang ... apa yang dapat diantisipasi dari suatu hubungan asmara&amp;nbsp;dan apa&amp;nbsp;yang menyebabkan&amp;nbsp;kehamilan". Dalam suatu survei, para ibu remaja "sering kali melaporkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;sewaktu&amp;nbsp;mengetahui&amp;nbsp;bahwa&amp;nbsp;mereka&amp;nbsp;hamil bahkan sewaktu&amp;nbsp;&amp;nbsp;mereka tidak menggunakan kontrasepsi".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Meskipun begitu, perubahan sikap terhadap sekslah yang memiliki pengaruh terbesar atas kehamilan remaja. Kita hidup pada masa menakala orang-orang "mencitai kesenangan sebaliknya daripada mengasihi pencipta mereka. Dua peneliti&amp;nbsp;asal Australia, Aisa Burns dan Cath Scot, mengatakan&amp;nbsp;bahwa "sanksi sosial, agama,&amp;nbsp;&amp;nbsp;dan ekonomi terhadap anak muda yang&amp;nbsp;melakukan seks di luar nikah telah&amp;nbsp;berkurang". Memilki anak diluar perkawiann tidak&amp;nbsp;lagi di anggap&amp;nbsp;&amp;nbsp;aib seperti pada&amp;nbsp;zaman&amp;nbsp;dahulu. (akibatnya&amp;nbsp;beberapa kelompok orang dengan&amp;nbsp;caranya sendiri&amp;nbsp;bersikap serbasalah dalam tingkah karena frustasi mungkin tidak mengetahui jalan keluar yang masuk akal) Malah di&amp;nbsp;beberapa&amp;nbsp;daerah,&amp;nbsp;para remaja menganggap&amp;nbsp;bayi seperti semacam piala atau simbol status!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;Luka Emosi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Realiatas kehamilan remaja sangat berbeda dari khayalan remaja. Setelah tahu bahwa mereka hamil, para gadis sering dilanda badai emosi. Banyak orang mengaku terkejut atau terperangah. "Reaksi yang umum ialah kemarahan, rasa bersalah, dan penyangkalan," kata&amp;nbsp;&lt;i&gt;American Academy of Child and Adolescent Psychiatry&lt;/i&gt;. Namun penyangkalan dapat berbahaya, karena hal itu dapat menghalangi seorang gadis untuk mendapatakan perawatan medis yang dibutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;"Sata takut," ingat Elvenia tentang saat ia dihadapkan pada hasil "petualangan" seksnya. Banyak gadis yang hamil tidak memiliki siapa pun untuk di ajak bicara atau&amp;nbsp;terlalu&amp;nbsp;malu untuk membicarakan&amp;nbsp;keadaan&amp;nbsp;mereka. Malah, tidak&amp;nbsp;heran, beberapa remaja diliputi rasa&amp;nbsp;bersalah&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;takut. Banyak remaja yang&amp;nbsp;hamil juga menderita depresi berat. "Saya tidak ingin hidup,&amp;nbsp;mati juga tidak apa-apa,"&amp;nbsp;kata Jasmine.#&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Akan tetapi, apapun reaksi awal seorang gadis muda, ia pada akhirnya harus membuat sejumlah keputusan jangka panjang bagi dirinya dan anaknya. Bagaimana remaja putri dapat membuat keputusan dengan bijaksana merupakan topik di artikel berikut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Nara sumber parafrasa &lt;i&gt;Awake! &lt;/i&gt;Oktober 2004&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Lihat dua statistik &amp;nbsp;(di&lt;i&gt;&amp;nbsp;Awake!&lt;/i&gt;, yang berjudul "Kehamilan Remaja&lt;i&gt;—&lt;/i&gt;fakta yang Suram" &amp;amp; "Kehamilan Remaja di Seluruh Dunia"&amp;nbsp;&lt;a href="http://watchtower.org/e/20041008/article_02.htm"&gt;disini&lt;/a&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Artikel Terkait:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;Sisi buruk seks pranikah! (&lt;a href="http://iblogronnp-kaummudabertanya.blogspot.com/2010/12/apakah-seks-akan-memantapkan-hubungan.html"&gt;Apakah Seks akan Memantapkan Hubungan&lt;/a&gt;/sampai pernikahan)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2009/05/kehamilan-remaja-bagian-ke-2-menghadapi.html"&gt;"Bagaimana Menghadapi Tantangan Menjadi Ibu Remaja"&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;dan&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2009/05/menghadapi-tantangan-menjadi-ibu-remaja.html"&gt;"Bantuan dan Perlindungan bagi Kaum Remaja"&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;[click judul-judul link tersebut].&amp;nbsp;Untuk mendapatkan &amp;nbsp;bantuan lebih lanjut contact dan submit&amp;nbsp;&lt;a href="https://watch002.securesites.net/in/contact/submit.htm"&gt;di link ini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-516859066006346237?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/516859066006346237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/516859066006346237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/10/kehamilan-remajatragedi-sedunia.html' title='Kehamilan Remaja~Tragedi Sedunia'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Gp_PFWrgApE/Tpo1ETm3DjI/AAAAAAAAHB8/xKJbTMqAvHk/s72-c/05parent+problem.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-3821097748662788424</id><published>2011-10-11T05:38:00.001-07:00</published><updated>2011-12-06T19:38:23.613-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='APA YANG MENENTUKAN NILAI-NILAI?'/><title type='text'>APA YANG MENENTUKAN NILAI-NILAI?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/"&gt;[Lihat artikel di situs sekuler]&lt;/a&gt;&amp;nbsp;topik terkaitnya, &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;APAKAH Anda &amp;nbsp;termasuk orang-orang yang&amp;nbsp;&lt;i&gt;Terombang-ambing di Lautan Nilai-Nilai Moral yang Terus Berubah?&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: #e6e4cf;"&gt;&lt;div class="topnavigation" style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: #eeeeee; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; color: #333333; width: 600px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Articel and Formats, Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="background-color: white; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; padding-bottom: 1em; width: 600px;"&gt;&lt;h1 style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #330066; background-origin: initial; background-position: 0% 0%; color: #ccc88f; font-family: arial, helvetica; font-size: 26px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0.5em; padding-right: 0px; padding-top: 0.5em;"&gt;What Shapes Your Values?&lt;/h1&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;img alt="Passengers on a subway train" height="200" src="http://www.watchtower.org/images/20070615/03.jpg" style="display: block;" width="600" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #330066; background-origin: initial; background-position: 0% 0%; color: #ccc88f; font-family: arial, helvetica; font-size: 22px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0.5em; padding-left: 179px; padding-right: 11px; padding-top: 0.5em;"&gt;&lt;em class="italics" style="font-size: 28px; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Adrift&lt;/em&gt;&amp;nbsp;in a Sea of&lt;br /&gt;&lt;span class="big" style="font-size: 28px; font-weight: bold;"&gt;CHANGING VALUES&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="linktext" style="color: black; float: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-left: 2px; margin-right: 2px; width: 160px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;In this series:&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20070615/article_01.htm"&gt;Adrift in a Sea of Changing Values&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20070615/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Anchored by Timeless Values&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/apa-yang-menentukan-nilai-nilai-anda.html"&gt;Stabil Berkat Nilai-Nilai Moral yang Abadi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20070615/diagram_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Timeless Principles&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;Related topics:&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200903/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Is Money Your Master or Your Servant?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/06/apakah-uang-majikan-anda-atau-hamba.html"&gt;Apakah Uang Majikan Anda... ?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20071001/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Choices That Lead to Happiness&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200610/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Television—How Does It Influence Your Life?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;MENURUT sebuah legenda populer, ia berjalan di siang hari bolong sambil membawa lentera dalam upaya yang gigih tetapi sia-sia untuk mencari orang yang lurus hati. Ia bernama Diogenes, ia seorang filsuf yang tinggal di Athena pada abad keempat SM&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Tidak dapat dipastikan apakah legenda itu akurat atau tidak. Namun, andaikan Diogenes hidup sekarang, dapat dimaklumi jika ia harus berupaya lebih gigih untuk menemukan orang-orang yang bermoral. Banyak orang tampaknya menampik paham bahwa orang harus menganut nilai-nilai etika apa pun yang baku. Berulang kali, media massa menyoroti kebobrokan moral—dalam kehidupan pribadi, pemerintahan, profesi, olah raga, lingkungan bisnis, dan bidang-bidang lain. Banyak nilai yang dijunjung tinggi selama generasi-generasi sebelumnya tidak direspek lagi. Standar-standar yang baku dikaji ulang dan sering kali ditolak. Nilai-nilai lainnya dikagumi dalam teori tetapi tidak dalam praktek.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;”Sudah bukan zamannya lagi standar-standar moral diterima umum,” kata sosiolog agama Alan Wolfe. Ia juga mengatakan, ”Dalam sejarah, belum pernah seperti sekarang ini, orang semakin merasa tidak bisa mengandalkan tradisi dan lembaga untuk membimbing mereka secara moral.” Mengenai apa yang terjadi 100 tahun belakangan ini, &lt;i&gt;Los Angeles Times &lt;/i&gt;mengomentari pendapat filsuf Jonathan Glover bahwa kemerosotan agama dan hukum-hukum moral universal sangat berperan terhadap keruntuhan secara global menuju kekerasan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Namun, kebingungan demikian mengenai nilai-nilai yang umum diterima, tidak membuat beberapa orang jera mencari suatu kaidah moral. Beberapa tahun yang lalu, Federico Mayor, mantan direktur jendral UNESCO, menyatakan bahwa ”lebih daripada sebelumnya, etika menjadi sesuatu yang sangat diperhatikan oleh dunia”. Tetapi, fakta bahwa dunia tidak mau menganut nilai-nilai yang positif bukanlah petunjuk bahwa tidak ada nilai-nilai yang baik yang dapat dan harus dianut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Akan tetapi, bisakah semua orang sepakat mengenai standar yang harus dianut? Jelas tidak. Dan, jika tidak ada standar yang disepakati tentang apa yang benar dan salah, bagaimana orang bisa mengevaluasi nilai-nilai apa pun?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Dewasa ini, relativisme moral demikian sudah populer. Namun, Saudara dapat melihat bahwa sikap ini tidak benar-benar memperbaiki keadaan moral secara umum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Sejarawan Inggris bernama Paul Johnson berpendapat bahwa falsafah relativisme adalah salah satu faktor yang berperan dalam ”melemahkan . . . rasa tanggung jawab pribadi dan rasa wajib yang sudah terpancang kuat untuk menjalankan kaidah moral yang mapan dan secara objektif benar” yang tampaknya umum sebelum awal abad ke-20.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;Maka, mungkinkah kita menemukan suatu ’kaidah moral yang secara objektif benar’ atau hidup selaras dengan ”hukum-hukum moral universal”? Adakah yang dapat menyediakan nilai-nilai yang tidak berubah dan abadi yang bisa membuat kehidupan kita lebih stabil serta memberi kita harapan untuk masa depan? &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/apa-yang-menentukan-nilai-nilai-anda.html"&gt;Artikel berikut&lt;/a&gt; akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/apa-yang-menentukan-nilai-nilai-anda.html"&gt;.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" class="appeared" style="background-color: #333333; clear: both; color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="appeared" width="550"&gt;&lt;div style="color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Appeared in&amp;nbsp;&lt;cite style="font-style: italic;"&gt;The Watchtower&lt;/cite&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;June 15, 2007&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" width="50"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="15" src="http://www.watchtower.org/images/arrow_white_noprev.gif" style="display: inline;" width="12" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="footer" style="background-color: white; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 2px; width: 600px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; margin-right: 2px; margin-top: 1em;"&gt;Salinan parafrasa&amp;nbsp;&amp;nbsp;© 2009 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-3821097748662788424?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/3821097748662788424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/3821097748662788424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/10/apa-yang-menentukan-nilai-nilai.html' title='APA YANG MENENTUKAN NILAI-NILAI?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-5105327770557641889</id><published>2011-09-27T06:43:00.000-07:00</published><updated>2011-09-27T22:58:31.599-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengukur Kemiskinan yang Parah serta Upaya Mengakhirinya'/><title type='text'>Mengukur Kemiskinan yang Parah serta Upaya Mengakhirinya</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;KEMISKINAN yang parah selalu dapat diartikan sebagai sesuatu hal yang mengancam kehidupan yang mencakup orang yang tidak mempunyai cukup makanan, air, bahan bakar dan tidak mendapat tempat tinggal, perawatan kesehatan, pendidikan yang memadai. Di dunia kemiskinan demikian menimpa 1.000.000.000 orang. Namun, sangat disesalkan kebanyakan orang-orang di negeri makmur, seperti di Eropa Barat dan Amerika Utara, tidak pernah tahu seperti apa kemiskinan yang parah itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Majalah &lt;i&gt;Menara Pengawal&lt;/i&gt; edisi umum 1 Juni 2011, menemui beberapa orang yang mengalami kemikinan sedemikian, keterangan mereka sudah pasti mewakili orang-orang miskin lain termasuk di Indonesia yang jumlahnya mencapai 31.000.000 lebih yang tinggal di kota dan desa. (data dari &lt;a href="http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&amp;amp;daftar=1&amp;amp;id_subyek=23&amp;amp;notab=4"&gt;Badan Pusat Statistik&lt;/a&gt; pada 2010).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-fyle_KSFcmE/ToJkd5DiJoI/AAAAAAAAHBY/kpEhSxF6Rfs/s1600/viewer-MPjun+i.png" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-fyle_KSFcmE/ToJkd5DiJoI/AAAAAAAAHBY/kpEhSxF6Rfs/s320/viewer-MPjun+i.png" width="244" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Mbarushimana&lt;/b&gt; yang tinggal di Rwanda, Afrika bersama istri dan lima anaknya. Anak yang keenam meninggal akibat malaria. Ia mengatakan, “Tanah yang saya warisi begitu kecil sehingga saya dan keluarga harus pindah ke kota. Saya dan istri bekerja sebagai kuli angkut batu dan pasir. Tempat tinggal kami tidak ada jendelannya. Kami mengambil air dari sumur di kantor polisi. Kami biasanya makan sehari sekali, tapi kalau tidak ada pekerjaan, kami tidak makan. Kalau sudah begitu, saya keluar dari rumah˗˗saya tidak tahan mendengar anak-anak menangis minta makan.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Victor&lt;/b&gt; &lt;b&gt;dan Carmen&lt;/b&gt; adalah tukang sol sepatu. Mereka bersama lima orang anak tinggal di sebuah kota kecil di Bolivia. Mereka menyewa satu kamar di sebuah bangunan reyot yang atapnya bocor, dan tidak ada listrik. Agar putrinya bisa bersekolah, Victor harus membuatkan bangku untuk dia karena tidak ada tempat duduk lagi dikelas. Suami istri ini harus berjalan sepuluh kilometer mengambil kayu bakar untuk merebus air dan memasak. “Tidak ada WC,” kata Carmen, “jadi, kami harus pergi ke sungai, yang juga digunakan untuk mandi dan buang sampah. Anak-anak sering sakit.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Fransisco dan Ilidia&lt;/b&gt; tinggal di pedesaan Mozambik. Mereka punya lima anak yang masih kecil, yang satu sudah meninggal akibat malaria karena rumah sakit menolak mengobatinya. Suami istri ini punya sebidang ladang kecil yang ditanami padi dan ubi, cukup untuk makanan selama tiga bulan, Fransisco mengatakan, “Tapi kadang-kadang, tidak ada hujan atau hasil ladang dicuri, maka saya mencari sedikit uang tambahan dengan memotong bambu dan menjualnya. Kami juga mencari kayu bakar dengan berjalan dua jam ke hutan. Saya dan istri masing-masing memikul satu ikat, yang satu untuk di pakai sendiri selama seminggu dan yang satu lagi untuk dijual.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[Di Indonesia sekarang, kepala keluarga yang berusia 40 tahun keatas yang belajar dari sekolah dasar tiga puluhan tahun lalu sudah terbiasa membaca realitas dari 'cerita rakyat' dimana orang bekerja seharian mengumpulkan kayu bakar dari hutan seperti yang dilakukan keluarga dari Mozambik ini, kini di antara mereka ada yang berkecukupan namun ada juga yang kurang berkecukupan. Mereka yang kaya sudah mengakhiri kemiskinan─bagi diri mereka sendiri]  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun, banyak orang merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres dan tidak adil jika 1 dari 7 orang di dunia ini hidup seperti tiga keluarga miskin tadi yang mengutarakan problem mereka, sedangkan miliaran orang lainnya menikmati kemakmuran yang luar biasa. Meskipun beberapa orang sudah mencoba berbuat sesuatu, tetapi berbagai upaya untuk membebaskan seluruh umat manusia dari kemiskinan selalu gagal. Mengapa? Karena orang kaya biasanya tidak mau siapa pun atau apa pun mengusik kekayaan mereka. Contohnya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada yang berteori bahwa &lt;i&gt;sosialisme&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;komunisme&lt;/i&gt; bisa mewujudkan masyarakat Internasional tanpa perbedaan tingkat sosial, di mana kekayaan terbagi secara adil. Tentu saja kalangan orang kaya sangat tidak suka dengan gagasan ini. Tetapi, banyak orang setuju dengan slogan: “Setiap orang memberi dengan kemampuannnya, dan mendapat menurut kemampuannya.” Banyak yang berharap bahwa semua negara akan mengadopsi sosialisme agar dunia ini menjadi masyarakat yang sempurna.  Beberapa negara makmur menerapkan aspek-aspek sosialisme dan membentuk sistem pemerintahan yang menjanjikan tunjangan kesejahteraan seumur hidup bagi semua warganya. Mereka mengaku telah menghapus kemiskinan yang mengancam kehidupan rakyat mereka.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Namun, sosialisme tidak pernah mencapai tujuannya untuk menciptakan masyarakat yang tidak mementingkan diri. Ternyata tidaklah realistis untuk mengharapkan para warga bekerja demi manfaat masyarakat dan bukan demi kepentingan pribadi. Ada yang tidak suka menunjang orang miskin; mereka mengatakan bahwa kemurahan hati terhadap orang miskin akan membuat beberapa di antara mereka enggan bekerja.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Selanjutnya majalah&amp;nbsp;&lt;i&gt;MP&lt;/i&gt; edisi ini juga mengulas soal Bantuan Luar Negeri sebagai bentuk upaya lain untuk memberikan solusi masalah kemiskinan, namun itu mengecewakan.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Membantu negara-negara miskin keluar dari kemiskinan ternyata lebih sulit daripada membantu negara-negara kaya pulih dari akibat peperangan. Eropa sudah memiliki industri, perdagangan dan transportasi. Ekonominya saja yang perlu diperbaiki. Di negara-negara miskin, sekalipun dana dari luar negeri membantu tersedianya jalan, sekolah dan klinik, orang-orang masih sangat miskin karena tidak adanya bisnis, sumber daya alam, dan akses ke jalur perdagangan.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2009/12/orang-miskin-tambah-miskin.html"&gt;Lingkaran kemiskinan&lt;/a&gt; itu rumit dan sulit diputus. Misalnya, penyakit menyebabkan kemiskinan, dan kemiskinan menyebabkan penyakit. Anak-anak yang kurang makan bisa sangat lemah fisik dan mentalnya sehingga sewaktu dewasa, mereka tidak bisa mengurus anak-anak mereka sendiri. Selain itu, negara-negara kaya membuang surplus makanan ke nagara-negara miskin dengan label “bantuan”, &amp;nbsp;para petani dan pedagang setempat bangkrut sehingga mengakibatkan lebih banyak kemiskinan. Dengan mengirimkan uang ke negara-negara miskin, munculah lingkaran problem lain: Bantuan gampang dikorupsi, dan selanjutnya korupsi mengakibatkan kemiskinan. Pada dasarnya, bantuan luar negeri gagal karena tidak mengatasi akar  penyebab kemiskinan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Penyebab kemiskinan.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Kemiskinan yang parah diakibatkan karena negara, pemerintahan, dan orang-orang hanya berminat memajukan dan melindungi kepentingan sendiri. Misalnya, pemerintahan negara-negara kaya kurang memprioritaskan masalah kemiskinan dunia mengingat mereka dipilih secara demokratis dan harus membuat para pemilih mereka senang. Maka, mereka melarang petani negara miskin menjual hasil bumi di negara kaya agar petani negara kaya tidak kehilangan pekerjaan. Selain itu, penguasa negara kaya memberikan banyak sekali subsidi kepada petani mereka agar bisa menjual lebih banyak daripada petani negara miskin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jelaslah, penyebab kemiskinan─kecenderungan orang dan pemerintahan selalu melindungi kepentingan diri─adalah manusia. Salamo (raja Sulaiman), mengungkapkan sebagai berikut, “Manusia menguasai manusia sehingga ia celaka.”─Penghotbah 8:9.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mengingat hal itu belum ada upaya manusia yang berhasil bahkan belum ada hukum manusia yang sungguh-sungguh bisa dijalankan, namun di masa lampau hukum Pencipta atau hukum adimanusia pernah diaplikasikan kepada kelompok bangsa dan itu menjadi petunjuk bahwa memang perlu adanya sebuah upaya adimanusia karena upaya manusia tidak akan pernah mengakhiri kemiskinan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Carilah dan  periksa link-link untuk artikel terkait. &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/04/masalah-kemiskinan-dapat-dibendung.html"&gt;Masalah Kemiskinan Dapatkah Dibendung?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;[terdapat pada format digital untuk majalah &lt;a href="https://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;pid=explorer&amp;amp;chrome=true&amp;amp;srcid=1cxL3CDmxgn66zKzycTs2hmtV5-dwLws42cIcaAhzS7sbTRxEr3b-Ve63n_63&amp;amp;hl=en"&gt;Menara Pengawal edisi 1 Juni 2011&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 20px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 13px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html" style="color: #230da0; text-decoration: underline;"&gt;Parafrasa sinopsis&amp;nbsp;&lt;i&gt;MP&lt;/i&gt; 1 Juni 2011&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html" style="color: #674ea7; text-decoration: none;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;© 2011&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.2cm; margin-left: 0.2cm; margin-right: 0.1cm; margin-top: 0.1cm; text-indent: 0.2cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-5105327770557641889?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/5105327770557641889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/5105327770557641889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/09/mengukur-kemiskinan-yang-parah-serta.html' title='Mengukur Kemiskinan yang Parah serta Upaya Mengakhirinya'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-fyle_KSFcmE/ToJkd5DiJoI/AAAAAAAAHBY/kpEhSxF6Rfs/s72-c/viewer-MPjun+i.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-8354397154889973673</id><published>2011-09-05T20:27:00.000-07:00</published><updated>2011-09-05T20:38:51.289-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CARA BERHEMAT'/><title type='text'>CARA BERHEMAT</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;[&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/"&gt;Kembali ke Artikel Sekuler&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;KETIKA Anda dan keluarga mengalami resesi ekonomi, agar tidak sampai depresi ekonomi, pertimbangkan hal-hal berikut ini, sebenarnya ini juga bermanfaat bagi rumah tangga yang ekonominya sedang stabil, menyederhanakan gaya hidup sering kali tidak menyimpangkan Anda dari penyalahgunaan uang:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, sebelum membeli barang yang mahal, pertimbangkan apakah itu memang perlu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, jika Anda ingin membeli suatu barang, carilah yang didiskon atau yang bekas tetapi tetapi masih bagus. &amp;nbsp;Easpen dan Janne, orang tua di Norwegia, butuh kereta bayi untuk putra mereka. Daniel. Mereka membeli yang kondisinya relatif baru dengan hanya separuh harga. Kalau "Daniel sudah lebih besar," kata Espen, "saya yakin kami bisa menjualnya lagi dengan harga yang lumayan." Tetapi, ia memperingatkan, "Butuh waktu lama untuk memperoleh penawaran yang bagus." (Bertindaklah bijaksana dengan mencatat nama dan alamat penjual serta meminta tanda terima, agar Anda yakin bahwa Anda tidak membeli barang curian)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, jangan ikuti dorongan hati; tunda saja dahulu. Jika Anda &amp;nbsp;merasa bahwa barang itu sangat dibutuhkan, Anda mungkin bisa mencari barang serupa yang sedang didiskon atau yang bekas. Juga, Anda bisa hemat jika Anda tidak merasa harus membeli barang-barang bermerek. Selain itu, alih-alih membeli baju anak model terkini di toko yang mahal, cobalah manfaatkan baju turunan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;, ingatlah bahwa membeli bahan makanan dan memasak sendiri selalu lebih hemat daripada makan di luar. Jika anak Anda usia sekolah, cobalah ajari mereka meyiapkan bekal ketimbang memberikan uang jajan untuk makanan yang lebih mahal. Dan, alih-alih membeli minuman yang mahal, menumlah air. Air lebih sehat dan tidak menguras dompet Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Dahulu, keluarga-keluarga punya kebun sayur sendiri. Nah bagaimana kalau Anda menanam sendiri sayur-sayuran. Banyak orang termasuk..... &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;(Klik croping majalah di bawah ini untuk kelanjutan artikel ini)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Klik 2 X di crop gambar di bawah untuk original size.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-p0lZcli6Bd4/TmWS73jgV3I/AAAAAAAAHBE/6LezSSOV7iw/s1600/Sedarlah+Sep+2011++hal+6.png" imageanchor="1" style="display: inline !important; margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://3.bp.blogspot.com/-p0lZcli6Bd4/TmWS73jgV3I/AAAAAAAAHBE/6LezSSOV7iw/s640/Sedarlah+Sep+2011++hal+6.png" width="489" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Artikel parafrasa &amp;nbsp;dan croping dari majalah &lt;i&gt;Sedarlah! &lt;/i&gt;edisi September 2011&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-8354397154889973673?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8354397154889973673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8354397154889973673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/09/cara-berhemat.html' title='CARA BERHEMAT'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-p0lZcli6Bd4/TmWS73jgV3I/AAAAAAAAHBE/6LezSSOV7iw/s72-c/Sedarlah+Sep+2011++hal+6.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-8549384301010267677</id><published>2011-09-03T06:26:00.000-07:00</published><updated>2011-09-03T07:34:23.247-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bagaimana Mengatur Uang - sinopsis Awake September 2011'/><title type='text'>Bagaimana Mengatur Uang (sinopsis)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-9T0K5Er87Yk/TmIo8owQ4lI/AAAAAAAAHA0/4R1qhr4jT3M/s1600/g_E_201109.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-9T0K5Er87Yk/TmIo8owQ4lI/AAAAAAAAHA0/4R1qhr4jT3M/s1600/g_E_201109.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/08/memperkenalkan-solusi-global-cari-uang.html"&gt;Kembali ke Blog sekuler!&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;SUDAHKAH Anda merasakan ekonomi di negara Anda bahkan di tengah-tengah kehidupan Anda sendiri sedang di "Hantam RESESI BESAR" &amp;nbsp;begitulah sebuah judul kecil dalam artikel yang muncul di halaman ke-tiga di majalah peringatan kita yakni &lt;i&gt;Sedarlah!&lt;/i&gt; atau majalah &lt;i&gt;AWAKE!&lt;/i&gt; dalam bahasa kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Di awal artikel ini pertama-tama di buka dengan pengantar yang mengutip kalimat berita di &lt;i&gt;Kompas.com&lt;/i&gt;: "Krisis ekonomi terburuk sejak Depresi Besar." &amp;nbsp;Yang menghubungkan dengan kejatuhan ekonomi dunia sejak tiga tahun terakhir mengulangi krisis &lt;a href="http://nasional.kompas.com/read/2009/01/30/06050080/Pesan.Jet.Li.untuk.Hadapi.Krisis.Keuangan.DuniaPolitik"&gt;depresi besar pada tahun 1933&lt;/a&gt;. Apa penyebabnya? Mengutip kata-kata majalah &lt;i&gt;Newsweek&lt;/i&gt; yang dengan sederhana menjawab, "Meminjam secara gila-gilaan." adalah alasan utama mengapa orang sampai gila-gilaan meminjam uang untuk barang yang sebenarnya tidak sanggup mereka beli.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Apa faktanya? &amp;nbsp;Banyak negara sempoyongan akibat hantaman Resesi Besar. Mengutip salah satu koran di Afrika Selatan yang melaporkan bahwa hampir 3.000.000 orang [di Afrika Selatan] sudah tiga bulan menunggak, dan sekitar 250.000 pekerja kelas menengah &amp;nbsp;di PHK selama dua tahun terakhir. Pada tahun-tahun belakangan ini jumlah orang yang kehilangan pekerjaan mencapai puluhan juta. Ketika mengamati tanda-tanda pemulihan di Amerika Serikat, &lt;i&gt;Finansial Times&lt;/i&gt;, menyambutnya dengan guyonan, "Pemulihan itu.. sejak Juni 2009 boleh dinamai 'Kecewa Besar'." dan selanjutnya menambahkan, "Banyak ekonom menilai &amp;nbsp;bahwa utang yang harus dibayar akan menekan daya beli hingga beberapa tahun mendatang." &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Menarik, Jika Anda adalah salah satu orang yang dihantam Resesi Besar yang di sebut di atas, Anda mungkin setuju dengan kata-kata David Beart dalam esainya, "Tampaknya ada banyak ulasan tentang problem finansial dunia, tetapi hanya sedikit informasi tentang cara mengatasinya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Ya! pernyataan itu mungkin benar, tetapi bagi pembaca setia majalah yang rata-rata pencetakannya mencapai 39.913.000 eksemplar dalamn 83 bahasa ini yakni &lt;i&gt;Awake! &lt;/i&gt;atau&lt;i&gt; Sedarlah!&amp;nbsp;&lt;/i&gt;pasti tidak akan kekurangan informasi yang bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Pernakah Anda menemukan jawaban &amp;nbsp;atas pertanyaan-pertanyaan seperti: Apa manfaatnya berhemat? yang akan dijawab secara komprehensif dan tepat guna. Kemudian,&amp;nbsp;Apa yang bisa Anda lakukan jika Anda terlilit hutang? Bagaimana Anda bisa belajar untuk mengatur uang dengan baik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Bacalah majalah digital ini yang kami berikan khusus kepada pengunjung portal (blog) ini, klik judul besar ini:&amp;nbsp;&lt;a href="https://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;pid=explorer&amp;amp;chrome=true&amp;amp;srcid=1OzyfeWdpNa3r-jOnEmSbCN_qYEx7eqewuN5u5tOGrAAGFUW8IezkR0wqmLhx&amp;amp;hl=en"&gt;BAGAIMANA &lt;b&gt;MENGATUR UANG&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;powered by Docs.Google.Com.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-8549384301010267677?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8549384301010267677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8549384301010267677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/09/bagaimana-mengatur-uang-sinopsis.html' title='Bagaimana Mengatur Uang (sinopsis)'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-9T0K5Er87Yk/TmIo8owQ4lI/AAAAAAAAHA0/4R1qhr4jT3M/s72-c/g_E_201109.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-4388112575580353684</id><published>2011-08-09T19:32:00.000-07:00</published><updated>2011-08-12T00:08:02.295-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='APAKAH KEJAHATAN YANG PENUH KEKERASAN AKAN BERAKHIR?'/><title type='text'>APAKAH KEJAHATAN YANG PENUH KEKERASAN AKAN BERAKHIR?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #228cb7; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: #eeeeee; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; color: #333333; width: 600px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Artikel dari&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Situs Web Resmi&lt;/a&gt;&amp;nbsp;Saksi-Saksi Yehuwa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/200606/07.jpg); background-origin: initial; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; width: 600px;"&gt;&lt;div class="title" style="height: auto !important; min-height: 190px;"&gt;&lt;h1 style="color: black; font-family: 'arial narrow', arial, helvetica; font-size: 38px; line-height: 1.1em; margin-bottom: 0px; margin-left: 50px; margin-right: 50px; margin-top: 0px; padding-top: 100px; text-align: center;"&gt;Damai di Bumi&amp;nbsp;&lt;span class="uc" style="color: #0092cc; font-size: 44px; text-transform: uppercase;"&gt;AKHIRNYA!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="uc" style="color: #0092cc; font-size: 44px; text-transform: uppercase;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="background-image: none; float: left; margin-left: 2px; margin-top: 1em; width: 160px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;Related topics:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/08/aksi-kekerasan-terus-berlanjut.html"&gt;Aksi Kekerasan Terus Berlanju&lt;/a&gt;t&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/05/blunder-yang-memicu-perang-dunia.html"&gt;Blunder yang menyebabkan Perang Dunia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;BEBERAPA percaya bahwa hanya melalui kekerasan mereka akan mencapai kebebasan politik dan spiritual kemurnian-yang hanya akan menghilangkan kekuatan destruktif penguasa yang tidak diinginkan.&amp;nbsp;Juga, beberapa pemerintah menggunakan teror untuk menjaga ketertiban dan menjaga masyarakat subjek di bawah kontrol.&amp;nbsp;Tetapi jika memang benar bahwa terorisme adalah alat yang efektif reformasi pemerintahan dan sosial, harus menghasilkan perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas.Setelah beberapa saat, kekerasan dan ketakutan akan mereda.&amp;nbsp;Apakah kita melihat hasil tersebut?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Yang benar adalah bahwa terorisme memecah menghormati kehidupan dan menyebabkan pertumpahan darah dan kekejaman.&amp;nbsp;Karena rasa sakit, korban sering membalas, yang menyebabkan represi lebih lanjut dan, pada gilirannya, untuk pembalasan lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2011/06/blog-post_08.html"&gt;SELENGKAPNYA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[DIGITAL ARTIKEL POWERED BY GOOGLE, PDF MAGAZINE BY WATCHTOWER.ORG]:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DALANG DI BALIK SEMUA KEJAHATAN DISINGKAPKAN, &lt;a href="https://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;pid=explorer&amp;amp;chrome=true&amp;amp;srcid=1aQNpSf0uPkgG4XrqTkkd5VtAm9iKtQygb4SKMzEW2RNbdgDwFHghJCxTBTC7&amp;amp;hl=en_US"&gt;Ia Tidak Kelihatan, Modus Kerjanya Seperti Gembong Mafia, atau Para Koruptor yang Sering Menyembunyikan Identitasnya.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGARUH TERSELUBUNG: &lt;a href="https://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;pid=explorer&amp;amp;chrome=true&amp;amp;srcid=1SViA7UdluZfHq0nKTIR47acogaQnyLpJVw1hMWK6Tomdx_Zpi_j59E7t8IaE&amp;amp;hl=en_US"&gt;Fakta tentang Hal Gaib&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-4388112575580353684?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/4388112575580353684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/4388112575580353684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/08/apakah-kejahatan-yang-penuh-kekerasan.html' title='APAKAH KEJAHATAN YANG PENUH KEKERASAN AKAN BERAKHIR?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-7625728910147705634</id><published>2011-06-07T23:51:00.000-07:00</published><updated>2011-06-15T05:47:47.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bagaimana Perasaan Banyak Orang? Apa Jawabannya?'/><title type='text'>Bagaimana Perasaan Banyak Orang? Apa Jawabannya?</title><content type='html'>&lt;div align="LEFT" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.21cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/06/bagaimana-perasaan-banyak-orang.html"&gt;&lt;i&gt;Awal Artikel ini:&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-mCKla2pc9_k/Te7agpjheCI/AAAAAAAAG_M/j61I2tey6oc/s1600/posterb.jpg" imageanchor="1" style="color: #2078b1; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-mCKla2pc9_k/Te7agpjheCI/AAAAAAAAG_M/j61I2tey6oc/s320/posterb.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(236, 236, 236); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(236, 236, 236); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(236, 236, 236); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(236, 236, 236); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px; position: relative;" width="258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.21cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Hukum manusia tidak menjamin keadilan dan pemerataan kesejahteraan sosial, misalnya di negeri ini masih belum menemukan solusi penegakan hukum, issue besarnya tentang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://www.metrotvnews.com/read/newsprograms/2011/06/08/8980/347/Korupsi-dan-Penegak-Hukum/5" style="color: #2078b1; text-decoration: none;"&gt;kepastian hukum&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;, ketika lembaga legislatif mendapati persoalan korupsi issue publisitas kemudian dilemparkan ke lembaga yudikatif&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;sementara penguasa ekskutif pun menemui jalan buntu karena terlilit kasus-kasus hukum yang tak kunjung tuntas, ternyata didapati tiga lembaga ini terus tersandera dalam siklus penyuapan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Secara emosi pun banyak orang tidak kunjung menemukan keamanan. &amp;nbsp;Sungguh menyedihkan, banyak orang yang berharap menemukan kedamaian dan kepuasan dalam perkawinan dan kehidupan keluarga akhirnya mengalami kekecewaan. Secara rohani, banyak orang yang pergi ke [tempat-tempat ibadat] malah menjadi bingung dan gundah. Mereka meragukan manfaat dari bimbingan yang mereka terima, apalagi sewaktu melihat&amp;nbsp;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/01/apakah-agama-menggalang-perdamaian.html" style="color: #2078b1; text-decoration: none;"&gt;tingkah laku yang tercela&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan ajaran yang tidak berdasarkan&amp;nbsp;&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/p/alkitab-buku-panduan-kehidupan.html" style="color: #2078b1; text-decoration: none;"&gt;Alkitab&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dari pemimpin agama mereka. Itu sebabnya, banyak orang merasa tidak punya pilihan kecuali berharap pada&amp;nbsp;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/ateisme-sedang-kampanye.html" style="color: #2078b1; text-decoration: none;"&gt;sains atau niat baik&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;serta akal sehat sesama mereka. Tidak mengherankan, orang-orang di sekitar kita merasa sangat tidak aman atau memilih untuk tidak terlalu memusingkan masa depan mereka.&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Parafrasa dari&amp;nbsp;&lt;i&gt;w&lt;/i&gt;2011 6/15. gambar dari&amp;nbsp;&lt;i&gt;feelingfaces.com&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.21cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Tentu kita tidak ingin generasi mendatang tambah rusak secara mental karena pendahulu mereka tidak mampu mengatasi persoalan diatas. Contohnya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.metrotvnews.com/read/newsprograms/2011/06/08/8980/347/Korupsi-dan-Penegak-Hukum/7" style="color: #2078b1; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;hakim&lt;/i&gt;: kehilangan panutan munusia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;, sehingga tidak sanggup memastikan penegakan hukum. Sebenarnya tidak salalu hakim tetapi semua unsur dalam kekuasaan perlu rukun dengan&amp;nbsp;&lt;i&gt;anutan tertinggi~&amp;nbsp;&lt;/i&gt;sesungguhnya anutan yang sangat dilupakan adalah Pencipta mereka sendiri yang kini di abaikan, rasa takut akan &lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_083.htm?bk=Ps;chp=83;vs=18;citation#bk18"&gt;Penguasa Yang Mahatingggi (Mazmur 83:18)&lt;/a&gt;&amp;nbsp;di alam semesta ini telah pudar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Maka apa yang dibutuhkan anak-anak kita atau generasi berikut?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="https://doc-04-14-docsviewer.googleusercontent.com/viewer/securedownload/dsn1aovipa7l846lsfcf94nedj8q2p4u/v7or8fidismcia4sp4ii9ucfs4apttj5/1307515500000/ZXhwbG9yZXI=/AGZ5hq8BgbJY1gwaOYx83cPOdNw6/MXk0OXQwSlZ4U0VqWkZfZEQ1Y1NkbWtSWGg5NlJ0bWdhdV8tWHJkY3NWRHM3OENPZm82OWp5Z1VtUXpLWQ==?a=dl&amp;amp;filename=wp_IN_20110801.pdf&amp;amp;sec=AHSqidZ-22-s07YbDsWDviwGCaV7DKfXQ6Y39iBKwgWQo2GN6vpKF3ny8HWIpSbn5lpHafUrJO-P&amp;amp;nonce=e81rg1ujuaq1g&amp;amp;user=AGZ5hq8BgbJY1gwaOYx83cPOdNw6&amp;amp;hash=lh9ddiukfiuk1gnj5r16apl0nt68mmde"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Semua Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas terjawab dalam majalah digital ini. Powered by GoogleDoc.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace;"&gt;&lt;i&gt;Harap bersabar untuk menampilkannya &lt;/i&gt;docviever google&lt;i&gt; membutuhkan waktu.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; line-height: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 24px; line-height: 18px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 24px; line-height: 18px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana Perasaan Anda Melihat Orang-Orang Melakukan Apa yang Buruk?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 24px; line-height: 18px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; line-height: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="topnavigation" style="font-size: 24px;"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: #eeeeee; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: solid; border-width: initial; color: #333333; width: 600px;"&gt;&lt;div style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Article; Formats and Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="page" style="background-color: #e7e5e1; padding-bottom: 1em; width: 600px;"&gt;&lt;div style="font-size: 24px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;img alt="" height="20" src="http://www.watchtower.org/images/20100901/top.gif" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: move; display: block;" width="600" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="title" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #e2dfd8; background-origin: initial; font-size: 24px; height: auto !important; min-height: 220px;"&gt;&lt;h1 style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #e2dfd8; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/20100901/bgtext.gif); background-origin: initial; color: #630416; font-size: 1.563em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px; text-align: center;"&gt;Mengapa Orang Melakukan Hal-Hal yang Buruk?&lt;/h1&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;img alt="A man being arrested" height="200" src="http://www.watchtower.org/images/20100901/01.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: move; display: block; margin-left: 100px;" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 24px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;img alt="" height="20" src="http://www.watchtower.org/images/20100901/bottom.gif" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: move; display: block;" width="600" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="linktext" style="float: left; font-size: 24px; margin-left: 2px; width: 160px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;In this series:&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 3px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Why Do People Do Bad Things?&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20100901/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;The End of Evil Deeds Is Assured!&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-size: 12px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Related topics:&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 3px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20041201/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Right and Wrong—How Should You Decide?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:LYlCreQFsoMJ:iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/08/standar-etika.html+standar+etika&amp;amp;cd=2&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;gl=id&amp;amp;source=www.google.co.id"&gt;Benar dan Salah&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000cc;"&gt;—&lt;/span&gt;Bagaimana Anda Menentukan?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200804/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Are We Living in the Last Days?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2011/06/hari-hari-terakhirapakah-itu.html"&gt;Apakah Kita Hidup &amp;nbsp;pada Hari-Hari Terakhir?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px;"&gt;&lt;h2 style="font-size: 24px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small; font-weight: normal;"&gt;BANYAK orang akan menyetujui satu hal ini: Kita semua tidak sempurna dan karena itu berbuat salah dan melakukan hal-hal yang belakangan kita sesali. Sekalipun benar, apakah itu yang menjadi penyebab banyak perbuatan buruk, besar dan kecil, yang kita lihat atau dengar hampir setiap hari, secara langsung atau melalui media?&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Meskipun tidak sempurna, manusia pada umumnya mengakui bahwa ada batasan moral yang tidak boleh dilanggar dan bahwa manusia sanggup menahan diri untuk tidak melakukan tindak kejahatan. Biasanya, orang-orang juga setuju bahwa ada perbedaan antara memfitnah dan mengatakan apa yang tidak benar karena khilaf, antara melakukan pembunuhan terencana dan mencederai orang secara tidak sengaja. Meskipun demikian, perbuatan yang mengejutkan sering kali dilakukan oleh orang yang tampak biasa-biasa saja di masyarakat. Mengapa? Mengapa orang melakukan hal-hal buruk?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #8e8a8a; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-color: rgb(99, 4, 22); border-bottom-style: double; border-left-color: rgb(99, 4, 22); border-left-style: double; border-right-color: rgb(99, 4, 22); border-right-style: double; border-top-color: rgb(99, 4, 22); border-top-style: double; border-width: initial; margin-left: 50px; padding-bottom: 1em; padding-left: 3em; padding-right: 3em; padding-top: 1em; width: 190px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;img alt="A woman shoplifting" height="133" id="image1" name="cube1" src="http://www.watchtower.org/images/20100901/03.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: move; display: block; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.5em;" width="190" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Alkitab membantu kita mengerti hal ini. Alkitab dengan tepat menunjukkan alasan-alasan utama mengapa orang melakukan hal-hal yang mereka tahu buruk. Perhatikan apa yang dikatakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-left: 0.7em; padding-left: 0.7em;"&gt;&lt;li style="margin-bottom: 2.188em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;“Karena penindasan, orang berhikmat dapat bertindak gila&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;.”—&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/goog_2090738162"&gt;PENGHOTBAH&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000cc; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_007.htm?bk=ec;chp=7;vs=7;citation#bk7"&gt;&amp;nbsp;7:7&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-size: 24px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;Alkitab mengakui bahwa adakalanya, karena dipaksa keadaan, orang melakukan hal-hal yang biasanya tidak akan mereka lakukan. Ada yang bahkan melakukan tindak kriminal dalam upaya mewujudkan apa yang mereka anggap sebagai solusi untuk penderitaan dan ketidakadilan. ”Dalam banyak kasus,” kata buku Urban Terrorism, ”motivasi utama seorang teroris adalah frustrasi murni terhadap kekuatan politik, sosial dan ekonomi yang tampaknya tidak dapat berubah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 20px;"&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 2.188em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;“Akar segala kejahatan ialah cinta uang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;.”—&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1ti/chapter_006.htm?bk=1ti;chp=6;vs=10;citation#bk10"&gt;1&amp;nbsp;TIMOTIUS 6:10&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;cite style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 20px;"&gt;TERJEMAHAN BARU.&lt;/cite&gt;&lt;div style="font-size: 24px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;Ada yang mengatakan bahwa semua orang bisa dibeli, yang menyiratkan bahwa bahkan orang baik mau melanggar peraturan dan prinsip moral jika disodori banyak uang. Orang yang kelihatannya ramah dan baik hati di bawah keadaan normal seakan-akan berubah total menjadi menyebalkan dan garang kalau sudah menyangkut uang. Bayangkan banyaknya kejahatan yang berakar pada ketamakan—pemerasan, penipuan, penculikan, dan bahkan pembunuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 20px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 2.188em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;“Karena hukuman atas perbuatan jahat tidak segera dilaksanakan, itulah sebabnya hati putra-putra manusia berkeras sepenuhnya untuk melakukan yang buruk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;”—&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/goog_2090738179"&gt;PENGHOTBAH&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000cc; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ec/chapter_008.htm?bk=ec;chp=8;vs=11;citation#bk11"&gt;&amp;nbsp;8:11&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-size: 24px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;Ayat tersebut menunjukkan kecenderungan manusia untuk berpikir bahwa orang dapat lolos dari hukuman jika tidak ketahuan oleh yang berwenang. Begitulah halnya dengan orang yang mengebut di jalan tol, menyontek saat ujian, menggelapkan uang rakyat, dan yang lebih buruk lagi. Jika hukum tidak diterapkan secara konsisten atau jika tidak ada lagi rasa takut ketahuan, orang yang biasanya taat hukum mungkin akan menjadi berani melakukan hal-hal yang biasanya tidak akan ia lakukan. ”Karena mudahnya penjahat lolos dari hukuman,” komentar majalah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Arguments and Facts&lt;/i&gt;, ”warga biasa tampaknya terdorong untuk melakukan kejahatan yang paling brutal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 20px;"&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 2.188em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;“Masing-masing dicobai dengan ditarik dan dipikat oleh keinginannya sendiri. Kemudian apabila keinginan itu telah menjadi subur, ia akan melahirkan dosa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;.”—&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/jas/chapter_001.htm?bk=jas;chp=1;vs=14-15;citation#bk14" style="color: #0000cc; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;YAKUBUS 1:14,&amp;nbsp;15&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-size: 24px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;Semua orang bisa memiliki pikiran yang salah. Setiap hari, kita dibombardir dengan banyak sekali ajakan dan godaan untuk berbuat salah. Alkitab memberi tahu orang Kristen masa awal, ”Godaan yang menimpa kamu hanyalah apa yang umum bagi manusia.” (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1co/chapter_010.htm?bk=1co;chp=10;vs=13;citation#bk13"&gt;1 Korintus 10:13&lt;/a&gt;) Sekalipun demikian, hasil akhirnya bergantung pada pilihan yang dibuat—segera menepis pikiran buruk atau terus memikirkannya dan membiarkannya berkembang. Ayat tadi, kutipan dari surat terilham Yakobus, memperingatkan bahwa jika seseorang membiarkan keinginan yang salah ”menjadi subur”, tindakan yang buruk pasti menyusul&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 20px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-bottom: 2.188em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;“Ia yang berjalan dengan orang-orang berhikmat akan menjadi berhikmat, tetapi ia yang berurusan dengan orang-orang bebal akan mengalami kemalangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;.”—&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/goog_2090738194"&gt;AMSAL&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0000cc; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/pr/chapter_013.htm?bk=pr;chp=13;vs=20;citation#bk20"&gt;&amp;nbsp;13:20&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #630416; font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-size: 24px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 20px;"&gt;Jangan pernah meremehkan pengaruh teman atas diri kita—entah itu baik atau buruk. Sering sekali, orang melakukan hal-hal yang awalnya tidak mereka niatkan—semuanya mereka lakukan karena tekanan teman atau, seperti kata banyak orang, karena pergaulan buruk, dan bencanalah yang mereka tuai. Dalam bahasa Alkitab, ’orang bebal’ tidak memaksudkan orang yang bodoh secara intelektual, tetapi orang yang mengabaikan nasihat yang bijaksana dari Firman Allah. Tua atau muda, jika kita tidak memilih teman bergaul dengan bijaksana, yaitu, menurut standar yang baik dari Alkitab, kita bisa mengantisipasi ”kemalangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', helvetica, sans-serif; font-size: 20px;"&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ayat-ayat tadi dan banyak ayat lain dalam Alkitab dengan tepat menjelaskan mengapa orang-orang—mungkin yang biasanya normal-normal saja—melakukan apa yang buruk, bahkan yang mengejutkan. Memang bermanfaat jika kita memahami kekuatan yang mendorong orang melakukan hal-hal yang mengerikan, tetapi adakah harapan bahwa keadaan akan membaik? Ya, karena&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/index.htm"&gt;Alkitab&lt;/a&gt;&amp;nbsp;tidak hanya menjelaskan mengapa orang melakukan tindak kejahatan tetapi juga menjanjikan bahwa perbuatan seperti itu tidak akan ada lagi. Apa saja yang dijanjikannya? Apakah semua hal buruk di dunia ini akan benar-benar berakhir? Artikel berikut akan menjawabnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', Trebuchet, sans-serif; font-size: 24px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', Trebuchet, sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2011/06/bagaimana-orang-orang-yang-melakukan_08.html"&gt;Selanjutnya: Bagaimana Orang-Orang yang Melakukan Hal-Hal Buruk Diubah?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="appeared" style="background-color: #333333; line-height: normal; width: 600px;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Appeared in&amp;nbsp;&lt;cite&gt;The Watchtower&lt;/cite&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;September 1, 2010&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="footer" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; line-height: normal; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 2px; width: 600px;"&gt;&lt;div style="font-size: 12px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; margin-right: 2px; margin-top: 1em;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Parafrasa dari&amp;nbsp;© 2011 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-7625728910147705634?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/7625728910147705634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/7625728910147705634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/06/bagaimana-perasaan-banyak-orang-apa.html' title='Bagaimana Perasaan Banyak Orang? Apa Jawabannya?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-mCKla2pc9_k/Te7agpjheCI/AAAAAAAAG_M/j61I2tey6oc/s72-c/posterb.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-5830253085667581000</id><published>2011-06-01T03:47:00.000-07:00</published><updated>2011-06-08T03:25:18.331-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengapa  Begitu Mudah untuk Berdusta?'/><title type='text'>Mengapa Begitu Mudah untuk Berdusta?</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-cy_eX5O0diE/TeYXsmxUfLI/AAAAAAAAG_E/2RQVHtv7VcQ/s1600/10020474.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-cy_eX5O0diE/TeYXsmxUfLI/AAAAAAAAG_E/2RQVHtv7VcQ/s320/10020474.jpg" width="221" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;TIDAK seorang pun suka didustai. Namun, orang-orang di seputar bumi berdusta karena berbagai alasan. Suatu survai yang muncul dalam buku &lt;i&gt;The Day America Told the Truth&lt;/i&gt;, karangan James Patterson dan Peter Kim, menyingkapkan bahwa 91 persen orang Amerika berdusta secara tetap tentu. Kedua penulis itu menyatakan, ”Mayoritas dari antara kita merasa sulit untuk tidak berdusta selama seminggu saja. Satu dari antara lima tidak dapat melewati satu hari pun tanpa berdusta—dan yang sedang kita bicarakan adalah dusta yang disengaja dan direncanakan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;Berdusta adalah suatu praktik umum dalam hampir segala aspek kehidupan zaman sekarang. Para pemimpin politik berdusta kepada rakyat mereka dan kepada satu sama lain. Berulang-ulang mereka tampil di televisi, membantah memiliki hubungan dengan perkara-perkara skandal padahal sebenarnya mereka sangat terlibat. Sissela Bok, dalam bukunya &lt;i&gt;Lying—Moral Choice in Public and Private Life&lt;/i&gt;, menyatakan, ”Dalam hukum dan dalam jurnalisme, dalam pemerintahan dan dalam ilmu-ilmu sosial, penipuan dianggap sudah semestinya bila dirasa itu bisa dimaafkan oleh orang-orang yang mengatakan dusta tersebut dan yang juga cenderung membuat peraturannya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;Menunjuk kepada dusta politik di Amerika Serikat, &lt;i&gt;Common Cause Magazine&lt;/i&gt; edisi Mei/Juni 1989 menyatakan, ”Watergate dan perang Vietnam jelas menyaingi konflik Iran-contra dalam arti penipuan pemerintah dan ketidakpercayaan publik. Jadi apa yang menjadikan masa jabatan Reagan sebagai titik balik? Banyak yang berdusta, tetapi sedikit yang menyesalinya.” Oleh karena itu, dengan alasan yang kuat rakyat tidak mempercayai para pemimpin politik mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam hubungan internasional, para pemimpin demikian mendapati sulit untuk mempercayai satu sama lain. Plato, seorang filsuf Yunani mengatakan, ”Para penguasa dari Negara .&amp;nbsp;.&amp;nbsp;. diperbolehkan berdusta demi kepentingan Negara.” Dalam hubungan internasional, halnya seperti nubuat Alkitab di Daniel 11:27 yang mengatakan, ”Mereka &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/03/raja-raja-yang-bersaing-itu-memasuki.html"&gt;duduk bersama-sama pada satu meja&lt;/a&gt;, mereka akan saling membohongi.”&lt;br /&gt;Dalam dunia bisnis, berdusta tentang berbagai produk dan jasa merupakan praktik yang umum. Para pembeli harus berhati-hati dalam menyetujui perjanjian-perjanjian kontrak, membaca sampai ke huruf-huruf terkecil. Beberapa negara memiliki agen-agen pemerintah yang menetapkan hukum dengan tujuan &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2009/03/cara-melindungi-diri-dari-penipuan.html"&gt;melindungi&lt;/a&gt; orang-orang terhadap advertensi palsu, terhadap barang-barang dagangan yang berbahaya tetapi diperkenalkan sebagai bermanfaat atau aman, dan terhadap penipuan. Meskipun ada upaya-upaya ini, orang-orang terus mengalami kerugian secara finansial akibat dusta para pedagang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;Bagi beberapa orang, berdusta sangat mudah sehingga menjadi kebiasaan. Orang-orang lain umumnya jujur, tetapi jika dalam keadaan terdesak mereka akan berdusta. Hanya sedikit orang yang menolak untuk berdusta di bawah keadaan apa pun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;Suatu dusta didefinisikan sebagai ”1.&amp;nbsp;suatu pernyataan atau tindakan yang palsu, khususnya yang dibuat dengan maksud untuk menipu .&amp;nbsp;.&amp;nbsp;. 2.&amp;nbsp;apa pun yang memberi atau dimaksudkan untuk memberi suatu kesan yang palsu”. Tujuannya adalah untuk menyebabkan orang-orang lain mempercayai sesuatu yang sang pendusta tahu adalah tidak benar. Dengan &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/05/7-publik-figur-berbohong.html"&gt;berdusta atau setengah berdusta&lt;/a&gt;, ia berupaya menipu orang-orang yang berhak mengetahui kebenarannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Alasan-Alasan untuk Berdusta&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Manusia berdusta karena banyak alasan. Beberapa orang merasa mereka harus berdusta tentang kecakapan mereka agar dapat mencapai sukses di dalam dunia yang penuh dengan persaingan ini. Orang-orang lain berupaya menutupi kekeliruan atau kesalahan dengan dusta. Orang-orang lain lagi memalsukan laporan-laporan untuk memberi kesan bahwa mereka telah melakukan pekerjaan yang sebenarnya tidak mereka lakukan. Kemudian, ada orang-orang yang berdusta untuk &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/08/gosip-mengap-menarik.html"&gt;merusak reputasi orang lain&lt;/a&gt;, untuk menghindari rasa malu, untuk membenarkan dusta-dusta sebelumnya, atau untuk menggelapkan uang orang-orang lain.&lt;br /&gt;Alasan umum untuk membenarkan suatu dusta adalah bahwa itu melindungi orang lain. Beberapa orang mengganggap hal ini sebagai dusta putih karena menurut mereka tidak merugikan siapa-siapa. Tetapi apakah yang disebut dusta putih benar-benar tidak ada pengaruh buruknya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Pertimbangkan Pengaruhnya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Dusta putih dapat membentuk pola yang bisa mengarah kepada suatu praktik berdusta yang mungkin melibatkan perkara-perkara yang lebih serius. Sissela Bok memberi komentar, ”Semua dusta yang dibela sebagai ’putih’ tidak dapat diabaikan begitu saja. Pertama-tama, bahwa dusta itu tidak berbahaya nyata benar dapat dibantah. Apa yang dianggap oleh si pendusta sebagai tidak berbahaya atau bahkan menguntungkan bisa jadi tidak demikian di mata orang yang ditipu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;Dusta, tidak soal betapa polos pun tampaknya, menghancurkan hubungan baik antar manusia. Nama baik si pendusta menjadi hancur, dan kemungkinan ia tidak lagi dipercayai untuk seterusnya. Seorang penulis esai yang terkenal, Ralph Waldo Emerson, menulis, ”Setiap pelanggaran terhadap kebenaran tidak hanya seperti bunuh diri di pihak sang pendusta, tetapi juga merupakan tikaman atas kesehatan masyarakat manusia.”&lt;br /&gt;Memang mudah bagi seorang pendusta membuat pernyataan palsu tentang orang lain. Meskipun ia tidak menyertakan bukti, dustanya menciptakan keragu-raguan, dan banyak yang percaya kepadanya tanpa menyelidiki kebenaran pernyataannya. Jadi, reputasi orang yang tidak bersalah menjadi rusak, dan ia menanggung beban untuk membuktikan keadaannya yang tidak bersalah. Oleh karena itu, sungguh mengecewakan bila orang-orang lebih mempercayai si pendusta daripada orang yang tak bersalah tersebut, dan ini menghancurkan hubungan orang yang tak bersalah itu dengan sang pendusta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;Seorang pendusta dapat dengan mudah memperkembangkan praktik berdusta. Sebuah dusta biasanya menuntun kepada dusta lainnya. Thomas Jefferson, seorang negarawan Amerika masa awal, mengatakan, ”Tidak ada kebiasaan buruk yang sedemikian jahat, sedemikian menyedihkan, sedemikian rendah; dan orang yang mengizinkan dirinya mengucapkan dusta satu kali, akan mendapati lebih mudah melakukannya untuk kedua kalinya dan ketiga kalinya, hingga akhirnya itu menjadi kebiasaan.” Itu merupakan jalan menuju kejatuhan moral.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Nara sumber parafrase &lt;i&gt;w&lt;/i&gt;92 15/12&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Selanjutnya: &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/06/alasan-mengapa-begitu-mudah-untuk.html"&gt;Alasan Mengapa Begitu Mudah untuk Berdusta&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Solusi dini membangun masa depan mulai dari anak-anak:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/06/bagaimana-perasaan-banyak-orang-apa.html"&gt;Buka juga semua link yang terkait.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-5830253085667581000?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/5830253085667581000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/5830253085667581000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/06/mengapa-para-politisi-begitu-mudah.html' title='Mengapa Begitu Mudah untuk Berdusta?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-cy_eX5O0diE/TeYXsmxUfLI/AAAAAAAAG_E/2RQVHtv7VcQ/s72-c/10020474.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-6339747588613790823</id><published>2011-05-28T08:36:00.000-07:00</published><updated>2011-05-30T19:17:38.641-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Solusi Global untuk Masalah Global'/><title type='text'>Solusi Global untuk Masalah Global</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Di a&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/05/pidato-presiden-obama-untuk-parlemen.html"&gt;wal artikel&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;SEBAGAI pelajar-pelajar Alkitab yang sangat intensif &lt;i&gt;umat&lt;/i&gt; yang berfokus kepada menyebar luaskan berita penghakiman Ilahi atas dunia ini~tidak memikirkan kapan Armagedon atau &amp;nbsp;hari kiamat yang sekarang sedang di dengung-dengungkan oleh sebagian orang~yang kita tahu itu &lt;a href="http://dunia.vivanews.com/news/read/220828-dari-mana-ramalan-kiamat-21-mei-2011-"&gt;hari kiamat palsu&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&amp;nbsp;Umat ini memang menunggu &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;i&gt;hari&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&amp;nbsp;itu tetapi tentang hari atau jamnya mereka tidak tahu persis. Dengan menfokuskan kepada pekerjaan &lt;i&gt;penyelamatan&lt;/i&gt; membantu orang-orang di dunia ini memahami makna perkembangan dunia ini dari sudut pandangan Alkitab, mereka bahkan sedang&lt;i&gt; bersiap-siap &lt;/i&gt;karena penggenapan tanda-tanda akhir zaman memperlihatkan akhir dunia itu kian mendekat terutama tentang penggenapan ekstrem lain lagi mengenai&amp;nbsp;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/01/apakah-agama-menggalang-perdamaian.html"&gt;krisis agama sedunia&lt;/a&gt;&amp;nbsp;terutama kehancurannya oleh binatang buas kiasan pasca atau pada masa kuasa dunia &lt;i&gt;ketujuh&lt;/i&gt; yang mengawali sengsara besar. Hari-Nya akan datang tepat waktu, pada jam yang tidak disangka-sangka manusia (Zef 3:8; Markus 13:33; 2 Petrus 3:9,10).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Sebagaimana yang baru saja mereka pelajari serentak di seluruh dunia, dalam kutipan artikel pembahasan itu menyatakan, &amp;nbsp;"&lt;i&gt;hamba-hamba Allah yang terurap di beri wewenang yang sah untuk bertindak sebagai penjaga kiasan untuk memberi peringatan tentang penghakiman-Nya atas dunia ini. &amp;nbsp;Berbekal wewenang Allah Yang Mahatinggi, dan dengan bahasa yang jelas dari FirmanNya yang terilham, golongan Yeremia mengumumkan bahwa bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan yang ada sekarang akan di cabut &amp;nbsp;dan dibinasakan pada waktu yang ditetapkan dan melalui sarana yang Ia tentukan&lt;/i&gt; (Yer 18:7-10; Penyingkapan/Wahyu 11:18)", &amp;nbsp; Itulah tindakan Yang Mahakuasa sebagai solusi global untuk masalah global.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/goog_2135186212"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-19EeCnXDj5o/TeEUyvKM2wI/AAAAAAAAG-w/rrtUQrMSblM/s200/IMG.jpg" width="155" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;Dalam pelajaran lebih lanjut, umat ini di beri pengingat untuk &lt;i&gt;berjaga-jaga&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;bersiap-siap&lt;/i&gt; atau tetap &lt;i&gt;bangun&lt;/i&gt; seperti nabi Yeremia, seraya terus sibuk menjalankan tugas pengabaran mereka. Kutipan dari pembahasan tersebut begini, &amp;nbsp;&lt;b&gt;"Mendesaknya zaman kita ditandaskan sewaktu kita memeriksa nubuat terilham di Penyingkapan atau Wahyu 17:10, &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/11/buku-yang-dapat-anda-percayai-kebenaran.html"&gt;Raja yang ketujuh&lt;/a&gt;, Kuasa Dunia &lt;i&gt;Anglo Amerika&lt;/i&gt;, sudah muncul. Tentang raja itu kita membaca, 'Apabila ia [kuasa dunia ketujuh] tiba, ia akan tinggal untuk waktu yang singkat.' Sekarang, 'waktu yang singkat' itu pasti hampir habis."&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small; line-height: 18px;"&gt;Nara sumber kutipan dari &lt;i&gt;w&lt;/i&gt;11 03/15-IN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Topik Terkait:&amp;nbsp;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/03/raja-raja-yang-bersaing-itu-memasuki.html" style="color: #2d9cff; text-decoration: underline;"&gt;Raja-Raja yang Bersaing Itu Memasuki Abad ke-20&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-6339747588613790823?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/6339747588613790823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/6339747588613790823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/05/solusi-global-untuk-masalah-global.html' title='Solusi Global untuk Masalah Global'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-19EeCnXDj5o/TeEUyvKM2wI/AAAAAAAAG-w/rrtUQrMSblM/s72-c/IMG.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-2478502894425816562</id><published>2011-04-20T23:43:00.000-07:00</published><updated>2011-05-28T07:11:48.152-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cairan Tubuh Apa yang Paling Berharga?'/><title type='text'>Cairan Tubuh Apa yang Paling Berharga?</title><content type='html'>&lt;div class="topnavigation" style="position: relative;"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: #eeeeee; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; color: #333333; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; position: relative; width: 600px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 2px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: #333333; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats; Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: arial, helvetica; font-size: 16px; font-weight: 700; text-transform: uppercase;"&gt;BLOOD&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="background-color: white; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; float: left; position: relative; width: 600px;"&gt;&lt;div class="title" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: url(http://www.watchtower.org/images/200608/01.jpg); background-origin: initial; background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; height: 310px; min-height: 310px; position: relative; width: 600px;"&gt;&lt;h1 style="color: white; font-family: arial, helvetica; font-size: 16px; margin-bottom: 0px; margin-left: 2px; margin-right: 421px; margin-top: 0px; padding-bottom: 4px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 4px; text-align: right; text-transform: uppercase;"&gt;&lt;span class="sm" style="font-size: 14px; text-transform: none;"&gt;BLOOD Why So Valuable?&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;h2 style="color: white; font-family: arial, helvetica; font-size: 28px; margin-bottom: 0px; margin-left: 179px; margin-right: 11px; margin-top: 0px; padding-top: 180px; text-align: left; text-transform: uppercase;"&gt;WHAT IS THE MOST&lt;span class="rule" style="border-bottom-color: rgb(170, 28, 12); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 2px; display: block; font-size: 1px; height: 1px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;PRECIOUS FLUID OF ALL?&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="clear: both; float: left; padding-top: 1em; position: relative;"&gt;&lt;div class="linktext" style="float: left; margin-left: 2px; position: relative; width: 160px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;In this series:&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;li style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200608/article_01.htm"&gt;What Is the Most Precious Fluid of All?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal; list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200608/article_02.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Transfusion Medicine—Is Its Future Secure?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;(Bahasa) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2011/03/darahmengapa-begitu-berharga.html"&gt;Pengobatan dengan Transfusi—Apakah Masa Depannya Terjamin?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Related topics:&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; font-style: normal; font-weight: normal; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 0px;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200806a/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;Is HIV-Screened Blood Safe?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:FU6HM_bxbQYJ:iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/01/apakah-darah-yang-sudah-diskrining-aman.html+Apakah+Darah+yang+Diskrining+Sudah+Aman+dari+HIV%3F&amp;amp;cd=4&amp;amp;hl=en&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;gl=id&amp;amp;source=www.google.co.id"&gt;Apakah Darah yang Diskrining Sudah Aman dari HIV?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/hb/index.htm" style="color: #0000cc;"&gt;How Can Blood Save Your Life?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-left: 35px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200701/article_01.htm" style="color: #0000cc;"&gt;When Sickness Is No More!&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; position: relative;"&gt;&lt;div class="pull" style="background-color: #ddd1be; border-bottom-color: rgb(170, 28, 12); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 4px; border-left-color: rgb(170, 28, 12); border-left-style: double; border-left-width: 4px; border-right-color: rgb(170, 28, 12); border-right-style: double; border-right-width: 4px; border-top-color: rgb(170, 28, 12); border-top-style: double; border-top-width: 4px; margin-top: 0px; padding-bottom: 14px; padding-left: 24px; padding-right: 24px; padding-top: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Darah dalam perawatan kesehatan sama pentingnya dengan bahan bakar minyak (BBM) dalam transportasi&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;"&gt;.” &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Arthur Caplan, direktur pusat bioetik di&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: 700;"&gt;University of Pennsylvania.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="first"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;BBM. Itukah cairan yang paling berharga? Sekarang ini manakala harga BBM sering melonjak, banyak orang &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;boleh jadi menganggapnya demikian. Namun, sebenarnya, dalam tubuh kita masing-masing mengalirlah beberapa liter cairan yang jauh lebih tinggi nilainya. Coba pikirkan: Seraya miliaran barel minyak disedot dari perut bumi setiap tahun guna memuaskan kebutuhan manusia akan BBM, sekitar 90 juta unit darah diambil dari manusia dengan harapan dapat membantu orang sakit.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200608/article_01.htm#fnt1" name="fnt1_src" style="color: #0033ff;"&gt;*&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium;"&gt; Angka yang mencengangkan itu sama dengan volume darah sekitar 8.000.000 orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="first"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun, seperti halnya BBM, persediaan darah pun tampaknya kian menipis. Kalangan medis di seluruh dunia memperingatkan tentang minimnya persediaan darah. (Lihat kotak ”Upaya Habis-habisan”.) Mengapa darah begitu berharga&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box-pg4" style="background-color: #ddd1be; border-bottom-color: rgb(170, 28, 12); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 4px; border-left-color: rgb(170, 28, 12); border-left-style: double; border-left-width: 4px; border-right-color: rgb(170, 28, 12); border-right-style: double; border-right-width: 4px; border-top-color: rgb(170, 28, 12); border-top-style: double; border-top-width: 4px; padding-bottom: 6px; padding-left: 28px; padding-right: 28px; padding-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;h4 style="color: #aa1c0c; font-family: arial, helvetica; font-size: 21px; margin-bottom: 0px; margin-top: 4px;"&gt;Upaya Habis-habisan (Desperate Measures)&lt;/h4&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Para pakar medis memperkirakan bahwa setiap tahun di seluruh dunia dibutuhkan tambahan sumbangan darah sebanyak 200 juta unit. Negeri-negeri berkembang dihuni oleh 82 persen penduduk bumi, tetapi total darah sumbangan yang berasal dari sana hanya kurang dari 40 persen. Banyak rumah sakit di sana harus beroperasi tanpa darah. The Nation, sebuah surat kabar di Kenya, melaporkan bahwa ’setiap hari hampir separuh prosedur yang membutuhkan transfusi darah dibatalkan atau ditunda karena tidak ada darah’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium;"&gt;experts estimate that 200 million more units of donated blood are needed worldwide each year. Developing lands are home to 82 percent of earth’s inhabitants, yet less than 40 percent of all blood donations come from such places. Many hospitals in those lands cope without blood. &lt;cite style="font-style: italic;"&gt;The Nation,&lt;/cite&gt; a newspaper in Kenya, reports that ‘every day almost half of the procedures requiring blood transfusion are either canceled or postponed because of lack of blood.’&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img alt="A bag of blood" class="img-lft" height="181" src="http://www.watchtower.org/images/200608/04.jpg" style="display: block; float: left; padding-bottom: 1px; padding-left: 0px; padding-right: 8px; padding-top: 10px; position: relative;" width="80" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kekurangan darah juga umum di negeri-negeri kaya. Seraya usia penduduk bertambah dan teknik kedokteran meningkat, pembedahan pun meningkat. Selain itu, semakin banyak donor darah yang ditolak dewasa ini karena gaya hidup berisiko tinggi atau perjalanan yang mungkin membuat mereka terpapar penyakit atau parasit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;  Para pemasok darah mengerahkan upaya habis-habisan untuk mengumpulkan darah. Kaum muda, yang umumnya memiliki gaya hidup yang tidak terlalu berisiko, adakalanya diincar sebagai sumber darah yang aman. Misalnya, 70 persen pasokan darah di Zimbabwe kini berasal dari anak-anak sekolah. Pusat donor darah buka lebih lama, dan beberapa negara bahkan mengizinkan mereka memberikan kompensasi guna menjaring dan mempertahankan donor. Sebuah kampanye di Republik Ceska mengundang warganya memuaskan dahaga dengan seliter bir sebagai ganti sebagian darah mereka! Di sebuah daerah di India, para pejabat belum lama ini pergi dari rumah ke rumah untuk mencari donor yang mau membantu memulihkan persediaan darah yang habis&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img alt="A person donating blood" class="img03" height="200" src="http://www.watchtower.org/images/200608/03.jpg" style="display: block; margin-left: 40px;" width="292" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="border-bottom-color: rgb(170, 28, 12); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; color: #aa1c0c; font-family: arial, helvetica; font-size: 18px; width: 410px;"&gt;Organ yang Unik&lt;/h3&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Karena kerumitannya yang memukau, darah sering disamakan dengan organ tubuh. ”Darah adalah salah satu dari banyak organ—luar biasa menakjubkan dan unik,” kata dr. Bruce Lenes kepada Sedarlah! Memang unik! Sebuah buku pelajaran melukiskan darah sebagai ”satu-satunya organ tubuh yang berbentuk cair”. Referensi yang sama menyebut darah sebagai ”sistem transportasi yang hidup”. Apa maksudnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Sistem sirkulasi [darah] mirip jaringan kanal di Venesia,” kata ilmuwan N. Leigh Anderson. ”Sistem itu mengangkut semua hal bagus,” lanjutnya, ”dan juga banyak sampah.” Seraya darah melintasi sistem sirkulasi kita yang panjangnya 100.000 kilometer, ia bersinggungan dengan hampir semua jaringan dalam tubuh kita, termasuk jantung, ginjal, hati, dan paru—organ-organ penting yang memproses darah dan bergantung padanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Darah mengangkut banyak ”hal bagus” ke sel-sel tubuh Anda, seperti oksigen, zat gizi, dan sel serta molekul pelindung, tetapi darah juga membawa pergi ”sampah”, seperti karbon dioksida yang beracun, sisa-sisa sel yang rusak dan sekarat, dan limbah lainnya. Peranan darah dalam pembuangan limbah inilah yang turut menjelaskan mengapa berbahaya untuk bersentuhan dengan darah setelah darah keluar dari tubuh. Dan, tidak seorang pun bisa menjamin bahwa semua ”sampah” dalam darah telah dikenali dan dibuang sebelum diberikan kepada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak diragukan, darah menjalankan fungsi-fungsi yang sangat penting untuk kehidupan. Itulah sebabnya kalangan medis terbiasa mentransfusikan darah ke dalam tubuh pasien yang kehilangan darah. Banyak dokter mengatakan bahwa kegunaannya dalam bidang medis inilah yang membuat darah begitu berharga. Namun, keadaan telah berubah dalam bidang medis. Boleh dikatakan, suatu revolusi yang senyap telah dan sedang berlangsung. Banyak dokter dan ahli bedah tidak lagi serta-merta mentransfusikan darah. Mengapa&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium;"&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2011/03/darahmengapa-begitu-berharga.html"&gt;SELENGKAPYA&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr style="background-color: #aa1c0c; border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; color: #aa1c0c; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; height: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left; width: 100px;" /&gt;&lt;div class="fnt" style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200608/article_01.htm#fnt1_src" name="fnt1" style="color: #0000cc;"&gt;*&lt;/a&gt;  Each unit contains 450 milliliters (1 pint) of blood.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" class="appeared" style="background-color: #333333; clear: both; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="appeared" style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif;" width="550"&gt;&lt;div style="color: white; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Appeared in &lt;cite style="font-style: italic;"&gt;Awake!&lt;/cite&gt;  August 2006&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" style="color: black; font-family: arial, helvetica, sans-serif;" width="50"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html" style="color: #674ea7; text-decoration: none;"&gt;Parafrasa untuk personal blog &lt;span style="font-style: italic;"&gt;e-library&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html" style="color: #230da0; text-decoration: underline;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;© 2011&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-2478502894425816562?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2478502894425816562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2478502894425816562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/04/cairan-tubuh-apa-yang-paling-berharga.html' title='Cairan Tubuh Apa yang Paling Berharga?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-2658148589676333898</id><published>2011-04-05T04:17:00.000-07:00</published><updated>2011-09-27T18:40:46.494-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masalah Kemiskinan Dapatkah Dibendung?'/><title type='text'>Masalah Kemiskinan Dapatkah Dibendung?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Dunia yang Terbagi oleh Kekayaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SzS12fneRLI/AAAAAAAABwk/alD7aAmcPCI/s1600-h/00002374.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419156199438173362" src="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SzS12fneRLI/AAAAAAAABwk/alD7aAmcPCI/s400/00002374.jpg" style="float: right; height: 132px; margin: 0px 0px 10px 10px; width: 231px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;SELAMA  paruh kedua abad ke-20, dunia terlibat dalam Perang Dingin dan secara  politis terbagi menjadi tiga. Dunia Komunis, yang terutama diwakili oleh  Republik Sosialis Uni Soviet, dan dunia non-Komunis, yang dipimpin oleh  Amerika Serikat, secara kiasan saling bertatapan lewat sebuah Tirai  Besi. Bangsa-bangsa yang netral membentuk apa yang disebut Dunia Ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi  kemudian, istilah ”Dunia Ketiga” dianggap merendahkan, dan diganti  dengan istilah ”negara-negara yang belum berkembang”. Seraya waktu  berlalu, istilah ini juga mendapat konotasi negatif sehingga para ekonom  mulai menggunakan istilah ”negara-negara berkembang”. Jadi, istilah  yang digunakan tidak lagi menandaskan perbedaan politis tetapi perbedaan  ekonomi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada  abad ke-21 ini, dunia tidak lagi terbagi menjadi tiga blok politik  seperti disebutkan di atas. Namun, dari segi ekonomi dan industri,  perbedaan antara negara maju dan berkembang masih nyata. Para wisatawan  dari negara makmur berinteraksi dengan orang-orang yang kurang berada  yang berjuang mencari sesuap nasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka,  pertanyaan ini cocok: Apakah dunia ini sudah ditentukan untuk tetap  terbagi secara ekonomi, atau dapatkah kalangan yang berada, yaitu orang  kaya, dan kalangan yang tidak berada, yaitu orang miskin, sama-sama  menikmati standar hidup yang layak?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Jurang antara si Kaya dan si Miskin&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;APA  PUN istilahnya, negara sangat maju, negara industri, dan negara makmur  bangga dengan standar kehidupan mereka yang tinggi, sedangkan negara  non-industri, yang kurang maju secara ekonomi, harus puas dengan standar  kehidupan yang lebih rendah. Mereka seolah-olah hidup di dua dunia yang  berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya,  kedua dunia itu bisa saja ada bahkan di satu negara. Pertimbangkan  negara-negara yang relatif makmur yang disebutkan di artikel sebelumnya.  Di sana pun ada orang kaya dan orang miskin. Misalnya di Amerika  Serikat, sekitar 30 persen pendapatan total negara itu masuk ke kantong  10 persen keluarga kaya. Sementara itu, 20 persen keluarga miskin harus  hidup dengan hanya 5 persen pendapatan nasional. Situasi ini atau yang  serupa mungkin ada di negara tempat Anda tinggal, terutama jika golongan  menengahnya kecil. Tetapi, bahkan pemerintah di negara-negara yang  golongan menengahnya relatif besar sampai sekarang tidak dapat  menjembatani jurang ekonomi antara dunia si kaya dan si miskin.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua Dunia Itu Sama-Sama Tidak Ideal&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pihak  mana pun tidak dapat dengan sah mengatakan bahwa dunia merekalah yang  sempurna. Pikirkan kesulitan yang jelas-jelas dialami orang-orang di  negara yang lebih miskin. Perawatan kesehatan sangat tidak memadai. Di 9  negara terkaya yang disebutkan dalam kotak di halaman ini, rasionya  adalah 1 dokter untuk 242 hingga 539 penduduk, sedangkan di 18 negara  termiskin adalah 1 dokter untuk 3.707 hingga 49.118 penduduk. Maka,  dapat dipahami bahwa harapan hidup di negara-negara yang lebih makmur  adalah 73 tahun atau lebih, sedangkan di lebih dari separuh  negara-negara termiskin, jauh di bawah 50 tahun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di  negara miskin, kemungkinan untuk mengenyam pendidikan juga sangat  terbatas, sehingga sering kali anak-anak mau tidak mau hidup miskin.  Kurangnya pendidikan terlihat dari rasio melek huruf. Tujuh dari 9  negara terkaya memiliki rasio melek huruf 100 persen (di 2 negara  lainnya, 96 dan 97 persen), sedangkan di 18 negara termiskin, rasionya  berkisar antara yang tertinggi, 81 persen, dan yang terendah, 16 persen,  dan 10 negara di antaranya, di bawah 50 persen.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun,  penduduk negara kaya juga punya problem. Penduduk negara miskin bisa  jadi menderita karena kurang makan, tetapi penduduk negara makmur pun  mengidap penyakit ka&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;rena makan berlebihan. Menurut buku Food Fight,  ”makan dan minum berlebihan telah menjadi problem pangan nomor satu di  dunia, mengalahkan problem kekurangan gizi”. Dan, majalah &lt;em&gt;The Atlantic Monthly&lt;/em&gt;  menyatakan, ”Sekitar sembilan juta orang Amerika sekarang ’mengalami  kegemukan yang menimbulkan penyakit’, artinya berat badan mereka  kelebihan 45 kilogram atau lebih, dan kondisi kesehatan yang buruk yang  berkaitan dengan berat badan mengakibatkan kematian dini sekitar 300.000  orang dalam setahun di negara itu.” Artikel yang sama menunjukkan bahwa  ”tidak lama lagi, obesitas mungkin akan menjadi masalah kesehatan  masyarakat yang paling gawat di dunia, mengalahkan kelaparan dan  penyakit menular”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang,  penduduk negara kaya mempunyai standar kehidupan yang lebih tinggi,  namun mereka mungkin menganggap harta lebih penting daripada  persahabatan, jadi mereka terlalu mengutamakan soal memiliki ketimbang  menikmatinya. Mereka kemudian cenderung menilai seseorang berdasarkan  pekerjaan, gaji, atau hartanya, bukan berdasarkan pengetahuan, hikmat,  kemampuan, atau sifat-sifat baiknya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika  menandaskan bahwa kehidupan yang sederhana justru membawa kebahagiaan,  judul sebuah artikel dalam mingguan Jerman Focus mengajukan pertanyaan,  ”Bagaimana Kalau Hanya Punya Sedikit?” Kata artikel itu, ”Kebanyakan  warga di dunia Barat tidak lebih berbahagia sekarang dibanding puluhan  tahun yang lalu, meskipun kini mereka jauh lebih makmur. . . . Orang  yang hanya memikirkan harta benda pada akhirnya cenderung tidak  bahagia.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;Mark Henley, Panos Pictures&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SzTEzzqCdcI/AAAAAAAABw0/XD50moN292w/s1600-h/00013573.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419172645952452034" src="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SzTEzzqCdcI/AAAAAAAABw0/XD50moN292w/s320/00013573.jpg" style="float: left; height: 194px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 280px;" /&gt;&lt;/a&gt;Meraih Keseimbangan yang Sempurna&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya,  fakta membuktikan bahwa dunia si kaya dan si miskin, kedua-duanya  memiliki aspek positif maupun negatif. Dunia si miskin bisa jadi terlalu  sederhana, namun dunia si kaya bisa terlalu rumit. Alangkah bagusnya  apabila kedua dunia ini dapat belajar dari satu sama lain! Namun, apakah  realistis untuk berpikir bahwa keseimbangan yang sempurna bisa diraih? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari  sudut pandangan manusia, Anda mungkin merasa bahwa tujuan itu, walaupun  didambakan, benar-benar di luar kesanggupan manusia. Dan, sejarah  membuktikan bahwa Anda benar. Meskipun demikian, situasinya bukanlah  tanpa harapan. Anda mungkin melupakan solusi yang paling masuk akal. Apa  gerangan itu? &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 85%;"&gt;Appeared in &lt;em&gt;Awake!&lt;/em&gt; November 8, 2005. &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html"&gt;Parafrasa untuk personal blog &lt;span style="font-style: italic;"&gt;e-library&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;© 2011&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/p/prakata-kompilasi-blog-iblogronnpcom.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592091276591406098" src="http://3.bp.blogspot.com/-ywk2TqBRqEE/TZsZY0zKnBI/AAAAAAAAG8Y/sJn-ahO2T-g/s320/viewer%2BMP%2B1%2BJuni%2B2011.png" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: right; height: 320px; margin: 0 0 10px 10px; width: 245px;" /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 85%;"&gt;ARTIKEL BARU: &lt;a href="https://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;pid=explorer&amp;amp;chrome=true&amp;amp;srcid=1cxL3CDmxgn66zKzycTs2hmtV5-dwLws42cIcaAhzS7sbTRxEr3b-Ve63n_63&amp;amp;hl=en"&gt;MENGAKHIRI KEMISKINAN~CARANYA? Jurnal Menara Pengawal 1 JUNI 2011 (Digital Artikel from watchtower.org/Powered by Docs.Google.com]&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-2658148589676333898?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2658148589676333898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2658148589676333898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/04/masalah-kemiskinan-dapat-dibendung.html' title='Masalah Kemiskinan Dapatkah Dibendung?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SzS12fneRLI/AAAAAAAABwk/alD7aAmcPCI/s72-c/00002374.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-2942087837029261105</id><published>2011-03-23T19:52:00.000-07:00</published><updated>2011-04-11T07:58:06.995-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bagaimana Bumi Di Transformasi?'/><title type='text'>Bumi yang di Transformasi?</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-9IgUN-GGEgg/TYq0Thj_GWI/AAAAAAAAG6w/-AB2Zi1ytZo/s1600/bb2555.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 310px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-9IgUN-GGEgg/TYq0Thj_GWI/AAAAAAAAG6w/-AB2Zi1ytZo/s320/bb2555.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587476535226341730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;BANY&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;AKNYA masalah di &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2010/11/bumiadakah-planet-lain-yang-ideal.html"&gt;planet bumi&lt;/a&gt; ini seperti &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/08/lagi-lagi-bencana-alamtanggung-jawab.html"&gt;bencana alam&lt;/a&gt;, teror bom dan &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2009/07/kapan-terorisme-akan-berakhir.html"&gt;terorisme&lt;/a&gt; yang kini melanda negeri ini menyebabkan banyak orang tertekan oleh kondisi sosial dan lingkungan di bumi, belum lagi kejahatan perang dan ketamakan serta egoisme kekuasaan terus berkecamuk. Jadi kita pun ingin badai masalah ini cepat berlalu, dan ingin melihat planet bumi ini di transformasi bahkan penghuninya khususnya manusianya, kenapa manusia termasuk? Mereka yang adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;perusak&lt;/span&gt; bumi dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pembuat&lt;/span&gt; sistim dan standar yang bobrok secara moral, bayangkan menurut laporan di belahan bumi lain,  Kantor Berita Reuters, Rusia yang dikutip (&lt;a href="http://ginfokes.blogspot.com/2011/04/sejarah-yang-membuat-risih.html"&gt;disini&lt;/a&gt;): "Lebih dari separuh orang Rusia menganggap bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menyuap pejabat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;adalah&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;cara terbaik&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;untuk&lt;span style="font-style: italic;"&gt;  'mengatasi masalah'.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span&gt;ARTIKEL TERKAIT:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt; BERKENAAN KABAR TENTANG PERANG DAN SEJARAH MASA LAMPAU:  &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/03/raja-raja-yang-bersaing-itu-memasuki.html"&gt;DISINI&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;* TERORISME! &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;APAKAH ADA JALAN KELUAR YANG SEJATI?&lt;a href="https://doc-10-14-docsviewer.googleusercontent.com/viewer/securedownload/dsn1aovipa7l846lsfcf94nedj8q2p4u/kahget3qea1ll8lelae2tjebdliho4vi/1302532200000/ZXhwbG9yZXI=/AGZ5hq8BgbJY1gwaOYx83cPOdNw6/MUdmX1ZLaW00RlR1aUZtYVViUXA4WGpOR3MyWm1JYUFzSmVVaTdSajNhMTFtaTd3WEV4SnRoN1pYWFJTZg==?a=dl&amp;amp;filename=g_IN_201106.pdf&amp;amp;sec=AHSqidYTIsb2qDXnDvh1syhoS5gqPIeLZj8JZhaRuNhGBuZ6-_1OtIyVt0oTtz_LwRqO2kR1h_AM&amp;amp;nonce=cksu0ugco74io&amp;amp;user=AGZ5hq8BgbJY1gwaOYx83cPOdNw6&amp;amp;hash=iuf7998ds62kre0ffn19v0k1qf1n8r4b"&gt; KLIK DISINI (Melalui kompilasi Blog &lt;i&gt;e-libarary&lt;/i&gt; ini kami persembahkan secara khusus untuk Anda Jurnal &lt;i&gt;Awake!&lt;/i&gt; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;terbitan Juni 2011 dari Watchtower.org.&lt;/span&gt; Agar kekhawatiran kita semua mengenai masalah pelik yang kita hadapi dewasa ini bisa terjawab-powered by &lt;i&gt;googleDoc/Pdf  formats&lt;/i&gt;)&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="background-color: rgb(172, 189, 150);"&gt;&lt;div class="topnavigation" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;div class="site" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial,helvetica,sans-serif; background-color: rgb(238, 238, 238); width: 600px; border-style: solid none none; border-top: 1px solid rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding: 2px 5px; margin: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial,helvetica,sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats, Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="width: 596px; border-right: 2px solid rgb(55, 83, 37); border-left: 2px solid rgb(55, 83, 37);"&gt;&lt;div class="title" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; width: 596px; background-image: url(&amp;quot;http://www.watchtower.org/images/20060815/bgtop.jpg&amp;quot;); background-color: rgb(51, 102, 51); height: 275px; min-height: 275px; font-size: medium;"&gt;&lt;h1 style="font-size: 22px; color: rgb(230, 243, 120); font-family: 'Book Antiqua',arial,helvetic,sans-serif; background-color: rgb(74, 71, 52); margin: 0px 200px 5px 2px;"&gt;Who Will Inherit The Earth?&lt;/h1&gt;&lt;h2 style="font-size: 32px; color: rgb(230, 243, 120); font-family: 'Book Antiqua',arial,helvetic,sans-serif; text-align: center; background-color: rgb(74, 71, 52); margin: 50px 4px 0px 168px;"&gt;The Meek Shall&lt;br /&gt;Inherit the Earth&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="content" style="width: 596px; background-image: url(&amp;quot;http://www.watchtower.org/images/20060815/bgleft.jpg&amp;quot;); background-attachment: fixed; background-color: rgb(242, 248, 232); border-style: none; background-position: 0% 100%;"&gt;&lt;div class="linktext" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; background-image: none; background-color: rgb(242, 248, 232); padding-left: 2px; padding-top: 1em; border-style: none; margin-left: 2px; width: 160px; float: left; font-size: medium;"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px;"&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin: 0px 0px 1em -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;The Meek Shall Inherit the Earth&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060815/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;“As in Heaven, Also Upon Earth”&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2011/03/orang-yang-lembut-hati-akan-mewarisi.html"&gt;"Seperti di Surga, Demikian Pula di Atas Bumi"&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px;"&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin: 0px 0px 1em -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20080801/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Are Better Times Just Ahead?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/10/zaman-yang-lebih-baiksudah-dekat.html"&gt;Zaman yang Lebih Baik, Sudah Dekat?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060515/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;What Is God’s Purpose for the Earth?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin: 0px 0px 3px; list-style-type: none;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200601/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;What Will the Future Bring?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 177px; margin-right: 9px; padding-bottom: 1em;"&gt;&lt;p class="quote" style="text-align: -webkit-auto;padding-top: 1em; margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="footer" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; background-color: rgb(242, 248, 232); width: 600px; margin: 0px; padding: 2px 0px; border-style: none; font-size: medium;"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1em 2px; font-size: 12px;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 0.53cm; widows: 2; orphans: 2"&gt;&lt;span&gt;“&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;b&gt;Saya membayangkan alam akan ditransformasi dan dipulihkan. . . . Bukan besok pagi, melainkan kelak jauh di masa depan, manakala ada langit baru dan bumi baru.”—Jean-Marie Pelt, pakar masalah lingkungan berkebangsaan Prancis&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 0.53cm; widows: 2; orphans: 2"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;BANYAK orang merasa tertekan oleh kondisi sosial dan lingkungan di bumi, sehingga mereka ingin melihat planet kita ditransformasi menjadi suatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/11/kelahiran-yang-patut-dikenang.html"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt; firdaus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;. Namun, harapan tersebut bukan impian abad ke-21 belaka. Lama berselang, Alkitab berjanji bahwa Firdaus akan dipulihkan di bumi. Pernyataan Yesus bahwa ”orang yang lemah lembut . . . akan memiliki bumi” dan ”jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga”, termasuk di antara ayat-ayat Alkitab yang paling terkenal. (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_005.htm?bk=mt;chp=5;vs=5;citation#bk5"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;Matius 5:5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_006.htm?bk=mt;chp=6;vs=10;citation#bk10"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;6:10&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;Terjemahan Baru&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;) Namun, dewasa ini, tidak banyak orang yang percaya akan suatu firdaus di bumi yang dihuni orang yang lembut hati, atau lemah lembut. Bagi kebanyakan orang yang mengaku Kristen, Firdaus telah hilang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 0.53cm; widows: 2; orphans: 2"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;Majalah mingguan &lt;i&gt;Prancis La Vie&lt;/i&gt; menjelaskan mengapa orang, setidaknya di Gereja Katolik, tidak percaya lagi akan suatu firdaus—tidak soal di bumi atau di surga, ”Setelah mendominasi ajaran Katolik selama sekurang-kurangnya 19 abad, [gagasan tentang suatu] firdaus telah lenyap dari retret, khotbah hari Minggu, kursus teologi, dan katekisasi.” Konon, kata itu sendiri terselubung dalam ”kabut tebal” berupa ”misteri dan kekacauan”. Ada penginjil yang sengaja menghindari kata itu karena ”mengandung terlalu banyak gagasan tentang kebahagiaan bumiah”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 0.53cm; widows: 2; orphans: 2"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;Bagi Frédéric Lenoir, seorang sosiolog yang berspesialisasi dalam bidang agama, gagasan tentang suatu firdaus telah menjadi ”gambaran yang klise”. Jean Delumeau, sejarawan dan pengarang beberapa buku tentang pokok bahasan itu, juga berpendapat bahwa penggenapan janji-janji Alkitab umumnya bersifat simbolis. Ia menulis, ”Sebagai tanggapan atas pertanyaan, ’Apa yang tersisa dari Firdaus?’ penjelasan yang selalu diberikan menurut iman Kristen adalah: Berkat kebangkitan Juru Selamat, suatu hari kelak kita semua akan bergandengan tangan dan mata kita akan melihat kebahagiaan.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 0.53cm; widows: 2; orphans: 2"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;Apakah berita tentang suatu firdaus di bumi masih relevan? Apa sesungguhnya masa depan planet kita? Apakah pandangan tentang masa depan itu kabur, atau apakah terlihat dengan jelas? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2011/03/orang-yang-lembut-hati-akan-mewarisi.html"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="text-decoration: none"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;Artikel berikut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt"&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt; akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="line-height: 0.53cm; widows: 2; orphans: 2"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-weight: normal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1em 2px; font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2009 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved. Salinan untuk &lt;i&gt;&lt;b&gt;e- library&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ini © 2011&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-2942087837029261105?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2942087837029261105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2942087837029261105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/03/bagaimana-bumi-di-transformasi.html' title='Bumi yang di Transformasi?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-9IgUN-GGEgg/TYq0Thj_GWI/AAAAAAAAG6w/-AB2Zi1ytZo/s72-c/bb2555.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-1428952130966672761</id><published>2011-03-04T19:12:00.000-08:00</published><updated>2011-03-04T22:18:15.983-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lima Kiat Dasar Untuk Lebih Sehat'/><title type='text'>LIMA KIAT DASAR UNTUK LEBIH SEHAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-m_8sxCXHJFA/TXGvlECcddI/AAAAAAAAG5I/G3j7-zvimqM/s1600/g_E_201103.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-m_8sxCXHJFA/TXGvlECcddI/AAAAAAAAG5I/G3j7-zvimqM/s400/g_E_201103.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580434464562771410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;APAKAH Anda ingin membuat kehidupan Anda bermutu atau mempersingkatnya?  Pandangan fatalistis tidak disadari ada dalam benak banyak orang, mereka tidak bisa melihat kaitan antara kebiasaan dan kesehatan. Anggapannya adalah kesehatan yang baik sebagai faktor kebetulan atau sesuatu yang berada di luar kendali, akhirnya enggan untuk mengupayakan sesuatu yang produktif demi kesehatan mereka. Ada &lt;i&gt;lima kiat dasar&lt;/i&gt; untuk membantu Anda mengupayakannya: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;M a k a n - d e n g a n - B i j a k  [ Makan jangan terlalu banyak. Konsumsi banyak sayur, buah dan biji-bijian ]&lt;/li&gt;&lt;li&gt;P e r h a t i k a n - K e b u t u h a n - D a s a r - T u b u h  [ Mengambil langkah-langkah dasar mengurus diri bisa  membuat kita lebih sehat ]&lt;/li&gt;&lt;li&gt;T e t a p l a h - A k t i f   [ Di antara semua hal yang dapat kita lakukan kesehatan kita, tidak ada yang lebih bermanfaat daripada gerak badan ]&lt;/li&gt;&lt;li&gt;L i n d u n g i - K e s e h a t a n -A n d a   [ Mengambil langkah pencegahan yang sederhana bisa membantu Anda menghindari banyak penyakit dan penderitaan, serta kehilangan waktu dan uang ]&lt;/li&gt;&lt;li&gt;M o t i f a s i - D i r i - A n d a - d a n  - K e l u a r g a  [ Dengan memiliki informasi dasar tentang kesehatan,  Anda akan sanggup dan termotifasi untuk membuat penyesuaian yang perlu demi memperolah kesehatan yang lebih baik untuk diri Anda dan keluarga ] &lt;a href="https://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;pid=explorer&amp;amp;chrome=true&amp;amp;srcid=15vlc_780XmbWptc54seJIfzLSSjyWgoWMqbUc1k4yN4t6wV8wW_-cBW7TBqg&amp;amp;hl=en"&gt;BACALAH SELENGKAPNYA INFORMASI TERSEBUT DI MAJALAH BULANAN INI DISINI&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Topik Terkait:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div class="topnavigation" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats; Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/201006b/bg_page.gif); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); width: 600px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; background-repeat: no-repeat repeat; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-width: initial; border-color: initial;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/title_brd.gif" width="600" height="16" alt="" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;h1 style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/201006b/bg_title.gif); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(210, 229, 217); font-size: 30px; padding-top: 1em; padding-right: 11px; padding-bottom: 45px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: center; color: rgb(7, 62, 38); font-family: 'Comic Sans MS', arial, sans-serif; background-repeat: no-repeat repeat; "&gt;Lindungi Keluarga Anda dari &lt;strong style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; display: block; font-size: 42px; color: rgb(85, 52, 54); "&gt;FLU&lt;/strong&gt;&lt;/h1&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-width: initial; border-color: initial;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/title_brd.gif" width="600" height="16" alt="" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="intro" style="color: rgb(4, 36, 4); font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif; display: block; font-size: 15px; background-color: rgb(210, 229, 217); padding-top: 1em; padding-right: 1.2em; padding-bottom: 1em; padding-left: 1.2em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.12em; margin-left: 20px; "&gt;In Jesus’ prophecy concerning the end of the present system of things, he foretold “outbreaks of disease in many places.” (&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_021.htm?bk=lu;chp=21;vs=11;citation#bk11"&gt;Luke 21:11&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, &lt;cite&gt;The New Testament in Plain English&lt;/cite&gt;) The flu, or influenza, has proved to be one such disease.&lt;/p&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; float: left; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20031022/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Resistant Germs—A Global Menace&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;(Bahasa) &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;a href="http://iblogronnp-kfme.blogspot.com/2011/03/kuman-kuman-kebalsuatu-ancaman-global.html"&gt;Kuman-Kuman Kebal—Suatu Ancaman Global&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20081201/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Cleanliness—Why Is It Important?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;FLU disebabkan oleh virus, yaitu mikroorganisme yang memasuki sel-sel hidup dan menggunakannya untuk menghasilkan lebih banyak virus. Virus flu, yang menyerang sistem pernapasan, ditularkan ke orang lain terutama melalui butiran cairan tubuh yang dikeluarkan oleh orang yang terjangkit pada waktu bersin, batuk, atau bahkan sewaktu berbicara. Pandemi terjadi ketika suatu wabah menjangkiti banyak orang di suatu daerah yang luas.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="left150" style="float: left; margin-left: 6px; width: 150px; display: inline; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/27.jpg" alt="Magnification of H1N1 virus" width="150" height="150" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(85, 52, 54); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0.5em; margin-right: 0.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0.5em; "&gt;Magnified view of the H1N1 influenza virus&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Virus tidak hanya menjangkiti manusia tetap juga hewan dan unggas. Virus Flu dikategorikan sebagai tipe A, B, atau C. Tipe A adalah penyebab influenza yang paling umum. Jenis virus digolongkan terutama menurut kedua protein yang terdapat di permukaan virus:  hemagglutinin (H) and neuraminidase (N).&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Yang paling mengkhawatirkan dari virus flu adalah bahwa virus itu dapat berkembang biak dengan sangat cepat dengan variasi yang terus berubah, dan jenis yang berbeda bisa bergabung serta menghasilkan jenis baru. Jika jenisnya cukup unik, sistem kekebalan tubuh manusia bisa jadi tidak dapat menangkalnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Pada umumnya, flu sering terjadi pada udara lebih dingin. Riset baru-baru ini menunjukan bahwa pada suhu yang dingin membran luar virus menjadi gel pelindung yang membuat virus itu bertahan lebih lama di udara tetapi membran itu melumer pada suhu yang lebih hangat di saluran pernapasan manusia, sehingga menimbulkan infeksi. Udara dingin bukanlah penyebab infeksi virus, tetapi hal itu menciptakan kondisi yang membantu virus menyebar.&lt;/p&gt;&lt;div style="background-color: rgb(238, 222, 189); border-top-style: double; border-right-style: double; border-bottom-style: double; border-left-style: double; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(110, 77, 79); border-right-color: rgb(110, 77, 79); border-bottom-color: rgb(110, 77, 79); border-left-color: rgb(110, 77, 79); padding-top: 0px; padding-right: 0.7em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0.7em; "&gt;&lt;h3 style="font-family: 'Comic Sans MS', arial, sans-serif; color: rgb(85, 52, 54); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; border-bottom-color: rgb(110, 77, 79); font-size: 22px; text-align: center; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; padding-bottom: 0.5em; "&gt;JENIS FLU YANG PARAH&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(65, 19, 21); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Flu yang pertama kali didefinisikan di Meksiko pada tahun 2009 adalah dari H1N1, mirip dengan flu spanyol pada tahun 1918, yang menewaskan puluhan juta orang. Namun, virus itu juga mengandung unsur yang ditemukan pada virus yang menjangkiti babi dan unggas.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: rgb(7, 62, 38); font-family: 'Comic Sans MS', arial, sans-serif; font-size: 26px; border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; border-bottom-color: rgb(110, 77, 79); "&gt;Upayakan Pencegahan&lt;/h2&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Karena merasa perlu mengantisipasi, banyak pemerintah telah melakukan langkah-langkah pencegahan. Namun, apa yang dapat Anda Lakukan? Mari kita tinjau tiga langkah pencegahan dasar:&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;strong style="color: rgb(7, 62, 38); "&gt;Perkuat pertahanan tubuh:&lt;/strong&gt; Pastikan keluarga Anda cukup tidur dan menyantap makanan yang membantu memperkuat pertahanan tubuh. Asupan makanan Anda hendaknya mencakup buah-buahan dan sayuran segar, biji-bijian, dan protein rendah lemak, yang mengandung asam amino yang dibutuhkan untuk menghasilkan sistem kekebalan tubuh.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;strong style="color: rgb(7, 62, 38); "&gt;Ciptakan lingkungan yang mencegah kuman berkembang:&lt;/strong&gt; Upayakan untuk membersihkan meja dan rak setiap hari. segeralah cuci peralatan makan dan peralatan masak setelah digunakan, dan secara teratur cucilah seprai. Sucihamakan benda-benda yang sering disentuh: gagang pintu, telepon, &lt;i&gt;remote control. &lt;/i&gt;Jika mungkin aturlah ventilasi yang baik. [Karena kurang memperhatikan beberapa dari hal ini menyebabkan orang tertentu kerap kali pilek dan bersin sepanjang waktu/&lt;i&gt;red penyalin&lt;/i&gt;]&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;strong style="color: rgb(7, 62, 38); "&gt;Biasakan menjaga kebersihan pribadi:&lt;/strong&gt; Seringlah cuci tangan dengan sabun dan air atau pembersih tangan yang mengandung alkohol/ (Jika praktis, bawalah selalu sebotol kecil pembersih tangan.) Upayakan agar handuk untuk mengeringkan tangan dan wajah tidak digunakan bersama, bahkan dengan anggota keluarga&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Jangan sentuh mata, hidung, atau mulut Anda dengan tangan yang belum dicuci. Kalau bisa, gunakan tisu sekali pakan untuk menutup mulut dan hidung sewaktu batuk atau bersin dan segera membuangnya. Hindari penggunaan bersama peralatan yang dapat dengan cepat menyebarkan kuman, seperti telepon. Anak-anak perlu diberi pelatihan yang baik tentang kebiasaan ini. Kebiasaan tersebut selalu bermanfaat khususnya selama musin flu.&lt;/p&gt;&lt;div style="background-color: rgb(238, 222, 189); border-top-style: double; border-right-style: double; border-bottom-style: double; border-left-style: double; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(110, 77, 79); border-right-color: rgb(110, 77, 79); border-bottom-color: rgb(110, 77, 79); border-left-color: rgb(110, 77, 79); padding-top: 0px; padding-right: 0.7em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0.7em; "&gt;&lt;h3 style="font-family: 'Comic Sans MS', arial, sans-serif; color: rgb(85, 52, 54); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; border-bottom-color: rgb(110, 77, 79); font-size: 22px; text-align: center; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; padding-bottom: 0.5em; "&gt;BILA EPIDEMI MEREBAK&lt;/h3&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/29b.gif" alt="A woman wearing a protective mask" width="150" height="150" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; float: right; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(65, 19, 21); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Pertama-tama, ikuti petunjuk dari petugas kesehatan. Jangan panik atau bereaksi berlebihan. terapkan kebiasaan baik yang dibahas di sini dengan lebih sepenuhnya. Jika mungkin, hindari kerumunan orang. Jika Anda sakit, ada baiknya Anda memakai masker. Seringlah cuci tangan Anda. Persiapkanlah persediaan bahan makanan yang tidak mudah rusak untuk dua minggu dan juga barang-barang yang diperlukan untuk kesehatan dan kebersihan kalau-kalau Anda tidak dapat pergi berbelanja.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(65, 19, 21); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Sewaktu berada di tempat kerja, tempat ibadat, atau di mana saja Anda bertemu banyak orang ikuti petunjuk-petunjuk yang ada. Selain itu, upayakan agar di tempat Anda berada terdapat sirkulasi udara yang baik&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: rgb(7, 62, 38); font-family: 'Comic Sans MS', arial, sans-serif; font-size: 26px; border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; border-bottom-color: rgb(110, 77, 79); "&gt;Bertimbanglahrasalah terhadap Orang Lain&lt;/h2&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Anda mungkin menulari orang lain satu hari sebelum gejala-gejalanya timbul dan sampai lima hari setelah sakit. Gejala-gejalanya mirip dengan pilek tetapi lebih parah. Di antaranya demam (biasanya lebih parah), sakit kepala, kelelahan yang luar biasa, batuk kering, dan nyeri otot. Ingusan dan gejala lambung—seperti mual, muntah, dan diare—lebih sering dialami anak-anak ketimbang orang dewasa. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, beristirahatlah di rumah dan hindari menulari orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Hendaklah cukup beristirahat dan minum banyak air. Obat-obatan antivirus dapat membantu hanya diminum segera setelah gejala-gejalanya timbul. Aspirin (asam asetilasilisiklik/acetylsalicylic acid) hendaknya tidak diberikan kepada anak-anak yang mendeita flu. Segeralah cari bantuan medis jika Anda mengalami gejala yang mirip pneumonia, seperti susah bernapas, nyeri di dada, atau sakit kepada yang hebat dan terus menerus&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;Sakit flu memang tidak menyenangkan. Dengan mengambil langkah-langkah tersebut. Anda bisa mengatasi dengan lebih baik. Tetapi, lebih dari itu, Anda dapat menantikan saat yang dijanjikan Alkitab manakala "tidak ada penghuni yang mengatakan 'Aku askit.’”—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/isa/chapter_033.htm?bk=isa;chp=33;vs=24;citation#bk24"&gt;Isaiah 33:24&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="box" style="border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; border-bottom-color: rgb(110, 77, 79); background-color: rgb(238, 222, 189); border-top-style: double; border-top-width: 3px; border-top-color: rgb(110, 77, 79); width: 600px; overflow-x: auto; overflow-y: auto; padding-bottom: 0.5em; font-size: medium; "&gt;&lt;h3 style="font-family: 'Comic Sans MS', arial, sans-serif; color: rgb(85, 52, 54); border-bottom-style: double; border-bottom-width: 3px; border-bottom-color: rgb(110, 77, 79); font-size: 22px; text-align: center; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; padding-bottom: 0.5em; "&gt;6 WAYS TO PROTECT YOURSELF AND OTHERS&lt;/h3&gt;&lt;div style="float: left; width: 179px; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 1em; display: inline; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/28.gif" alt="People coughing" width="179" height="179" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(85, 52, 54); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0.5em; margin-right: 0.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0.5em; "&gt;1. Tutuplah mulut sewaktu batuk&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="float: left; width: 179px; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 1em; display: inline; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/28a.gif" alt="Someone washing his hands" width="179" height="179" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(85, 52, 54); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0.5em; margin-right: 0.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0.5em; "&gt;2. Cucilah tangan&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="float: left; width: 179px; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 1em; display: inline; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/28b.gif" alt="An open window" width="179" height="179" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(85, 52, 54); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0.5em; margin-right: 0.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0.5em; "&gt;3. Aturlah ventilasi yang baik di rumah&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="float: left; width: 179px; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 1em; display: inline; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/28c.gif" alt="Items to keep clean" width="179" height="179" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(85, 52, 54); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0.5em; margin-right: 0.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0.5em; "&gt;4. Jagalah kebersihan&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="float: left; width: 179px; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 1em; display: inline; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/29.gif" alt="A sick man sleeping" width="179" height="179" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(85, 52, 54); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0.5em; margin-right: 0.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0.5em; "&gt;5. Kalau sakit, tinggalah di rumah&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="float: left; width: 179px; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 1em; display: inline; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006b/29a.gif" alt="Two people shaking hands" width="179" height="179" style="display: block; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(85, 52, 54); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: bold; margin-top: 0.5em; margin-right: 0.5em; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0.5em; "&gt;6. Hindarilah kontak langsung&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; "&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; "&gt;Appeared in &lt;cite&gt;Awake!&lt;/cite&gt;  June 2010&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="footer" style="background-color: rgb(255, 255, 255); width: 600px; padding-top: 2px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 1em; margin-right: 2px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; "&gt;H1N1 Virus: CDC/Cynthia Goldsmith&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 1em; margin-right: 2px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2011 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved. Salinan untuk (&lt;i&gt;e-library&lt;/i&gt;)&lt;i&gt; &lt;/i&gt;blog ini © 2011,&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-1428952130966672761?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/1428952130966672761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/1428952130966672761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/03/lima-kiat-dasar-untuk-lebih-sehat.html' title='LIMA KIAT DASAR UNTUK LEBIH SEHAT'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-m_8sxCXHJFA/TXGvlECcddI/AAAAAAAAG5I/G3j7-zvimqM/s72-c/g_E_201103.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-6839588522782680173</id><published>2011-02-22T00:38:00.002-08:00</published><updated>2011-03-30T07:05:33.212-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ada Apa dengan Cinta Sejati?'/><title type='text'>Ada Apa dengan Cinta Sejati?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-hJnVXLttbls/TWO7vtnsTDI/AAAAAAAAG4Y/8raqb7TG3bM/s1600/index200603.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-hJnVXLttbls/TWO7vtnsTDI/AAAAAAAAG4Y/8raqb7TG3bM/s400/index200603.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576507191989128242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;KITA diciptakan dengan hasrat untuk di cintai atau di kasihi, tetapi rupanya di dunia ini manusia tidak dapat secara alami mengembangkan sifat istimewa ini. Bagaimana tidak? Setiap hari dalam kehidupan nyata kita mendengar dan menyaksikan hubungan yang tidak sehat dan begitu buruk antara orang tua dan anak, percekcokan sengit antara kerabat dan sahabat, dua sejoli yang mudah putus cinta bahkan pasangan hidup yang gagal mempertahankan ikatan perkawinan. Ada apa sebenarnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sebagai contoh disini adalah kasih asmara atau  kasih eros. Adakah cara yang masuk akal walaupun tidak populer—barangkali bagi kebanyakan orang—untuk membina atau mengembangkan kasih ini? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats; Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bg=""&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="164" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="164" height="1" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="436" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="436" height="1" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h1 style="font-size: 18px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 5px; padding-right: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; "&gt;What Has Happened to Love?&lt;/h1&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08_01.jpg" width="164" height="20" alt="A bouquet of flowers" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#F1E6F2"&gt;&lt;td valign="bottom" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08_02.jpg" width="164" height="131" alt="A bouquet of flowers" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 36px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; font-style: italic; text-align: center; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;The desire to be loved&lt;/h2&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08_03.jpg" width="164" height="67" alt="A bouquet of flowers" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;p class="intro" style="margin-top: 1em; margin-right: 30px; margin-bottom: 1em; margin-left: 30px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Lama berselang, di sebuah kota di negeri yang kini disebut Turki, tinggallah seorang gadis bernama Lea. Penampilan Lea biasa-biasa saja, tetapi adiknya, Rakhel, elok parasnya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; font-style: italic; font-weight: bold; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200603/article_01.htm"&gt;The Desire to Be Loved&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200603/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Why True Love Is Hard to Find&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200603/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;How You Can Find True Love&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/caranya-menemukan-kasih-sejati.html"&gt;Caranya Menemukan Kasih Sejati&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200607/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;How to Build a Happy Marriage&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20030701/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;How We Learn to Love&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2011/03/bagaimana-kita-belajar-mengasihi.html"&gt;Bagaimana Kita Belajar Mengasihi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20041208/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;How to Make Real Friends&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; margin-bottom: 1em; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;RAKHEL berjumpa dengan seorang pemuda yang sangat mencintainya sampai-sampai pemuda itu setuju untuk bekerja pada ayahnya selama tujuh tahun agar dapat menikahinya. Tetapi, pada malam pengantin, sang ayah menukar Rakhel dengan kakaknya, Lea. Kita tidak tahu bagaimana perasaan Lea mengenai muslihat sang ayah, tetapi ia pasti tahu bahwa ini bukan cara yang ideal untuk memulai perkawinan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Begitu mengetahui apa yang terjadi, si pemuda itu pun protes. Sang ayah menjelaskan bahwa menurut kebiasaan, putri yang lebih tua harus dinikahkan lebih dahulu. Demikianlah, melalui tipu daya, Lea menjadi istri seorang pria yang cinta pertamanya adalah untuk adik Lea, yang juga dikawininya. Betapa sedih perasaan Lea ketika melihat adiknya mendapat lebih banyak curahan kasih sayang sang suami! Tiada kisah romantis yang bisa Lea ceritakan tentang masa berpacarannya dan nyaris tak ada kenangan indah mengenai hari perkawinannya. Alangkah rindunya ia untuk dicintai seperti Rakhel! Jadi, sebagian karena keadaan di luar kendalinya, Lea mungkin sering merasa tidak dicintai dan tidak diinginkan.&lt;a name="fnt1_src" href="http://www.watchtower.org/e/200603/article_01.htm#fnt1" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;*&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga taraf tertentu, banyak orang dewasa ini dapat memahami perasaan Lea. Kita semua memiliki kebutuhan yang sangat mendasar untuk mengasihi dan dikasihi. Kita mungkin mendambakan teman hidup yang akan mencintai kita. Kita juga ingin merasa disayangi oleh orang tua, anak-anak, kakak adik, dan teman-teman kita. Seperti Lea, kita mungkin melihat orang lain dikasihi, sedangkan kita tidak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak kecil, kita sering mendengar kisah-kisah romantis tentang putri cantik dan pangeran tampan yang jatuh cinta lalu hidup bahagia selama-lamanya. Para penyanyi mendendangkan lagu-lagu cinta; para penyair menyanjung-nyanjung cinta. Tetapi, seorang peneliti di bidang ini menulis, ”Selain urusan cinta, nyaris tidak ada kegiatan yang diawali dengan harapan dan penantian yang begitu menggebu-gebu, namun yang begitu seringnya gagal.” Ya, sering kali hubungan kita yang paling erat itulah yang paling menyusahkan hati—yang membuat kita menderita ketimbang menikmati kebahagiaan yang langgeng. Di sejumlah negeri, sekitar 40 persen dari semua pernikahan kini berakhir dengan perceraian, dan di antara pasangan yang tidak bercerai, banyak yang sama sekali tidak bahagia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, di banyak negeri terjadi peningkatan jumlah keluarga dengan orang tua tunggal dan keluarga berantakan, sehingga anak-anak juga yang menjadi korban. Padahal, anak-anak khususnya membutuhkan perasaan aman dalam lingkungan keluarga yang hangat dan pengasih. Jadi, ada apa dengan kasih? Ke mana kita harus mencari bimbingan untuk belajar mengenai sifat yang berharga ini? Artikel-artikel berikut akan mengulas pertanyaan-pertanyaan ini.&lt;/p&gt;&lt;hr style="color: rgb(184, 95, 109); background-color: rgb(184, 95, 109); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 100px; height: 1px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/200603/article_01.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;*&lt;/a&gt;  This account is found in &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_029.htm?bk=ge;chp=29;vs=1;citation#bk1"&gt;chapters 29&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; and &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ge/chapter_030.htm?bk=ge;chp=30;vs=1;citation#bk1"&gt;30&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; of the Bible book of Genesis.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="bottom"&gt;&lt;td colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h1 style="font-size: 18px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 5px; padding-right: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; "&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#F1E6F2"&gt;&lt;td valign="bottom" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08_02.jpg" width="164" height="131" alt="A bouquet of flowers" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 36px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; font-style: italic; text-align: center; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 36px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 36px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Mengapa cinta sejati sulit ditemukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/08_03.jpg" width="164" height="67" alt="A bouquet of flowers" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;p class="intro" style="margin-top: 1em; margin-right: 30px; margin-bottom: 1em; margin-left: 30px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kita tidak kekurangan nasihat tentang cinta asmara.  Para ahli terapi dan penasihat menawarkan bimbingan. Masalah ini sering diperbincangkan di berbagai acara temu wicara di televisi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; font-style: italic; font-weight: bold; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; margin-bottom: 1em; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;DI INTERNET, banyak situs menawarkan tips-tips caranya menemukan cinta. Anda mungkin diiming-imingi akan menemukan ”rahasia yang luar biasa dan menakjubkan” dan akan belajar dari ”biro jodoh profesional”, ”pakar hubungan antarmanusia”, dan ”dokter cinta”, belum lagi dari para ahli terapi kejiwaan, psikolog, dan ahli perbintangan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Topik tentang cinta juga membuat buku dan majalah laku keras. Beberapa di antaranya memuat janji yang muluk-muluk. Misalnya, sebuah buku mengaku dapat menunjukkan ”caranya membuat siapa pun jatuh cinta kepada Anda”. Yang lain menyingkapkan caranya Anda bisa menemukan ”pasangan yang sempurna hanya dalam waktu satu bulan saja”. Apakah satu bulan terlalu lama? Ada lagi buku yang membeberkan bagaimana dalam waktu ”90 menit atau kurang”, Anda bisa membuat orang mencintai Anda selamanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Sebagian besar nasihat itu bukannya cuma-cuma. Dan, banyak orang harus membayar dua kali. Pertama, mereka mengeluarkan uang untuk memperoleh nasihat itu. Lalu, ketika saran itu ternyata salah, dan sering begitu, mereka harus membayarnya dengan penderitaan emosi sewaktu hasilnya tidaklah seperti yang diharapkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Tetapi, ada satu buku [&lt;i&gt;panduan&lt;/i&gt;] berisi nasihat yang jika diterapkan tidak akan pernah salah. Buku itu juga membahas pokok ini dengan jujur, tanpa pernyataan yang sensasional dan janji yang tidak realistis. Meskipun ditulis lama berselang, nasihatnya tidak pernah ketinggalan zaman. Pengarangnya memiliki hikmat yang tiada bandingnya dan kasih yang tiada duanya. Barangkali, Anda sudah memiliki hadiah istimewa itu—Alkitab. Tidak soal keadaan atau latar belakang kita, Alkitab mengajarkan apa yang perlu kita ketahui tentang kasih. Dan, nasihatnya cuma-cuma.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Apakah Alkitab akan membantu kita memiliki hubungan baik dengan semua orang? Tidak. Ada orang yang memang tidak mau berteman dengan kita, seberapa kerasnya pun upaya kita. Dan, cinta sejati tidak dapat dipaksakan. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ca/chapter_008.htm?bk=ca;chp=8;vs=4;citation#bk4"&gt;Kidung Agung 8:4&lt;/a&gt;) Namun, dengan menerapkan bimbingan Alkitab, kesempatan kita untuk memiliki hubungan yang penuh kasih dengan orang lain akan bertambah, meskipun untuk itu dibutuhkan waktu dan upaya. Aspek kasih ini akan dibahas di artikel berikutnya, tetapi pertama-tama, mari kita bahas mengapa kasih sejati semakin sulit ditemukan dewasa ini&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 21px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 21px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 21px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Kasih "Akan Mendingin"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Dalam nubuat besarnya tentang ”penutup sistem ini”, Yesus dengan akurat menubuatkan kondisi dan tren pada zaman kita. Ia mengatakan bahwa dunia akan dicirikan oleh pelanggaran hukum dan perang, yang justru adalah kebalikan dari kasih! Ia juga mengatakan bahwa ”banyak yang akan . . . mengkhianati satu sama lain dan membenci satu sama lain” dan bahwa ”kasih kebanyakan orang akan mendingin”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/mt/chapter_024.htm?bk=mt;chp=24;vs=3-12;citation#bk3"&gt;Matius 24:3-12&lt;/a&gt;) Tidakkah Anda setuju bahwa &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/02/membina-hubungan-emosi-yang-sehat-di.html"&gt;kasih di dunia ini semakin mendingin&lt;/a&gt; dan bahwa kasih yang tulus sulit ditemukan, sekalipun di dalam keluarga&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="blurb" style="color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; font-style: italic; font-weight: bold; font-size: 19px; margin-top: 30px; margin-right: 30px; margin-bottom: 30px; margin-left: 30px; padding-top: 5px; padding-right: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; border-top-color: rgb(154, 42, 93); border-top-width: 3px; border-top-style: solid; border-bottom-color: rgb(154, 42, 93); border-bottom-width: 3px; border-bottom-style: solid; text-align: center; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Orang yang kurang mengasihi akan kurang dikasihi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kata-kata Yesus, rasul Paulus memberikan gambaran yang terperinci mengenai perilaku manusia pada ”hari-hari terakhir”. Ia menulis bahwa orang-orang akan menjadi ”pencinta diri sendiri, pencinta uang, congkak, angkuh, penghujah, tidak taat kepada orang-tua, tidak berterima kasih, tidak loyal, tidak memiliki kasih sayang alami, tidak suka bersepakat, pemfitnah, tidak mempunyai pengendalian diri, garang, tidak mengasihi kebaikan, pengkhianat, keras kepala, besar kepala karena sombong, mencintai kesenangan sebaliknya daripada mengasihi Allah”. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=1-4;citation#bk1"&gt;2 Timotius 3:1-4&lt;/a&gt;) Di banyak negeri, sifat-sifat itu telah menjadi sangat umum&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="right" style="width: 180px; float: right; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/07c.jpg" width="180" height="155" alt="A CD cover, a romance novel, and a scene from a movie" style="display: block; " /&gt;&lt;p class="cap" style="color: rgb(154, 42, 93); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: 13px; margin-top: 0px; margin-right: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 5px; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 13px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 13px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Media jarang menyajikan gambaran yang akurat tentang cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;Pikirkan: Apakah Anda akan tertarik kepada orang yang angkuh dan tak tahu berterima kasih, yang tidak loyal, yang akan memfitnah atau mengkhianati Anda? Apakah Anda senang dengan orang yang hanya mencintai diri sendiri, yang cinta uang, atau yang cinta kesenangan? Karena orang yang egoistis membina hubungan atas dasar ketamakan dan keinginan pribadi, kepedulian apa pun yang mereka perlihatkan kepada orang lain kemungkinan besar bersifat mementingkan diri. Dengan bijaksana, Alkitab menasihatkan, ”Dari mereka berpalinglah.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/2ti/chapter_003.htm?bk=2ti;chp=3;vs=5;citation#bk5"&gt;2 Timotius 3:5&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perhatikan juga pernyataan bahwa orang-orang yang hidup pada hari-hari terakhir ”tidak memiliki kasih sayang alami”, atau, menurut terjemahan lain, mereka ”tidak memiliki kasih sayang yang normal bagi keluarganya”. Sungguh menyedihkan, semakin banyak anak yang tumbuh dalam keluarga seperti itu. Sering kali, anak-anak muda ini belajar tentang kasih dari apa yang mereka serap dari media. Tetapi, apakah media melukiskan gambaran yang akurat tentang kasih, yang akan benar-benar menghasilkan hubungan yang lebih baik?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-size: 21px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 21px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 21px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Cinta Khayalan atau Cinta dalan Kehidupan Nyata?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Sampai taraf tertentu, kebanyakan dari kita dipengaruhi oleh media. Seorang peneliti menulis, ”Sejak kecil, kita telah dibombardir dengan dongeng dan kisah klise yang sulit dilupakan tentang seks, cinta, dan asmara dalam kebudayaan yang dipopulerkan oleh media—film dan televisi, buku dan majalah, radio dan musik, iklan, dan bahkan warta berita.” Ia juga menjelaskan, ”Sebagian besar gambaran media massa tentang seks, cinta dan asmara membentuk atau memperkuat harapan-harapan yang tidak realistis yang tidak dapat diabaikan sepenuhnya oleh kebanyakan dari kita. Media massa membuat kita tidak puas dengan teman hidup kita dalam kehidupan nyata juga terhadap diri kita sendiri.”&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;div class="box" style="border-top-color: rgb(154, 42, 93); border-right-color: rgb(154, 42, 93); border-bottom-color: rgb(154, 42, 93); border-left-color: rgb(154, 42, 93); border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; margin-top: 0px; margin-right: 35px; margin-bottom: 1em; margin-left: 35px; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/06.jpg" width="180" height="174" align="left" alt="A woman reading a romance novel" style="display: block; " /&gt;&lt;h4 style="font-size: 22px; color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; font-style: italic; margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 22px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 22px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Tokoh-Tokoh dalam Novel Percintaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 1em; padding-right: 1em; padding-bottom: 1em; padding-left: 1em; "&gt;Di Amerika Serikat, setiap tahun novel percintaan mengeruk lebih dari satu miliar dolar dalam penjualannya. Kira-kira setengah dari novel yang terjual di negeri itu adalah novel percintaan. Menurut statistik yang dikeluarkan oleh Persatuan Penulis Novel Percintaan di Amerika, tiga ciri utama yang dicari oleh pembaca, yang sekitar 90 persennya adalah wanita, dalam diri tokoh pria adalah otot, ketampanan, dan kecerdasan. Sedangkan untuk tokoh wanita, tiga ciri yang paling populer adalah kecerdasan, kepribadian yang kuat, dan penampilan yang menarik&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; margin-bottom: 1em; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Ya, buku, film, dan lagu jarang menyajikan gambaran yang akurat tentang cinta. Memang, tujuan utama mereka adalah untuk menghibur, bukan mendidik. Jadi, para penulis terus memproduksi kisah-kisah romantis yang dibumbui dengan hal-hal fantastis yang akan menghasilkan uang. Sayangnya, sulit untuk membedakan antara fiksi dan realita. Karena itu, orang sering kecewa ketika hubungan mereka tidak sesuai dengan kehidupan para tokoh fiksi. Jadi, bagaimana kita bisa membedakan antara khayalan dan realita, antara asmara ala media dan cinta sejati? Pertimbangkan perbandingan berikut ini&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 21px;"&gt;Cinta—ala Novel Versus Realita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Entah itu di buku, film, atau drama, kisah cinta mungkin bervariasi, tetapi bentuk dasarnya, atau rumusnya, tidak banyak berubah. Majalah &lt;i&gt;Writer&lt;/i&gt; menyatakan, ”Sebagian besar penulisan kisah cinta tetap mengikuti rumus yang sama. Hal ini bukannya tanpa alasan. Rumus paten ’jejaka bertemu sang dara, sang dara raib, dan kembali ke pelukan’ telah terbukti ampuh untuk terus memikat pembaca, tidak soal latar atau zaman yang disajikan dalam novel itu.” Mari kita cermati rumus populer ini&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/07.jpg" width="164" height="211" alt="A prince meeting a beautiful woman" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; margin-bottom: 1em; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="first" style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Jejaka bertemu sang dara: Seorang pangeran tampan bertemu seorang dara cantik, dan cinta pun bersemi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Seorang pengarang yang sukses memberi tahu para calon penulis novel asmara bahwa ”haruslah jelas bagi pembaca bahwa sejak pandangan pertama, kedua sejoli itu sudah saling berjodoh”.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Konsep cinta pada pandangan pertama menyiratkan bahwa cinta sejati hanyalah suatu perasaan—emosi yang tak terbendung yang melanda Anda sewaktu Anda bertemu sang belahan jiwa—bahwa cinta itu muncul begitu saja tanpa perlu banyak upaya atau pengenalan. Tetapi di dunia nyata, cinta lebih dari sekadar perasaan. Memang, perasaan tersangkut, tetapi cinta adalah hubungan yang teramat dalam antarmanusia yang juga melibatkan prinsip dan norma dan yang akan terus bertumbuh, asalkan dipupuk dan dibina dengan benar.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/col/chapter_003.htm?bk=col;chp=3;vs=14;citation#bk14"&gt;Kolose 3:14&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Lagi pula, dibutuhkan waktu untuk mengenal seseorang. Dugaan bahwa Anda sudah dapat menemukan pasangan yang sempurna pada pandangan pertama adalah ciri dari dongeng dan biasanya berakhir dengan kekecewaan. Selain itu, jika Anda cepat-cepat mengira bahwa Anda telah menemukan cinta sejati, Anda mungkin akan menutup mata terhadap kenyataan yang sebaliknya. Memilih teman hidup yang cocok membutuhkan lebih dari sekadar kesan kuat yang dipengaruhi oleh luapan perasaan tergila-gila. Jadi, jangan terburu-buru. Kenyataannya, banyak penelitian yang memperlihatkan bahwa pilihan teman hidup yang salah dapat berdampak negatif atas performa kerja, kesehatan mental dan fisik, dan bahkan memperpendek usia&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/07a.jpg" width="164" height="217" alt="A man kidnapping a woman" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; margin-bottom: 1em; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="first" style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Sang dara raib: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Seorang bangsawan jahat menculik dan melarikan sang dara cantik. Pangeran melakukan petualangan berbahaya guna menemukannya &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="first" style="font-style: italic; font-weight: bold; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Seorang juru bicara dari Persatuan Penulis Novel Percintaan di Amerika menyatakan, ”Alur utama kisah cinta haruslah tentang dua sejoli yang jatuh cinta dan berjuang untuk menyukseskan hubungan mereka.” Di kebanyakan novel, hubungan itu akan berhasil—pembaca sudah mengetahuinya. Berbagai rintangan, yang sering kali disebabkan faktor luar, dapat diatasi.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;Dalam kehidupan nyata, biasanya ada problem karena faktor luar maupun faktor dalam. Problem itu bisa menyangkut uang, pekerjaan, kerabat, dan sahabat. Problem juga timbul ketika pihak yang satu tidak memenuhi harapan pihak yang lainnya. Pada tokoh-tokoh fiksi, kelemahan mereka biasanya sepele, tetapi halnya tidak selalu demikian dalam kehidupan nyata. Lagi pula di kehidupan nyata, tanpa upaya di pihak kita, cinta tidak dapat mengatasi cobaan atau perbedaan dalam hal pandangan, latar belakangan, keinginan, dan kepribadian. Sebaliknya, cinta membutuhkan kerja sama, kerendahan hati, kelembutan hati, kesabaran, dan kepanjangsabaran—sifat-sifat yang tidak selalu berkembang secara alami atau mudah.—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1co/chapter_013.htm?bk=1co;chp=13;vs=4-7;citation#bk4"&gt;1 Korintus 13:4-7&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200603/07b.jpg" width="164" height="209" alt="A prince with his princess" style="display: block; " /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; margin-bottom: 1em; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sang dara kembali ke pelukan kekasihnya. Pangeran itu menyelamatkan sang dara cantik dan menyingkirkan si bangsawan. Mereka menikah dan hidup bahagia selama-lamanya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="first" style="font-style: italic; font-weight: bold; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Seorang editor novel percintaan memberi saran berikut kepada para calon penulis, ”Kisahnya harus selalu berakhir dengan ’hidup bahagia selama-lamanya’. . . . Pembaca harus merasa senang karena pasangan itu bisa hidup bersama dan bahagia.” Novel percintaan jarang menceritakan tokoh-tokohnya selama tahun-tahun pascapernikahan. Selama masa itu, ketidaksesuaian dan segudang masalah serta kesulitan lainnya bisa jadi telah menguji hubungan tersebut. Sebagaimana diperlihatkan statistik perceraian, banyak perkawinan yang akhirnya tidak lulus dari ujian itu&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="blurb" style="color: rgb(154, 42, 93); font-family: 'times new roman', times, serif; font-style: italic; font-weight: bold; font-size: 19px; margin-top: 30px; margin-right: 30px; margin-bottom: 30px; margin-left: 30px; padding-top: 5px; padding-right: 5px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; border-top-color: rgb(154, 42, 93); border-top-width: 3px; border-top-style: solid; border-bottom-color: rgb(154, 42, 93); border-bottom-width: 3px; border-bottom-style: solid; text-align: center; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;cinta ala novel tampak relatif mudah;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;cinta di dunia nyata membutuhkan upaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Ya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, cinta ala novel tampak relatif mudah; cinta di dunia nyata butuh upaya. Jika Anda memahami perbedaan di antara kedua hal itu, Anda tidak akan mengembangkan harapan yang naif dan tidak realistis. Anda juga akan dibantu untuk tidak tergesa-gesa membuat komitmen yang akan Anda sesali di kemudian hari. &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/caranya-menemukan-kasih-sejati.html"&gt;Artikel berikut&lt;/a&gt; akan membahas cara mengembangkan kasih sejati yang tidak mementingkan diri dan cara Anda bisa menjadi orang yang lebih mudah dikasihi&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="0" border="0" class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); clear: both; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="550" class="appeared" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Muncul di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;cite style="font-style: italic; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Awake!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/cite&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;  Maret 2006&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="50" align="right" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="footer" style="background-color: rgb(255, 255, 255); width: 600px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 2px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 1em; margin-right: 2px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Copyright&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt; © 2007 Watch Tower Bible an Tract Society of Pennsylvania.&lt;/span&gt; &lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; display: inline; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;All rights reserved. Salinan untuk blog ini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;© 2011.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-6839588522782680173?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/6839588522782680173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/6839588522782680173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/02/ada-apa-dengan-cinta-sejati.html' title='Ada Apa dengan Cinta Sejati?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-hJnVXLttbls/TWO7vtnsTDI/AAAAAAAAG4Y/8raqb7TG3bM/s72-c/index200603.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-9010318764038940508</id><published>2011-02-14T17:04:00.000-08:00</published><updated>2011-02-14T17:19:33.174-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hari Valentine—Dari Mana Asalnya?'/><title type='text'>Hari Valentine—Dari Mana Asalnya?</title><content type='html'>&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-jVTv3y23E9E/TVnTkHgggsI/AAAAAAAAG4Q/AXa_Ho93fZM/s400/84782891.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 170px; height: 128px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573718631291847362" /&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: large; "&gt;APAKAH Anda pernah mengirim atau menerima sebuah &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: large; "&gt;&lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: large; "&gt;, sebuah kartu atau pemberian? Di banyak negeri, telah menjadi kebiasaan mengirimnya untuk hari &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: large; "&gt;&lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: large; "&gt;, tanggal 14 Februari. Hari itu dimaksudkan sebagai suatu hari yang dirayakan oleh mereka yang sedang jatuh cinta. Namun bagaimana kebiasaan ini mulai?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;i&gt;Brewer’s&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Dictionary&lt;/i&gt; &lt;i&gt;of&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Phrase&lt;/i&gt; &lt;i&gt;and&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Fable&lt;/i&gt; mengatakan, ”Santo Valentine, seorang imam di Roma yang dipenjarakan karena menolong orang-orang kristiani yang ditindas. Ia berpindah agama dan, . . . ia dipukuli hingga mati. Harinya adalah 14 Februari . . .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ”&lt;span&gt;Perayaan purba untuk memilih &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt; hanya secara kebetulan memiliki hubungan dengan [sang] santo, karena pada dasarnya hal itu merupakan peninggalan dari perayaan Roma purba &lt;i&gt;Lupercalia&lt;/i&gt; . . . atau berhubungan dengan musim berkawin burung-burung. Ini ditandai dengan memberikan hadiah dan dewasa ini dengan mengirimkan dengan gambar dewa asmara, panah menembus hati, dan sebagainya.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;Dan apa hubungan Dewa asmara dengan hari &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt;? Sumber yang sama mengatakan, ”Cupid (Lat[in] &lt;i&gt;cupido,&lt;/i&gt; berahi, cinta asmara). Dewa cinta Roma, dianggap sama dengan Eros dari Yunani. Ia biasanya digambarkan sebagai seorang anak laki-laki tampan bersayap, mata tertutup, dan membawa busur serta anak panah.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;i&gt;The&lt;/i&gt; &lt;i&gt;World&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Book&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Encyclopedia&lt;/i&gt; memberikan keterangan lebih lanjut, menawarkan beragam teori tentang asal mula praktik Hari &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt;. ”Menurut suatu cerita, kaisar Roma Klaudius II pada tahun 200-an M., melarang laki-laki muda untuk menikah. Kaisar berpikir bahwa laki-laki lajang adalah tentara yang lebih baik. Seorang imam bernama Valentine melanggar perintah kaisar dan dengan diam-diam menikahkan pasangan-pasangan muda. . . . Banyak cerita mengatakan bahwa Valentine dieksekusi pada tanggal 14 Februari kira-kira tahun 269 M. Pada tahun 496 M., Santo Paus Gelasius I menamai tanggal 14 Februari sebagai hari Santo Valentine.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span&gt;Tidak soal asal mula sebenarnya dari praktik ini, jelas bahwa ini berakar dari kepercayaan kafir purba dan termasuk dalam daftar apa yang disebut Susunan Kristen sebagai ”santo”. Hari Valentine juga menjadi dalih lain untuk ekploitasi komersial, kerap kali dari masyarakat yang belum tahu.—2 Korintus 6:14-18. Sumber:&lt;i&gt; g&lt;/i&gt;-IN 2/92&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span&gt;RELATED TOPIC: &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2011/02/membina-hubungan-emosi-yang-sehat-di.html"&gt;MENYOAL PROBLEMATIK KASIH SAYANG ALAMI&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-9010318764038940508?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/9010318764038940508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/9010318764038940508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/02/hari-valentinedari-mana-asalnya.html' title='Hari Valentine—Dari Mana Asalnya?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-jVTv3y23E9E/TVnTkHgggsI/AAAAAAAAG4Q/AXa_Ho93fZM/s72-c/84782891.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-8518203387760583900</id><published>2011-02-09T14:54:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T23:10:15.643-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='STRES— Sebuah Ancaman Serius'/><title type='text'>STRES—Sebuah Ancaman Serius</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;p style="margin: 0.21cm 1.02cm 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:medium;"  &gt;KOMENTAR&lt;i&gt; typical &lt;/i&gt;tentang kematian dari kebanyakan orang seperti "&lt;i&gt;Tuhan telah memanggilnya", "nyawa milik Tuhan yang masih menjadi misteri".... &lt;iframe title="YouTube video player" src="http://www.youtube.com/embed/yA0IRB-sHsE" allowfullscreen="" frameborder="0" height="344" width="425"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Padahal dalam kitab suci, Alkitab (2 Samuel 14:14) disebutkan: "Sebab kita pasti mati dan menjadi seperti air yang dicurahkan ke tanah, yang tidak dapat dikumpulkan kembali. Tetapi Allah tidak akan mengambil jiwa,....".   Namun bagaimana dengan faktor-faktor lain  yang paling mengancam bagi kesehatan dan kehidupan seseorang. Serangan jantung menjadi salah salah dampak akibat stres. Berikut artikel dari situs resminya telah disalin di sini dalam bahasa kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-style: solid none none; border-top: 1px solid rgb(51, 51, 51); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding: 2px 5px; margin: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial,helvetica,sans-serif; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats; Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); padding-bottom: 1em; font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;div class="title" style="background-image: url(&amp;quot;http://www.watchtower.org/images/201006/bg_title.jpg&amp;quot;); height: 200px; min-height: 200px; margin-bottom: 1.5em;"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006/01.jpg" alt="A woman enjoying nature" style="border-style: none; float: left;" height="200" width="164" /&gt;&lt;h1 style="font-family: Georgia,'Times New Roman',Times,serif; font-size: 34px; margin: 0px 50px 0px 164px; padding-top: 30px;"&gt;Relief From Stress&lt;br /&gt;&lt;em&gt;How?&lt;/em&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; float: left;"&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; margin: 0px; font-weight: bold;"&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding: 0px; margin: 3px 0px 1em;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; font-size: 12px; margin: 0px 0px 3px;"&gt;Stress—A Serious Health Threat&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; font-size: 12px; margin: 0px 0px 3px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Stress—What It Does to Us&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; font-size: 12px; margin: 0px 0px 3px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;Keeping Stress Under Control&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; font-size: 12px; margin: 0px 0px 3px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/menjaga-stres-tetap-terkendali.html"&gt;Menjaga Stres Tetap Terkendali&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; margin: 0px; font-weight: bold;"&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding: 0px; margin: 3px 0px 1em;"&gt;&lt;li style="list-style-type: none; font-size: 12px; margin: 0px 0px 3px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200809a/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;How Can I Cope With Stress at School?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: none; font-size: 12px; margin: 0px 0px 3px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/19980322/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;You Can Manage Stress!&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px;"&gt;&lt;h2 style="font-family: Tahoma,Arial,sans-serif; font-size: 1.75em;"&gt;&lt;strong style="font-size: 35px; color: rgb(107, 148, 67);"&gt;STRES&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;ANCAMAN SERIUS ATAS KESEHATAN&lt;/h2&gt;&lt;p class="intro" style="color: rgb(107, 148, 67); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1.12em 30px;"&gt;“Saya bekerja berjam-jam, siang dan malam tanpa jadwal yang tetap. Saya sering melakukan operasi di sebuah rumah sakit dan hanya mempunyai waktu beberapa menit melewati lalu lintas yang padat untuk melakukan operasi berikutnya di rumah sakit lain.”—Dr. Peter Stuart, Afrika Selatan..&lt;/p&gt;&lt;p face="arial,helvetica,sans-serif" style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;MUNGKIN Anda bisa membayangkan perasaan Dr.Stuart, meskipun situasinya sama sekali berbeda dengan situasi yang menyebabkan Anda stres. Apa pun penyebab stres Anda—entah karena kemacetan lalu lintas, hubungan yang menegangkan dirumah atau di tempat kerja, atau yang lainnya [Seperti yang di alami dalam video diatas tentang &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/08/kematianapakah-memang-akhir-segalanya.html"&gt;kematian&lt;/a&gt; salah satu anggota DPR dan aktor yang &lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2010/03/pengaruh-kematian-yang-menghancurkan.html"&gt;meninggal&lt;/a&gt; setelah ia bermain sepak bola—olah raga yang cukup berat bagi pria usia 40 ke atas. Bisa jadi bermain bola adalah cara baginya untuk keluar dari kepenatan kerja yang penuh tekanan dan stres, pekerjaan yang notabene sedang di sorot masyarakat yang dilanda 'problem kepercayaan' terhadap para politisi di negeri ini akibat korupsi yang merajalela, &lt;i&gt;red-tambahan dari penyalin blog ini&lt;/i&gt;]—stres  bukan hal baru bagi manusia.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Lebih dari 30 abad yang lalu, seorang prajurit yang tangguh di medan perang mengaku dengan jujur: “Kegentaran memasuki diriku, dan gemetar ketakutan menyelimuti aku.” (&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_055.htm?bk=ps;chp=55;vs=5;citation#bk5"&gt;Mazmur 55:5&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;) Pria ini sudah mengenal stres. Sebagai gembala muda, ia telah menghadapi singa, beruang, dan seorang jagoan perang yang mengancamn akan membunuhnya.—&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1sa/chapter_017.htm?bk=1sa;chp=17;vs=4-10;citation#bk4"&gt;1 Samuel 17:4-10&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1sa/chapter_017.htm?bk=1sa;chp=17;vs=23-24;citation#bk23"&gt;23, 24&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1sa/chapter_017.htm?bk=1sa;chp=17;vs=34-36;citation#bk34"&gt;34-36&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/1sa/chapter_017.htm?bk=1sa;chp=17;vs=41-51;citation#bk41"&gt;41-51&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006/02.jpg" alt="A doctor who is stressed" class="right" style="border-style: none; float: right; margin-left: 5px;" height="225" width="150" /&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Sebenarnya, stres itu sendiri tidak buruk. Hal itu dapat mempersiapkan kita untuk menghadapi kesulitan. Dalam situasi yang mengancam kehidapan, stres memungkinkan orang melakukan hal-hal luar biasa yang tidak pernah terpikirkan. Apabila Anda mendapat tugas penting, stres dapat merangsang produksi adrenalin yang memungkinkan Anda menyelesaikan tugas itu tepat waktu.&lt;a name="fnt1_src" href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_01.htm#fnt1" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;*&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Namun, yang menjadi masalah adalah jika stres itu berlarut-larut dan tubuh kita tidak bisa rileks. "Stres" menurut seorang peniliti, "adalah ancaman nomor satu atas kesehatan dan kesejahteraan." Jika Anda merasa sudah tidak tahan lagi atau jika Anda tidak ingin hal itu terjadi, mungkin Anda bertanya, "Adakah yang dapat saya lakukan untuk menghilangkan stres?”&lt;/p&gt;&lt;hr style="width: 100px; height: 1px; border-style: none; text-align: left; margin: 0px; color: rgb(0, 0, 0); background-color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/201006/article_01.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;*&lt;/a&gt;  Adrenaline is a hormone released by your adrenal glands that helps you cope with emergencies. (Adrenalin adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar andrenal yang membantu Anda menanggulangi keadaan darurat)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:medium;"  &gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px;"&gt;&lt;h2 style="font-family: Tahoma,Arial,sans-serif; font-size: 1.75em;"&gt;&lt;strong style="font-size: 35px; color: rgb(107, 148, 67);"&gt;STRES&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DAMPAKNYA ATAS KITA&lt;/h2&gt;&lt;p class="intro" style="color: rgb(107, 148, 67); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1.12em 30px;"&gt;Apa yang terjadi sewaktu Anda berlari mengejar bus atau kereta api? Pastilah Anda dapat merasakan respons tubuh Anda yang menaikan tekanan darah dan mempercepat denyut jantung Anda. Seandainya Anda ketinggalan kendaraan itu, denyut jantung dan pernapasan Anda pada umumnya akan kembali normal.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;NAMUN, jika Anda menghadapi situasi yang menimbulkan stres dalam jangka panjang, mungkin akibatnya akan berbeda. Akan timbul kekhawatiran, ketegangan otot, tekanan darah yang meningkat, gangguan pencernaan dan mungkin dibutuhkan waktu yang lama untuk kembali normal. Semakin banyak orang mengalami bahwa ketegangan itu tidak kunjung mereda. Sebagai contoh, banyak orang merasa terjebak dalam pekerjaan yang sukar, membosankan dan suram. Apa dampak stres atas tubuh dan kesehatan Anda?&lt;/p&gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 1.3em; border-bottom: 5px solid rgb(107, 148, 67); padding-bottom: 2px;"&gt;Reaksi Tubuh Anda Terhadap Stres&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Dr. Arien van der Merwe, seorang pakar dalam bidang ini, menjelaskan reaksi tubuh kita terhadap stres. Tubuh kita dalam sekejab bertindak, dan "stres dengan cepat memicu produksi kimia saraf dan hormon yang kompleks dan mengalirkannya ke seluruh tubuh, mempersiapkan setiap organ dan sistem untuk cepat menanggapi keadaan darurat.”&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Anda akan segera siap bertindak di luar yang normal. Semua indra Anda—termasuk penglihatan, pendengaran, dan peraba—terlibat. Otak cepat bereaksi, dan kelenjar adrenal segera mengeluarkan berbagai hormon yang kuat, memacu otot maupun jantung, paru-paru, dan organ lainnya untuk melakukan apa pun yang perlu demi mengatasi situasi yang menimbulkan stres. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Jadi, dalam keadaan darurat respons tubuh kita terhadap stres dapat menyelamatkan nyawa kita, misalnya sewaktu kita melompat untuk menghindari mobil yang malu ke arah kita. [Sama juga seperti pengemudi yang waspada sedang membawa anggota keluarganya, sewaktu ada ancaman mendadak, tiba-tiba mobil dalam kecepatan tinggi yang tak terkendali melaju di kearah kendaraannya,  tiba-tiba secara refleks otak mengkoordinasi tubuh apakah ada ruang atau bahaya disamping untuk banting setir dan bermanufer, ia bak pahlawan yang menyelamatkan penumpang dan dirinya sendiri sedangkan mobil yang meyeruduk menabrak obyek apapun di depannya, &lt;i&gt;red-tambahan penyalin yang menceritakan pengalamannya&lt;/i&gt;]. Tetapi, sama sekali berbeda halnya apabila stres tak kunjung mereda.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:medium;"  &gt;&lt;h4 style="color: rgb(107, 148, 67); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 1em; text-align: center; margin-top: 0.75em;"&gt;“WONDERFULLY MADE” BY A WISE, LOVING CREATOR&lt;/h4&gt;&lt;p  style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;[Ya, seperti kalimat di atas kita dibuat secara menakjubkan oleh Pencipta yang bijak dan pengasih] Bertentangan dengan teori umum, reaksi tubuh kita terhadap stres bukanlah peninggalan respons manusia pra sejarah  terhadap ancaman mamut dan harimau bertaring panjang. Sebaliknya, sistem fisiologis kita yang rumit dibentuk dengan sangat baik oleh Pencipta yang piawai, Misalnya darah, mekanisme pembekuannya yang rumit—kemampuannya yang canggih untuk melawan infeksi dan menyembuhkan luka—serta respons tubuh terhadap stres yang menakjubkan semuanya memberikan kesaksian akan adanya &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kagumi-rancangannya-kenali-perancangnya.html"&gt;Perancang yang bijak dan pengasih&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Berbagai sistem tubuh tersebut meneguhkan bahwa 'dengan cara yang membangkitkan rasa takut, kita di buat secara menakjubkan'. (&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/ps/chapter_139.htm?bk=ps;chp=139;vs=13-16;citation#bk13"&gt;Mazmur 139:13-16&lt;/a&gt;) Persediaan rohani dan jasmani yang pengasih dari Allah, dan juga cara Ia menciptakan manusia dengan menakjubkan agar dapat menikmati kehidupan, menjamin bahwa tidak ada yang akan menimbulkan rasa sakit, perkabungan, atau kematian dalam&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/11/kelahiran-yang-patut-dikenang.html"&gt; Firdaus di bumi&lt;/a&gt; kelak.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/re/chapter_021.htm?bk=re;chp=21;vs=3-5;citation#bk3"&gt;Penyingkapan (Wahyu) 21:3-5)&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:medium;"  &gt;&lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 1.3em; border-bottom: 5px solid rgb(107, 148, 67); padding-bottom: 2px;"&gt;Sewaktu Stres Menjadi Musuh&lt;/h3&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Bagaimana jika tubuh kita terus-menerus terpacu? Otot-otot kita terus tegang, denyut jantung dan tekanan darah tinggi, dan kadar kolestrol, lemak, gula, homon, dan bahan kimia lainnya tetap tinggi dalam darah. Jika kadar kimia itu berkepanjangan, padahal sebenarnya dimaksudkan untuk kegiatan yang singkat, intensif dan sekali-sekali, hal itu akhirnya akan merusak organ-organ tubuh yang penting. Apa saja konsekuensinya?&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Anda mungkin mulai merasa nyeri di punggung, di kepala, kejang otot leher, dan ketegangan otot. Menurut para dokter, gejala-gejala tersebut sering kali berkaitan dengan stres kronis. Stres yang berkepanjangan dapat menghambat kreativitas dan produktivitas. dan juga dapat mengikis antusiasme dan merusak hubungan antarsesama. Hal itu juga dapat menyebabkan sindroma usus besar yang mengganggu, diare, dan kekejangan di tenggorokan. Konsekuensi stres yang kronis barangkali bahkan bisa lebih serius lagi. Stroke, serangan jantung, gagal ginjal, berbagai problem jantung dan pembuluh darah, serta diabetes bisa disebabkan atau diperparah oleh stres yang berlarut-larut.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;“Karena sekresi kortisol dalam stres jangka panjang,” tulis Van der Merwe, “lemak cenderung menumpuk di sekitar perut dan punggung.”  Gangguan kulit, seperti eksem dan psoriasis, dikaitkan dengan—atau diperparah oleh—stres. Stres berat juga dihubungkan dengan depresi, sikap lebih agresif, dan kehabisan tenaga. Daya ingat dan konsentrasi jug adapat rusak secara permanen karena stres yang terus menerus. Sistem kekebalan tubuh yang sangat terbebani oleh stres jangka panjang dapat membuat seseorang rentan terhadap penyakit mulai dari selesma biasa hingga kanker serta berbagai penyakit autoimun (autoimmune diseases).&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Stres sangat besar pengaruhnya atas semua aspek kesejahteraan—mental, fisik, emosi, dan rohani—jadi kita perlu mengetahui cara mengendalikannya. Meskipun demikian, kita tidak ingin menyingkirkan sama sekali respons tubuh kita terhadap stres. Mengapa?&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Kita bisa mengumpakan stres dengan kuda yang lincah yang dapat menjadi tunggangan yang baik dan menyenangkan. Namun, jika kuda itu menjadi liar dan tidak terkendali, ia dapat membahayakan kehidupan kita. Demikian pula, stres dalam dosis yang dapat dikendalikan bisa membuat kehidupan ini menyenangkan, memberi kita pendorong untuk kreatif, produktif, antusias, dan sehat.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Tetapi, bagaimana caranya menjaga stres tetap pada tingkat yang dapat dikendalikan agar kita bisa menikmati hidup? Artikel berikut membahas berbagai cara yang efektif untuk mengendalikan stres dan respons kita.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4 style="color: rgb(107, 148, 67); font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 1em; text-align: center; margin-top: 0.75em;"&gt;DAMPAK BURUK STRES YANG BERKEPANJANGAN ATAS TUBUH&lt;/h4&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201006/05.jpg" alt="A man affected by prolonged stress" style="border-style: none; float: left;" height="179" width="179" /&gt;&lt;ol style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial,helvetica,sans-serif; padding-top: 1em; padding-left: 225px;"&gt;&lt;li&gt;Nyeri kepala&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengertakkan gigi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nyeri leher&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyakit jantung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tukak lambung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nyeri punggung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kejang otot&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;p class="intro" style="color: rgb(107, 148, 67); font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1.12em 30px; font-size: medium;"&gt;Lebih muda memadamkan api kecil daripada lautan api yang berkobar-kobar. Demikian pula, sedikit stres lebih mudah dikendalikan daripada stres yang bertumpuk sekian lama. Seorang dokter mengatakan penting untuk 'mengelola stres setiap hari meskipun kita sibuk'.  Ini membantu kita mengurangi pemicu stres yang memang dapat dikurangi, kemudaian hal itu dapat membantu kita mengendalikan respons terhadap stres yang memang tidak dapat dihindari.&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Berikut ringkasan yang berisi saran singkat di &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/menjaga-stres-tetap-terkendali.html"&gt;artikel berikut&lt;/a&gt;: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;font-family:Tahoma,Arial,sans-serif;font-size:large;"  &gt;&lt;strong style="color: rgb(107, 148, 67);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong style="color: rgb(107, 148, 67);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: normal;font-family:arial,helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;h2 style="font-family: Tahoma,Arial,sans-serif; display: inline ! important;"&gt;MENJAGA&lt;/h2&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; STRES &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;TETAP TERKENDALI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="intro"  style="margin: 1.12em 30px;font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Cara lain meredakan stres adalah &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/menjaga-stres-tetap-terkendali.html"&gt;kebenaran rohani, salah satu pengingat dalam kitab suci mengatakan bahwa kebenaran rohani dapat membantu kita agar tidak sampai "guncang atau menjadi gentar" dan agar bisa berhasil mengatasi stres setiap hari.&lt;/a&gt; [Pandangan spiritual yang kita miliki memungkinkan kita membuat keputusan yang bijaksana dalam memilih pekerjaan macam apa yang dapat mengurangi stres, apakah itu pekerjaan yang melawan arus nurani kita? MIsalnya jika Anda berada di negeri ini seperti birokrat, politikus, jaksa, hakim, satgas, polisi, tukang tagih (dep kolektor), petugas cukai atau pajak, pekerjaan yang berhubungan dengan penipuan atau semacamnya kecuali pekerjaan itu tidak membuat orang stres (orang yang tidak lurus hati atau nurani yang tidak terganggu)-&lt;/span&gt;&lt;i style="font-size: medium;"&gt;red penyalin&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;]; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="intro"  style="margin: 1.12em 30px;font-family:arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bentuk "pembicaraan konfidensial" yang paling penting adalah berdoa kepada sang pendengar Doa yang tidak pernah mendelegasikan tugasnya sepada mahluk lain, orang yang ber-Tuhan perlu secara rutin dengan kusuk berkomunikasi kepada Pencipta mereka. Sifat suka memberi dan membantu orang lain, menyegarkan dan melegakan orang lain itu juga adalah perintah agama yang perlu dijalankan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="intro" style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1.12em 30px; font-size: medium;"&gt;Komunikasi yang baik adalah salah satu sarana yang sangat penting untuk mengelola stres dengan efektif apakah itu kepada pasangan hidup, sahabat, atau kolega. &lt;/p&gt;&lt;p class="intro" style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1.12em 30px; font-size: medium;"&gt;Dalam mengatasi stres, jangan abaikan manfaat rasa humor. Tertawa itu menyegarkan dan menyehatkan karena, seperti dijelaskan seorang doktor, "tubuh kita menghasilkan endorfin dan menekan produksi adrenalin pada waktu kita tertawa". &lt;/p&gt;&lt;p class="intro" style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1.12em 30px; font-size: medium;"&gt;Sifat-sifat lain yang mengurangi stres, mencakup: Kasih, sukacita, damai, kepanjang sabaran, kebaikan hati, kebaikan, iman , kelemahlembutan, [dan] pengendalian diri", yang disebut "buah roh". berlawanan dengan sifat yang perlu kita buang: "kebencian dan kemarahan, dan murka dan teriakan serta cacian".&lt;/p&gt;&lt;p class="intro" style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 1.12em 30px; font-size: medium;"&gt;Untuk mengatasi stres kita juga dianjurkan untuk mengakui keterbatas fisik, mental serta emosi dan bahwa kita tidak dapat melakukan segala sesuatu yang diinginkan. Meskipun mungkin sulit, kita perlu belajar kapan dan bagaimana menolak tuntutan yang melebihi apa yang secara masuk akal dapat kita tangani.&lt;/p&gt;&lt;div  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:Georgia,serif;font-size:16px;"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:12px;"  &gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: rgb(0, 51, 255);"&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2011 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:12px;"  &gt;Appeared in &lt;i&gt;Awake! &lt;/i&gt;June 2010&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-8518203387760583900?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8518203387760583900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8518203387760583900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/02/stres-sebuah-ancaman-serius.html' title='STRES—Sebuah Ancaman Serius'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/yA0IRB-sHsE/default.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-8165204397688810178</id><published>2011-02-09T04:41:00.000-08:00</published><updated>2011-02-09T06:40:46.284-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apakah Kita Kehabisan Air?'/><title type='text'>Apakah Kita Kehabisan Air?</title><content type='html'>&lt;div class="topnavigation" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats; Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-bottom: 1em; "&gt;&lt;div class="title" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/200901/bg.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(141, 91, 70); width: 600px; margin-bottom: 1em; overflow-x: auto; overflow-y: auto; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/09.jpg" width="190" height="133" alt="A woman drinking water" style="float: right; margin-top: 22px; margin-right: 10px; margin-bottom: 22px; margin-left: 10px; " /&gt;&lt;h1 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(255, 255, 255); font-size: 44px; margin-top: 42px; margin-right: 200px; margin-bottom: 0px; margin-left: 32px; "&gt;&lt;span class="sm" style="font-family: 'Century Schoolbook', Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 32px; color: rgb(250, 232, 153); "&gt;Are We Running&lt;br /&gt;Out of&lt;/span&gt; Water?&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-top: 0px; margin-right: 2px; margin-bottom: 0px; margin-left: 2px; width: 160px; float: left; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; font-size: medium; "&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200901/article_01.htm"&gt;Are We Running Out of Water?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200901/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;The Water Crisis—What Is Being Done?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200901/article_03.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Water That Leads to Life&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200808/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Global Warming—Is Planet Earth in Peril?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;(Bahasa) &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2009/06/pemanasan-globalapakah-planet-bumi.html"&gt;Pemanasan Global—Apakah Planet Bumi dalam Bahaya?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20050308/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Can We Afford Cleaner Energy?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20050308/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2009/11/energimengapa-sangat-penting-bagi.html"&gt;Energi yang Lebih Bersih Mungkinkah?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(142, 161, 159); font-size: 26px; margin-top: 0px; "&gt;Apakah Kita Kehabisan &lt;span class="lrg" style="font-size: 36px; "&gt;Air?&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p class="intro" style="margin-top: 0px; margin-right: 35px; margin-bottom: 0px; margin-left: 35px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Ada pepatah Uzbek, ”tiada air, tiada kehidupan”. Beberapa pakar mengatakan bahwa ungkapan itu lebih merupakan pertanda ketimbang pepatah. Setiap tahun, sekitar dua juta orang mati akibat sanitasi yang buruk dan air yang tercemar, dan 90 persen korbannya adalah anak-anak.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;BAGAIMANA Anda mendapatkan air? Sekadar memutar keran dan air keluar? Atau, seperti yang lazim di beberapa negeri, apakah Anda harus berjalan jauh, mengantre, lalu memikul seember cairan berharga yang berat itu ke rumah? Apakah Anda butuh waktu beberapa jam setiap hari hanya untuk mendapatkan cukup air buat mencuci dan memasak? Di banyak negeri, situasinya memang segawat itu! Dalam bukunya Water Wars—Drought, Flood, Folly, and the Politics of Thirst, Diane Raines Ward mengomentari bahwa 40 persen populasi dunia ”memikul air dari perigi, sungai, kolam, atau kubangan ke rumah mereka”. Di beberapa negeri, para wanita bisa jadi menghabiskan waktu hingga enam jam untuk menimba air bagi keluarga mereka dan membawanya dengan susah payah dalam wadah yang, jika penuh, beratnya lebih dari 20 kilogram&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/01.jpg" width="150" height="150" alt="A dripping faucet" class="left150" style="float: left; width: 150px; margin-left: 5px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;div class="box" style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(250, 232, 153); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(141, 91, 70); border-right-color: rgb(141, 91, 70); border-bottom-color: rgb(141, 91, 70); border-left-color: rgb(141, 91, 70); margin-top: 1em; margin-right: 20px; margin-bottom: 1em; margin-left: 20px; padding-top: 15px; padding-right: 15px; padding-bottom: 15px; padding-left: 15px; height: 1px; min-height: 1px; "&gt;&lt;h4 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 8px; padding-right: 8px; padding-bottom: 8px; padding-left: 8px; color: rgb(141, 91, 70); "&gt;AIR TERANCAM HABIS&lt;/h4&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/square.gif" width="24" height="16" alt="" /&gt;“Laut Aral di Asia Tengah adalah danau keempat terbesar di dunia pada tahun 1960. Pada tahun 2007, danau ini telah menyusut 10 persen dari ukurannya yang semula.”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;—&lt;cite&gt;Scientific American.&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/square.gif" width="24" height="16" alt="" /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;b&gt;Lima Danau Besar di Amerika Serikat dan Kanada—Danau Erie, Huron, Michigan, Ontario, dan Superior—surut ”dengan laju yang mengkhawatirkan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;”—&lt;cite&gt;The Globe and Mail.&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/square.gif" width="24" height="16" alt="" /&gt;Penggilingan padi di kota Deniliquin, Australia, dulunya menggiling gabah yang mencukupi kebutuhan 20 juta orang. Namun sekarang, panenan beras berkurang 98 persen, dan penggilingan itu tutup pada bulan Desember 2007. Penyebabnya? ”Enam tahun kekeringan.”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;—&lt;cite&gt;The New York Times.&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;Faktanya, lebih dari sepertiga populasi dunia sangat terimbas oleh krisis air dan sanitasi. Problemnya benar-benar parah di Afrika, di mana 6 dari 10 orang tidak memiliki jamban yang layak—faktor yang menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia turut menyebabkan ”penyebaran bakteri, virus, dan parasit dalam limbah manusia yang . . .  mencemari sumber air, tanah, dan makanan”. Pencemaran tersebut, kata laporan itu, ”adalah penyebab utama diare, pembunuh terbesar kedua anak-anak di negara berkembang, dan menimbulkan penyakit serius lainnya seperti kolera, skistosomiasis, dan trakoma”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Air dijuluki emas cair, minyak bumi abad ke-21. Namun, bangsa-bangsa begitu menghambur-hamburkan komoditas berharga ini sampai-sampai tidak ada lagi yang dapat dialirkan oleh sungai-sungai utama mereka ke laut. Irigasi dan penguapan menyebabkan keringnya sungai-sungai terkenal, antara lain Sungai Kolorado di AS bagian barat, Sungai Yangtze di Cina, Sungai Indus di Pakistan, Sungai Gangga di India, dan Sungai Nil di Mesir. Apa yang telah diupayakan untuk mengurangi krisis ini? Apa solusi terampuhnya&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, serif; font-size: 16px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2011/02/aerticle-and-formats-ilustration-from.html"&gt;SELENGKAPNYA...&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="footer" style="width: 600px; padding-top: 2px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(250, 232, 153); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-top-width: 3px; border-right-width: 3px; border-bottom-width: 3px; border-left-width: 3px; border-top-color: rgb(141, 91, 70); border-right-color: rgb(141, 91, 70); border-bottom-color: rgb(141, 91, 70); border-left-color: rgb(141, 91, 70); margin-top: 1em; margin-right: 20px; margin-bottom: 1em; margin-left: 20px; padding-top: 15px; padding-right: 15px; padding-bottom: 15px; padding-left: 15px; height: 1px; min-height: 1px; "&gt;&lt;h4 style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: 19px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; padding-top: 8px; padding-right: 8px; padding-bottom: 8px; padding-left: 8px; color: rgb(141, 91, 70); "&gt;“MENGERINGKAN SUNGAI DAN ALIRAN AIR”&lt;/h4&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;“Danau Cad di Afrika, yang dulu terlihat jelas oleh para astronaut yang mengelilingi bumi, kini sulit dikenali. Dikitari oleh [Kamerun,] Cad, Niger, dan Nigeria . . . , danau ini telah menyusut 95 persen sejak tahun 1960-an. Tingginya kebutuhan air irigasi di kawasan tersebut mengeringkan sungai dan aliran air yang menjadi kunci keberadaan danau ini. Akibatnya, Danau Cad bisa segera lenyap tak berbekas, dan lokasinya menjadi misteri bagi generasi yang akan datang.”—&lt;i&gt;Plan B 2.0—Rescuing a Planet Under Stress and a Civilization in Trouble, oleh Lester R. Brown&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="legend" style="float: right; width: 300px; padding-top: 40px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; text-align: left; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/04b.jpg" width="20" height="20" alt="Water" /&gt; Air&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; text-align: left; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/04c.jpg" width="20" height="20" alt="Vegetation" /&gt; Tumbuhan&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 1em; text-align: left; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/04d.jpg" width="20" height="20" alt="Land" /&gt; Daratan&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="list-style-type: decimal; margin-bottom: 0.5em; text-align: left; font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; "&gt;Lake Chad&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: decimal; margin-bottom: 0.5em; text-align: left; font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; "&gt;NIGER&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: decimal; margin-bottom: 0.5em; text-align: left; font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; "&gt;NIGERIA&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: decimal; margin-bottom: 0.5em; text-align: left; font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; "&gt;CHAD&lt;/li&gt;&lt;li style="list-style-type: decimal; margin-bottom: 0.5em; text-align: left; font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; "&gt;CAMEROON&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="date" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; margin-left: 2em; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; font-size: medium; "&gt;1963&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/04.jpg" width="150" height="150" alt="A photo of Lake Chad" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="date" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; margin-left: 2em; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; font-size: medium; "&gt;2007&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/200901/04a.jpg" width="150" height="150" alt="A photo of Lake Chad" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet MS', arial, helvetica, sans-serif; font-weight: bold; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-8165204397688810178?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8165204397688810178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/8165204397688810178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/02/article-and-formats-ilustration-from.html' title='Apakah Kita Kehabisan Air?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-2132573415709363235</id><published>2011-01-19T18:17:00.000-08:00</published><updated>2011-01-22T06:05:56.804-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Adakah Cara Mengatasi Masalah Kegagapan'/><title type='text'>Adakah Cara Mengatasi Masalah Kegagapan?</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;MASALAH kegagapan menjadi problem yang serius bagi kehidup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;an sosial seseorang, itu sebabnya banyak orang menempuh segala cara untuk mengatasi problem ini dan tidak sedikit orang mengatasinya dengan cara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://hypnotherapyclinic.biz/gagap"&gt;hypnotherapy&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TTjnP_qgl4I/AAAAAAAAGzw/myOw_VNjc5g/s400/g_E_201102.jpg" style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 130px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564451601590032258" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;namun  tidak semua orang berterima dan menganggap itu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt; sebagai jalan pintas karena bukan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;soal seorang dibawah sadar atau tidak sadar di-&lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2011/01/haruskah-orang-kristen-mempraktekkan.html"&gt;hipnotis&lt;/a&gt;, dalam sudut pandangan religius [dalam &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/p/alkitab-buku-panduan-kehidupan.html"&gt;buku &lt;i&gt;panduan kehidupan&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;] &lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2011/01/haruskah-orang-kristen-mempraktekkan.html"&gt;hipnotisme&lt;/a&gt; selalu berkaitan dengan &lt;a href="https://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;pid=explorer&amp;amp;chrome=true&amp;amp;srcid=1SEWyccmetJv1rB8Hlr-K2vsrkIcBBokWk_RfAZ2TZTaHwLUs9TmuZitiKLUp&amp;amp;hl=en"&gt;okultisme (occultism)&lt;/a&gt; atau ilmu gaib. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Maka cara apa yang aman dan berterima bagi orang yang ingin segala sesuatu tetap murni tanpa berbau spititisme dan hantu-hantu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span &gt;Dan masih banyak cara yang secara salah kaprah dilakukan oleh orang selama berabad-abad lampau seperti diulas dalam artikel &lt;i&gt;Sedarlah! &lt;/i&gt;publikasi terbitan Mei 2010.  Anda akan tahu bahwa ada solusi yang lebih masuk akal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="background-color: rgb(91, 105, 151); "&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats; Ilustration from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="page" style="width: 600px; background-color: rgb(255, 255, 255); padding-bottom: 1em; color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="title" style="background-color: rgb(227, 216, 198); border-bottom-width: thick; border-bottom-style: solid; border-bottom-color: rgb(108, 78, 96); margin-bottom: 1.12em; overflow-x: auto; overflow-y: auto; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201005/12.jpg" width="150" height="150" alt="Rafael" style="margin-top: 20px; margin-right: 10px; margin-bottom: 20px; margin-left: 10px; float: right; " /&gt;&lt;h1 style="color: rgb(91, 105, 151); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: right; margin-top: 20px; margin-right: 180px; margin-bottom: 20px; margin-left: 10px; "&gt;HOW TO COPE WITH&lt;strong style="color: rgb(108, 78, 96); display: block; font-size: 1.5em; "&gt;Stuttering&lt;/strong&gt;&lt;/h1&gt;&lt;p style="text-align: left;color: rgb(91, 105, 151); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; margin-top: 20px; margin-right: 180px; margin-bottom: 20px; margin-left: 10px; font-size: 13px; "&gt;“Sewaktu gagap, saya jadi gugup, sehingga justru tambah gagap. Rasanya seperti masuk lubang yang dalam dan tidak bisa keluar. Saya pernah minta bantuan psikolog. Katanya saya butuh pacar—untuk berhubungan seks supaya saya lebih percaya diri! Tentu saja, saya tidak kembali lagi ke sana. Saya hanya ingin orang-orang menerima saya apa adanya.”—Rafael, 32 tahun.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; float: left; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20050208/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Relief From Stress!&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size: 12px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/19990901/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Does the Devil Make Us Sick?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;BAYANGKAN bagaimana rasanya jika sekadar menanyakan ongkos bus membuat Anda berkeringat dingin dan ketika berbicara, Anda sering gelagapan, mengulang-ulangi suku kata pertama. Inilah yang di alami sekitar 60 juta orang di seluruh dunia—1 di antara 100 orang—yang gagap.&lt;a name="fnt1_src" href="http://www.watchtower.org/e/201005/article_01.htm#fnt1" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;*&lt;/a&gt; Mereka sering diejek dan didiskriminasi. Mereka mungkin bahkan dipandang kurang cerdas karena mengganti kata-kata yang sulit mereka ucapkan dengan kata-kata yang lebih sederhana.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Apa penyebab kegagapan? Dapatkah itu disembuhkan? Apa yang bisa dilakukan penderita gagap untuk meningkatkan kefasihannya? Dan, apa yang bisa dilakukan orang lain untuk membantu?&lt;/p&gt;&lt;h2 style="color: rgb(91, 105, 151); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style="color: rgb(91, 105, 151); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Sudahkah Kita Mengetahui Penyebabnya?&lt;/h2&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Beberapa orang zaman dahulu percaya bahwa kegagapan disebabkan oleh roh-roh jahat, yang harus diusir dengan jampi-jampi. Pada Abad Pertengahan, lidah dianggap biang keladinya. "Obatnya"? Besi panas dan cabai! Pada abad-abad belakangan, para ahli bedah memotong saraf dan otot lidah dan bahkan mengangkat amandel untuk menyembuhkan kegagapan. Tetapi, berbagai metode yang kejam itu tidak mencapai tujuannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Para peneliti modern memperkirakan bahwa kegagapan bisa jadi disebabkan oleh lebih dari satu faktor. Salah satunya mungkin adalah reaksi seseorang menghadapi stres. Yang lainnya mungkin faktor genetik, karena sekitar 60 persen orang yang gagap punya kerabat dengan problem yang sama. Lagi pula, riset dengan pemindai saraf memperlihatkan bahwa otak orang yang gagap memproses bahasa dengan  dengan cara yang berbeda. Ada yang "boleh jadi mulai berbicara sebelum otak mendiktekan caranya kata-kata harus dieja", kata dr. Nathan Lavid dalam bukunya, &lt;cite&gt;Understanding Stuttering&lt;/cite&gt;.&lt;a name="fnt2_src" href="http://www.watchtower.org/e/201005/article_01.htm#fnt2" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup class="fnt" style="font-size: 13px; "&gt;#&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Jadi, penyebab utama kegagapan tidak selalu bersifat psikologis, seperti dugaan sebelumnya. "Dengan kata lain, kegagapan tidak dipengaruhi oleh kepercayaan, dan orang yang gagap tidak bisa dibuat fasih dengan terapi psikoanalisis," kata buku &lt;cite&gt;No Miracle Cures&lt;/cite&gt;. Namun, orang yang gagap bisa mengalami problem  psikologis karena kondisi mereka. Misalnya mereka mungkin takut terhadap situasi tertentu, seperti berbicara di hadapan umum atau telepon.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/201005/bg.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(145, 106, 130); padding-top: 10px; padding-bottom: 10px; background-position: initial initial; background-repeat: no-repeat repeat; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201005/13.jpg" width="400" height="200" alt="Rafael speaking with friends" style="margin-left: 15px; " /&gt;&lt;h3 style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; margin-left: 115px; "&gt;BAGAIMANA ANDA BISA MEMBANTU ORANG YANG GAGAP?&lt;/h3&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;li style="margin-top: 10px; margin-right: 11px; margin-bottom: 0px; margin-left: 100px; "&gt;Ciptakan suasana yang rileks dan santai. Gaya hidup dewasa ini yang serba terburu-buru dan penuh tekanan kerap memperparah problem ini.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-top: 10px; margin-right: 11px; margin-bottom: 0px; margin-left: 100px; "&gt;Ketimbang menyuruh orang yang gagap berbicara dengan pelan-pelan, berikan contoh dengan berbicara dengan pelam-pelan juga. Dengarkan dengan sabar. Jangan menyela. Biarkan dia menyelesaikan kalimatnya. Berhentilah sejenak sebelum menjawab.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-top: 10px; margin-right: 11px; margin-bottom: 0px; margin-left: 100px; "&gt;Jangan mengkritik dan mengoreksi. Dengan kontak mata, raut muka, bahasa tubuh, dan komentar yang patut, perlihatkan minat pada apa yang ia katakan, bukan cara ia mengatakannya.&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-top: 10px; margin-right: 11px; margin-bottom: 0px; margin-left: 100px; "&gt;Kegagapan hendaknya tidak menjadi topik yang tabu. Berikan senyuman yang ramah dan sesekali tunjukan bahwa Anda memaklumi problem itu. Hal ini bisa membuat orang yang gagap itu merasa lebih nyaman. Barangkali Anda bisa berkata, "Kadang-kadang, memang tidak mudah mengucapkan apa yang mau kita ucapkan.”&lt;/li&gt;&lt;li style="margin-top: 10px; margin-right: 11px; margin-bottom: 0px; margin-left: 100px; "&gt;Yang terutama, tunjukan bahwa  Anda menerima dia apa adanya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="color: rgb(91, 105, 151); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Bantuan bagi Orang yang Gagap&lt;/h2&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Menarik bahwa orang yang gagap biasanya bisa menyanyi, berbisik, berbicara kepada diri sendiri atau kepada hewan piaraan mereka, berbicara dalam kelompok, atau meniru orang lain dengan sedikit atau tenpa gagap. Selain itu, 80 persen anak-anak yang gagap pulih dengan sendirinya. Tetapi, bagaimana dengan 20 persennya?&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Kini, ada program terapi-ujaran yang bisa meningkatkan kefasihan. Ada teknik yang mencakup relaksasi rahang, bibir, dan lidah serta pernapasan dari diafragma. Para pasien bisa juga diajar melakukan "awal yang lembut", yang mencakup menarik napas sebentar melalui diafragma dan menghembuskan sedikit udara saat mulai berbicara. Selain itu, mereka mungkin dianjurkan untuk memperpanjang pengucapan huruf hidup dan konsonan tertentu. Keceparan bicara lambat laun bertambah seiiring meningkatnya kefasihan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Keterampilan tersebut bisa dikuasai hanya dalam beberapa jam. Tetapi, mungkin butuh ribuan jam agar bisa berhasil mempraktekkan pendekatan itu dalam situasi yang sangat menegangkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Seberapa dini hendaknya pelatihan di mulai? Bijaksanakah untuk menunggu dan melihat apakah seorang anak tidak lagi gagap dengan sendirinya? Statistik memperlihatkan bahwa kurang dari 20 persen anak-anak yang gagap selama lima tahun pulih dengan sendirinya. "Pada usia enam tahun," kata buku &lt;cite&gt;No Miracle Cures&lt;/cite&gt;, “seorang anak lebih kecil kemungkinannya untuk pulih tanpa terapi ujaran.” Maka, “anak-anak yang gagap sebaiknya dibawa ke patalog ujaran-bahasa sesegera mungkin,” imbuh buku itu. Dari  20 persen anak-anak yang terus gagap hingga dewasa, kira-kira 60 sampai 80 peren berhasil menjalani terapi ujaran.&lt;a name="fnt3_src" href="http://www.watchtower.org/e/201005/article_01.htm#fnt3" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup class="fnt" style="font-size: 13px; "&gt;%&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="box" style="background-image: url(http://www.watchtower.org/images/201005/bg.jpg); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(145, 106, 130); padding-top: 10px; padding-bottom: 10px; background-position: initial initial; background-repeat: no-repeat repeat; "&gt;&lt;h3 style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; margin-left: 115px; "&gt;“SEDIKIT DEMI SEDIKIT KEGAGAPAN SAYA BERKURANG”&lt;/h3&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/201005/14.jpg" width="164" height="200" class="left" alt="Víctor speaking in public" style="float: left; margin-left: 15px; " /&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; margin-left: 220px; margin-right: 11px; "&gt;Víctor, yang selama beberapa tahun gagap sewaktu keluarganya mengalami tekanan yang hebat, sanggup mengatasi problem ujaran tanpa terapi. Sebagai Saksi Yehuwa, ia mendaftar di Sekolah Pelayanan Teokratis, yang diadakan tiap minggu di setiap sidang jemaat. Meskipun tidak dirancang untuk menyediakan terapi ujaran, sekolah itu membantu para siswa meningkatkan kemampuan bicara mereka dan memperoleh rasa percaya diri.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; margin-left: 220px; margin-right: 11px; "&gt;Buku pelajarannya adalah &lt;cite&gt;Benefit From Theocratic Ministry School Education&lt;/cite&gt;. &lt;i&gt;(Memperoleh Manfaat dari Pendidikan Sekolah Pelayanan Teokratis)&lt;/i&gt;. Di bawah judul, “Mengatasi Kegagapan,” buku itu mengatakan: “Sangatlah penting untuk terus mencoba. . . . jika saudara hendak menyampaikan khotbah, persiapkan baik-baik. Sampaikanlah khotbah saudara dengan sepenuh hati. . . . Jika saudara mulai menggagap sewaktu berbicara, sedapat mungkin, upayakanlah agar suara dan sikap saudara tetap tenang. Kendurkan otot rahang saudara. Gunakanlah kalimat-kalimat pendek. Kurangi penggunaan interjeksi seperti 'emm'.”&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; margin-left: 220px; margin-right: 11px; "&gt;Apakah sekolah itu membantu Victor? Ia mengenang: “Saya begitu berkonsentrasi pada apa yang akan saya katakan, dan bukan cara mengatakannya, sehingga saya melupakan problem saya. Saya juga banyak berlatih. Sedikit demi sedikit, kegagapan saya berkurang.”&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article" style="margin-left: 179px; margin-right: 11px; "&gt;&lt;h2 style="color: rgb(91, 105, 151); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Bersikap Realistis&lt;/h2&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Menurut patalog ujaran, Robert Quesal, yang juga gagap, mencapai kefasihan sempurna di bawah segala keadaan bukanlah tujuan yang realistis bagi kebanyakan penderita. Rafael, yang disebutkan di awal, belum sanggup mengatasi gangguan itu sepenuhnya, walaupun ia sudah lebih fasih berbicara. Ia berkata, "Problem saya semakin nyata ketika saya harus membaca atau berbicara dihadapan umum atau sewaktu saya sedang bersama lawan jenis yang menarik. Saya biasanya sangat kikuk karena orang-orang mengejek saya. Tapi, akhir-akhir ini, saya mencoba menerima diri saya apa adanya dan tidak terlalu memikirkan diri sendiri. Jadi, sekarang kalau ada kata yang membuat saya gagap, saya mungkin tertawa saja, lalu berupaya untuk rileks dan terus berbicara.”&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Komentar Rafael selaras dengan pernyataan Yayasan Gagap Amerika (The Stuttering Foundation of America), bahwa "kegagapan lebih bisa diatasi dengan menghilangkan rasa takut untuk gagap ketimbang dengan upaya yang lebih keras.”&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; "&gt;Banyak orang yang bergulat dengan problem itu tidak membiarkannya menghalangi mereka menjalani kehidupan yang bermakna. Ada yang justru menjadi terkenal, antara lain fisikawan Sir Isaac Newton, negarawan Inggris Winston Churchill, and aktor Amerika James Stewart. Yang lain telah mengembangkan keterampilan nonverbal, seperti memainkan alat musikl, melukis, atau belajar bahasa isyarat. Kita yang tidak gagap hendaknya menghargai upaya yang keras yang dikerahkan orang yang gagap. Jadi, mari kita beri mereka anjuran dan dukungan yang sebesar-besarnya.&lt;/p&gt;&lt;hr style="width: 100px; height: 1px; border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(0, 0, 0); background-color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a name="fnt1" href="http://www.watchtower.org/e/201005/article_01.htm#fnt1_src" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;*&lt;/a&gt; Lebih 80 persen orang yang gagap adalah laki-laki.&lt;/p&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a name="fnt2" href="http://www.watchtower.org/e/201005/article_01.htm#fnt2_src" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup&gt;#&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;  Teori terkini mengenai penyebab kegagapan dan terapi yang tepat, meski memiliki kesamaan dalam beberapa hal, mungkin tidak persis sama. &lt;i&gt;Sedarlah!&lt;/i&gt;  tidak memproposikan sudut pandang atau terapi tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p class="fnt" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;a name="fnt3" href="http://www.watchtower.org/e/201005/article_01.htm#fnt3_src" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;&lt;sup&gt;%&lt;/sup&gt;&lt;/a&gt;  Daalam beberapa kasus, para terapis mungkin merekomendasikan alat anti gagap yang memperdengarkan rekaman ucapan sendiri yang diperlambat atau obat untuk mengurangi kecemasan sewaktu berbicara.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="appeared" style="background-color: rgb(51, 51, 51); border-top-style: none; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; width: 600px; "&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Appeared in &lt;cite&gt;Awake!&lt;/cite&gt;  May 2010&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="footer" style="width: 600px; padding-top: 2px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; background-color: rgb(255, 255, 255); color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; margin-top: 1em; margin-right: 2px; margin-bottom: 1em; margin-left: 2px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/copyright.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Copyright&lt;/a&gt; © 2011 from Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania. All rights reserved.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-2132573415709363235?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2132573415709363235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2132573415709363235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/01/adakah-cara-mengatasi-masalah-kegagapan.html' title='Adakah Cara Mengatasi Masalah Kegagapan?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TTjnP_qgl4I/AAAAAAAAGzw/myOw_VNjc5g/s72-c/g_E_201102.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-4747142128932110148</id><published>2011-01-02T17:30:00.000-08:00</published><updated>2011-01-15T04:50:50.136-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apakah Agama Menggalang Perdamaian'/><title type='text'>Apakah Agama Menggalang Perdamaian</title><content type='html'>&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;BERIKUT ini salah satu &lt;a href="http://www.cmm.or.id/cmm-ind_more.php?id=A5044_0_3_0_M"&gt;situs&lt;/a&gt; dari hasil perambahan di Internet tentang sebuah pertanyaan: Apakah Agama Menggalang Perdamaian? &lt;a href="http://www.cmm.or.id/cmm-ind_more.php?id=A5044_0_3_0_M"&gt;Center for Moderate Muslim Indonesia&lt;/a&gt; mengangkat permasalahan ini yang berisi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang tersangkut, misalnya: &lt;span class="Apple-style-span"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;kami menampilkan disini salinan html&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah membaca informasi sekuler yang terkait dalam postingan hari ini blog &lt;b&gt;MasalahGlobal_SolusiGlobal&lt;/b&gt; akan mengisi secara online  artikel &lt;i&gt;Awake! &lt;/i&gt;(terbitan Januari 2011) yang sedang ditempatkan secara langsung publikasi tercetaknya oleh&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/"&gt; mereka yang peduli&lt;/a&gt; tentang permasalah global ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apa esensi dari pernyataan positif situ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size:medium;"&gt;s sekuler tersebut akan dibahas dengan menarik oleh jurnal &lt;i&gt;Sedarlah!&lt;/i&gt; dalam bahasa kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div id="bodybox" style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;div id="contentmenu" style="padding: 20px 25px 15px 15px;"&gt;&lt;h1 style="color: rgb(12, 97, 121); margin-bottom: 0px; margin-left: 24px;font-family:'Times New Roman',Times,serif;font-size:16px;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;Menggalang Dialog Menuju Perdamaian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;p class="date" style="margin-top: 0px; margin-left: 24px; font-style: italic; color: rgb(169, 170, 169);font-size:10px;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;11-February-2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;title&gt;&lt;/title&gt;&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 3.0  (Win32)"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 		A:link { so-language: zxx } 	--&gt; 	&lt;/style&gt; &lt;p style="margin-left: 0.64cm; margin-bottom: 0cm; border: medium none; padding: 0cm;"&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span&gt;Umat beragama di Indonesia masih dihadapkan pada permasalahan terkait pluralisme agama dan konflik intern atau antaragama. Kondisi demikian tampaknya semakin menyadarkan kita betapa pentingnya keterlibatan agama-agama dalam memperhatikan dan mengupayakan penyelesaian secara bersama-sama. Keterlibatan agama semacam ini perlu dilakukan mengingat bahwa sebuah keyakinan tidak hanya cukup diikrarkan dan diwujudkan dalam bentuk ritualnya saja, melainkan juga menuntut upaya konkret setiap individu dalam kehidupan sosialnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.64cm; margin-bottom: 0cm; border: medium none; padding: 0cm;"&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span&gt;Upaya konkret apa saja yang mesti dilakukan dan prasyarat apa juga yang dibutuhkan dalam upaya tersebut? Membahas hal ini, berikut petikan wawancara dengan pakar pemikiran Islam, DR H M Baharun MA, yang juga sebagai Ketua Pengurus Besar Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PBPTI):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 0.64cm; margin-bottom: 0cm; border: medium none; padding: 0cm;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span&gt;Langkah apa saja yang seharusnya dilakukan oleh umat beragama di negeri ini?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Langk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span&gt;ah utama yang mesti dilakukan adalah dialog. Ini merupakan satu pilihan yang logis dan etis dengan melibatkan tokoh-tokoh agama. Sejak dahulu, umat memerlukan solusi serius dan mendalam dalam setiap persoalan yang muncul terkait keyakinan atau agama. Selama berabad-abad sejarah interaksi antarumat beragama menunjukkan lebih banyak diwarnai dengan kecurigaan dan permusuhan. Untuk itu, alternatif untuk mewujudkan kerukunan antaragama di antaranya adalah menciptakan dialog antarumat beragama. Sudah saatnya umat beragama meninggalkan cara-cara monolog dan menggantinya dengan cara-cara dialog. Ini merupakan sebuah langkah yang lebih konstruktif.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.64cm; margin-bottom: 0cm; border: medium none; padding: 0cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span&gt;Agar dialog tersebut dapat berjalan efektif, faktor apa yang juga mesti diperhatikan? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing pihak selayaknya bersikap dialogis, memiliki sikap terbuka, saling menghormati, melepaskan segala prasangka, dan bersikap mencari yang baik dari agama lain. Sebab, tujuan dialog bukan untuk peleburan diri, tetapi untuk mencapai saling pengertian dan penghargaan yang lebih baik. Dialog dilakukan bukan hanya sekadar menghindarkan konflik, melainkan juga untuk membicarakan partisipasi agama dalam perubahan masyarakat melalui modernisasi.&lt;br /&gt;Selain itu, masing-masing pihak mesti mempersiapkan diri untuk melakukan diskusi dengan umat agama lain yang berbeda pandangan terkait realitas hidup ini. Dialog seperti itu dimaksudkan agar dapat saling mengenal dan menimba pengetahuan baru tentang agama mitra dialog. Dengan demikian dialog tersebut akan memperkaya wawasan kedua belah pihak guna mencari persamaan-persamaan yang dapat dijadikan landasan hidup rukun dalam suatu masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.64cm; margin-bottom: 0cm; border: medium none; padding: 0cm;" align="RIGHT"&gt; &lt;span&gt;&lt;i&gt;Cuplikan salinan dari: &lt;a href="http://www.cmm.or.id/cmm-ind_more.php?id=A5044_0_3_0_M"&gt;Center for Moderate Muslim Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; text-indent: 0px;margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm; " align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="isi" style="margin-left: 24px; color: rgb(51, 51, 51); background-image: url(http://www.cmm.or.id/images/hr1.gif); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; padding-bottom: 15px; background-position: 100% 100%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;i&gt;SEBENARNYA:&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center; text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;APAKAH AGAMA MENGGALANG PERDAMAIAN?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TSEyS8OwQGI/AAAAAAAAGwA/4h4Jboof_jE/s400/g_E_201101.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 100px; height: 130px;" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557778716138946658" border="0" /&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;GEREJA Makam Suci di Yerusalem, yang dielu-elukan sebagai gereja paling suci di kalangan orang yang mengaku Kristen, juga merupakan simbol pertikaian dan permusuhan agama. Menurut tradisi, gereja tersebut menandai lokasi “dimana Kristus konon dimakamkan dan dibangkitkan”. Tetapi, lokasi yang dipuja-puja ini juga telah menjadi ajang  konfrontasi yang brutal. Para biarawan dan imam dari enam denominasi “Kristen” telah saling menyerang untuk memperebutkan hak gereja. Persaingan tersebut telah meningkat    pada tahun-tahun belakangan ini. Polisi anti huru-hara yang bersenjatakan senapan otomatis terpaksa turun tangan dan untuk sementara waktu mengambil alih kendali atas gereja itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Sejarah yang Penuh Kekerasan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Berbagai peristiwa di Gereja Makam Suci itu merupakan bagian dari sejarah panjang yang penuh pertumpahan darah dan pembantaian yang berkaitan dengan semangat keagamaan. Dalam tinjauannya atas konflik-konflik belum lama ini di berbagai belahan dunia, buku &lt;i&gt;Violence in God's Name&lt;/i&gt; mengatakan, “Dari Indonesia hingga Irlandia Utara, Timur Tengah hingga Kashmir, India hingga Nigeria, Kawasan Balkan hingga Sri Lanka, orang Kristen, Buddhis, Yahudi, Hindu, Muslim, dan Sikh menghalalkan penggunaan kekerasan dengan dalih untuk melindungi identitas dan kepentingan agama mereka.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Namun, kebanyakan agama menjadikan perdamaian dan keharmonisan sebagai doktrin dasar mereka. Dari zaman ke zaman, prinsip-prinsip kebaikan seperti kasih kepada sesama dan kesucian kehidupan manusia telah digembar-gemborkan oleh agama. Jadi, bukankah agama seharusnya menggunakan pengaruhnya yang sangat besar untuk menggalang perdamaian? Orang-orang beragama yang tulus sepatutnya memeriksa pertanyaan ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Apakah Agama Dalangnya?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;PEMIMPIN AGAMA dan penulis abad ke-18, Jonathan Swift, menulis, “Ada cukup banyak agama untuk membuat kita saling membenci, tetapi tidak cukup banyak untuk membuat kita saling mengasihi.” Banyak orang berpendapat bahwa agama justru mendalangi perpecahan, bukannya menggalang persatuan. Tetapi, tidak semua orang sependapat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Misalnya, perhatikan kesimpulan yang dicapai sekelompok peneliti dari &lt;i&gt;Fakultas Kajian Perdamaian di Bradford University&lt;/i&gt;, Inggris. Kelompok ini ditugasi di British Broadcasting Corporation untuk mencari jawaban yang masuk akal atas pertanyaan tentang apakah agama menggalang perdamaian atau malah peperangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Dalam laporan resminya, para peneliti itu mengatakan, “Setelah meninjau berbagai analisis historis oleh beragam pakar, kami menyimpulkan bahwa hanya ada segelintir perang yang sepenuhnya berlatar agama dalam 100 tahun terakhir.” Tim penyelidikan itu menjelaskan bahwa beberapa perang “yang sering digambarkan di media massa sebagai perang karena agama, atau perang akibat perselisihan agama, sebenarnya adalah perang  karena nasionalisme, untuk membebaskan teretori, atau untuk mempertahankan diri”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Namun, banyak lagi yang berargumen bahwa para pemimpin agama, tidak soal mereka bertindak atau sekadar bungkam, telah menyetujui dan secara aktif mendukung banyak konflik bersenjata, seperti ditunjukan oleh kutipan berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;  &lt;li&gt;&lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;“&lt;span&gt;&lt;span&gt;Agama  tampaknya ada sangkut pautnya dengan kekerasan hampir di mana  pun.... Tahun-tahun belakangan ini, aksi kekerasan agama telah  meletus di kalangan orang Kristen yang konservatif di Amerika  Serikat, kaum Muslin dan Yahudi yang marah di Timur Tengah, orang  Hindu dan Muslim di Asian Selatan, dan komunitas agama pribumi di  Afrika dan Indonesia.... Tokoh-tokoh yang terlibat dalam berbagai  kasus ini telah menjadikan agama sebagai identitas politis dan dalih  untuk ideologi balas dendam.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Terror  in the Mind of God—The Global Rise of Religious Violence&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;“&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Ironisnya,  bangsa-bangsa yang kental pengaruh agamanya sering kali memiliki  kejahatan sosial yang paling buruk..... Kuatnya pengaruh agama tidak  sanggup mencegah tingkat kejahatan yang parah ..... buktinya jelas:  Kalau Anda ingin tinggal di lingkungan yang aman, bermartabat,  tertib, dan 'beradab', hindari tempat-tempat yang kuat pengaruh  agamanya.”—&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Holy  Hatred&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;“&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Kaum Baptis lebih dikenal suka berperang ketimbang suka damai.... Pada  abad kesembilan belas, sewaktu isu perbudakan [di Amerika] dan  peristiwa lain memecah belah berbagai denominasi dan belakangan  bangsa ini, kaum Baptis Utara dan Selatan mendukung upaya perang  sebagai perang suci yang adil dan menyatakan bahwa Allah ada di  pihak mereka. Kaum Baptis juga mendukung upaya negara dalam perang  melawan Inggris (1812). Meksiko (1845), serta Spanyol (1898), dan  menyatakan bahwa kedua perang yang disebutkan terakhir itu dapat  dibenarkan 'terutama dengan alasan mengahasilkan pembebasan religius  bagi kaum yang tertindas dan membuka lahan baru untuk pekerjaan  misionaris'. Masalahnya bukanlah bahwa kaum Baptis lebih menyukai  perang daripada perdamaian, melainkan bahwa, dalam kebanyakan kasus,  sewaktu perang benar-benar terjadi, kaum Baptis mendukung dan ikut  serta di dalamnya.”—&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Review  and Expositor—A Babtist Theological Journal&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;“&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Para  sejarawan telah mendapati adanya motivasi religius untuk berperang  di kebanyakan zaman dan di hampir semua bangsa serta budaya dunia  yang beragam, dan umumnya pada kedua belah pihak dalam perang mana  pun. Seruan klasik 'allah ada di pihak kita' termasuk di antara  penyemangat perang yang paling awal dan paling ampuh.”—&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;The  Age of Wars of Religion, 1000-1650—An Encyclopedia of Global  Warfare and Civilization&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;“&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Para  pemimpin agama.... perlu merenungkan dengan lebih kristis kegagalan  mereka untuk menjadi pemimpin dan teladan yang lebih efektif atas  nilai-nilai fundamental yang sejati dari kepercayaan mereka  masing-masing.... Memang, semua agama ingin mecapai perdamaian,  tetapi sangat diragukan apakah agama bakal sanggup memenuhi peran  itu.”—&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Violence  in God's Name&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Religion  in an Age of Conflict&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Sepanjang sejarah, semua agama utama Susunan Kristen (Katolik, Ortodoks, dan Protestan) tidak pernah kehabisan imam dan pendeta untuk menyemangati para prajurit serta berdoa bagi yang mati dan yang sekarat—di kedua belah pihak dalam semua konflik. Malalui dukungan ini,  mereka telah menyetujui pertumpahan darah dan memberkati semua pasukan militer.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Ada yang mungkin masih berkilah bahwa agama tidak bisa dipersalahkan atas peperangan. Tetapi, pertanyaannya: Sudahkah agama berhasil dalam upayanya untuk mempersatukan umat manusia?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; color: rgb(197, 197, 197); line-height: 20px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="LEFT" style="background-color: rgb(217, 234, 211); color: rgb(0, 0, 0); margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.21cm; text-indent: 0.51cm; font-family: arial; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size: 15px; "&gt;&lt;span style="font-size: small; "&gt;&lt;b&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="background: transparent"&gt;Pdt. Dr. Charles A. Eaton,dari Gereja Baptis Madison Avenue, mengumumkan di mimbar kemarin bahwa gerejanya akan dialihfungsikan menjadi pusat perekrutan pria-pria yang ingin mendaftar ke angkatan darat atau angkatan laut.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;b&gt;&lt;p align="LEFT" style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm; display: inline !important; "&gt;&lt;span style="background: transparent"&gt;“&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Beliau termasuk di antara belasan pendeta di kota ini yang menyampaikan ceramah perang dalam misa setiap hari Minggu pagi, dan yang mendesak pria dan wanita untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background: #808080"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background: transparent"&gt;membuktikan keloyalannya pada negara dan demokrasi dengan ikut beperang sesegera mungkin. Bendera menghiasi banyak gereja.”—“The New York Times”, 16 April 1917.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/11/yang-jadi-masalah-dengan-agama.html"&gt;SELENGKAPNYA....&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lihat Sejarah Kelam tentang  &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://kekehidupannyatadiduniamaya.blogspot.com/2011/01/sampar-hitamwabah-dari-eropa-abad.html"&gt;Sampar Hitam—Wabah dari Eropa Abad Pertengahan [Link to related topic]&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-4747142128932110148?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/4747142128932110148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/4747142128932110148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2011/01/apakah-agama-menggalang-perdamaian.html' title='Apakah Agama Menggalang Perdamaian'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TSEyS8OwQGI/AAAAAAAAGwA/4h4Jboof_jE/s72-c/g_E_201101.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-964793439457798241</id><published>2010-12-08T22:28:00.000-08:00</published><updated>2010-12-13T17:50:34.427-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masalah Global:  Kebingungan tentang Datangnya Hari NATAL'/><title type='text'>Kebingungan tentang Datangnya Hari NATAL</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;ALASAN MENGAPA  NATAL KEHILANGAN MAKNA KEAGAMAAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perhatikan sebuah puisi tentang hari natal dalam bahasa Inggris ini yang merupakan salinan dari sebuah &lt;a href="http://stuffofinteresttojws.blogspot.com/2010/12/christmas-poem.html?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=feed&amp;amp;utm_campaign=Feed:+JehovahsWitnesses-LibraryHistoryLinksNewsVideos+%28Jehovah%27s+Witnesses+-+Library,+History,+Links,+News+%26+Videos%29"&gt;situs unofficial web site of watchtower&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px;font-family:Arial,Tahoma,Helvetica,FreeSans,sans-serif;font-size:13px;"&gt;&lt;h2 class="date-header" style="margin: 0px -15px 1px; position: static; font: 13px Arial,Tahoma,Helvetica,FreeSans,sans-serif; min-height: 0px; padding: 0px; border-bottom: 1px solid transparent; background-image: none; background-attachment: scroll; bottom: auto; right: 15px; background-position: 0% 0%;color:transparent;"&gt;&lt;span style="font: 13px Arial,Tahoma,Helvetica,FreeSans,sans-serif; display: block; padding: 0.5em 15px; border-left: 0px solid rgb(170, 177, 35); border-right: 0px solid rgb(170, 177, 35);"&gt;Wednesday, December 8, 2010&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="date-posts" style="margin: 0px; padding: 8px 0px 0px; clear: both; border-top: 1px solid rgb(170, 177, 35);"&gt;&lt;div class="post-outer" style="border-top-style: none; margin: 0px; padding: 0px 0px 10px;"&gt;&lt;div class="post hentry" style="position: relative; min-height: 0px;"&gt;&lt;a name="6935834719440650844"&gt;&lt;/a&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title" style="margin: 0px; position: relative; font: 22px Georgia,Utopia,'Palatino Linotype',Palatino,serif; color: rgb(213, 42, 51);"&gt;Christmas Poem&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header" style="line-height: 1.6; margin: 0px 0px 1em;"&gt;&lt;div class="post-header-line-1"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="width: 576px; position: relative; line-height: 1.4;"&gt;&lt;div class="zemanta-img"&gt;&lt;a href="http://commons.wikipedia.org/wiki/File:JesusN.jpg" style="text-decoration: none; color: rgb(213, 42, 51);"&gt;&lt;img alt="Jesus Christ" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2b/JesusN.jpg/300px-JesusN.jpg" style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204); position: relative; padding: 8px; background-color: rgb(255, 255, 255);" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="zemanta-img-attribution"&gt;Image via &lt;a href="http://commons.wikipedia.org/wiki/File:JesusN.jpg" style="text-decoration: none; color: rgb(213, 42, 51);"&gt;Wikipedia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote type="cite"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span style=";font-family:Helvetica;font-size:medium;color:black;"&gt;&lt;b&gt;From: &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Helvetica;font-size:medium;"&gt;&lt;a href="mailto:k1xxxxxxx@yahoo.com" style="text-decoration: none; color: rgb(213, 42, 51);"&gt;k1xxxxxxx@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span style=";font-family:Helvetica;font-size:medium;color:black;"&gt;&lt;b&gt;Date: &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Helvetica;font-size:medium;"&gt;December 8, 2010 10:55:23 PM CST&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color:black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Poem By: Monét Phillips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Christmas time for many is the best time of the year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A time to bond with family for gift giving and cheer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But if you did some research of how it originated,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;you'd ask yourself, "Is it proper for true Christians to celebrate it?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You can ask any Christian, anyone on the Earth&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote type="cite"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;What December 25th is and they'll say, "Christ Jesus' birth"....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Was Jesus really born in December?&lt;br /&gt;According to the Bible, he wasn't.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Does Christmas come from true Christians?&lt;br /&gt;No, it surely doesn't.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Jewish month of Chislev or our November/December,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;was not pleasant in Bethlehem. It had cold and rainy weather.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote type="cite"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;The Bible writer Ezra confirmed that when cold Chislev came,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;people were "shivering on account of the showers of rain". (Ezra 10:9, 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeremiah also wrote that when this month arrived,&lt;br /&gt;&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;people said it was so cold you couldn't "stand outside"! (Jeremiah 36:22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So if he was born in December and conditions were so poor,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;why would shepherds on this night be "living out of doors"? (Luke 2:8-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well where does Christmas come from? I surely have to tell 'ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's from an ancient festival whose name was Saturnalia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote type="cite"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;During this pagan party, people exchanged gifts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Its date was very familiar. December 25th.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This date was someone's birthday: Tammuz was his name.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It was a festival that would give all of us great shame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They used the tall green Christmas tree and wreaths were all around&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;to represent phallus as researchers have found.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The mistletoe had powers they put it into use&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote type="cite"&gt;&lt;div&gt;it was to promote fertility, the first step to reproduce!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The ornaments you've come to know they made their use of these&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Except for round glass globes they used human heads on trees!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If this were Christ's true birthday&lt;br /&gt;and he was really for it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wouldn't he tell us to do it?&lt;br /&gt;Wouldn't he support it?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote type="cite"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;So think about this info and read the Bible through&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;then take a moment and ask yourself:&lt;br /&gt;"What would Jesus do?"&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-weight: normal;" align="LEFT"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TQEYlyKe7UI/AAAAAAAAGsM/m_BQYs0dVho/s1600/006.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 172px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TQEYlyKe7UI/AAAAAAAAGsM/m_BQYs0dVho/s400/006.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5548743253297130818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Mayoritas orang Kristen sekuler menanti-natikan peristiwa Natal dengan penuh sukacita, namun mereka yang pernah membaca sejarah tentang asal-muasal perayaan ini cukup dibingungkan sewaktu mereka pada sisi kehidupan nyata harus menyenangkan seluruh keluarga atau sebagaian orang yang mereka cintai. Puisi diatas akan terus menjadi pertanyaan besar jika mereka yang bingung tidak ingin merisetnya, cari tahulah bahwa ternyata pengetahuan tentang asal usul kebiasaan Natal telah memberikan pengaruh baik bagi keluarga-keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-weight: normal;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Perayaan keagamaan Natal telah lama diketahui kehilangan makna rohaniny&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;a, peristiwa tahunan ini dianggap sebagai masalah global yang bisa disebut &lt;i&gt;latent&lt;/i&gt; &lt;i&gt;disaster&lt;/i&gt; atau problem pelik yang tersembunyi, apa sebabnya banyak orang tidak sadar bahwa dibalik kegembiraan dan keuntungan dalam dunia perdagangan~hal ini menyebabkan penderitaan bagi sebagian orang dan ini berkaitan dengan laporan yang sering diberitakan bahwa perayaan-perayaan besar keaagamaan sering berkaitan dengan peristiwa &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2010/08/kejahatan-yang-penuh-kekerasan-ada-apa.html"&gt;kejahatan yang penuh kekerasan&lt;/a&gt;, perampokan, pencurian, penguntilan (&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20050622/article_01.htm"&gt;shoplifting&lt;/a&gt;), dan hal itu berhubungan dengan &lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2009/12/orang-miskin-tambah-miskin.html"&gt;orang-orang miskin&lt;/a&gt; yang turut meraih kebahagiaan dan kegembiraan Natal.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-weight: normal;" align="LEFT"&gt;Berikut beberapa fakta dari pendahuluan isi artikel &lt;i&gt;Awake!&lt;/i&gt; Publikasi terbitan Desember 2010 salinan melalui blog ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Semangat Natal Menyebar MENGAPA?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;APAKAH Anda menanti-nantikan datangnya natal? Atau, apakah kian mendekatnya  Natal membuat Anda kian risau dan khawatir? Jutaan orang memutar otak, 'Siapa saja yang bakal saya beri hadiah? Apa yang harus saya beli? Apakah uang saya cukup? Berapa lama nantinya saya harus melunasi hutang?'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Meski ada berbagai kekhawatiran seperti itu. Natal tetap saja sangat populer. Bahkan, perayaan ini telah menyebar ke negeri-negeri non-Krsiten. Di Jepang, kebanyakan keluarga kini merayakan natal, bukan karena makna keagamaannya, melainkan sebagai kesempatan menikmati kemeriahan. Di Cina, “wajah sinterklas yang kemerahmerahan terpampang di etalase-etalase toko di kota-kota besar”, kata surat kabar &lt;i&gt;The Wall Street Journal&lt;/i&gt;, dan menambahkan, “demam natal melanda  masyarakat menengah perkotaan yang sedang meningkat, yang menjadikannya alasan untuk berbelanja, makan, dan berpesta”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Di banyak bagian dunia, Natal, telah menjadi pendorong roda perekonomian setempat. Khususnya di Cina, yang kini “secara besar-besaran mengekspor pohon-pohon plastik, hiasan, lampu kelap-kelip, dan pernak-pernik Natal lainnya”, kata surat kabar itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Negeri-negeri yang mayoritas penduduknya Muslim pun mendukung kemeriahan mirip natal, meskipun tidak selalu pada tanggal 25 Desember. Di Ankara, Turki, dan Beirut, Lebanon, bukan pemandangan aneh jika etalase-etalase toko dipajangi pohon-pohon cemara yang penuh hiasan dan kado yang berwarna-warni. Di Indonesia, hotel serta mal mensponsori acara yang meriah, dan anak-anak bisa makan atau berfoto bersama sinterklas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span&gt;&lt;span&gt;Di negeri-negeri barat, Natal kini sangat sekuler dan komersial, dan banyak iklannya “jelas-jelas membidik anak-anak”, kata &lt;i&gt;Royal Bank Letter&lt;/i&gt;, Kanada. Memang, beberapa orang masih menghadiri acara Natal di gereja. Tetapi, justru pusat perbelanjaan yang mengumandangkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;lagu-lagu Natal itulah yang telah menjadi tempat ibadat yang baru. Mengapa jadi begini? &lt;/p&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TQELOpuy9kI/AAAAAAAAGsE/z6g9MhBhFgI/s400/g_E_201012.jpg" style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 100px; height: 131px;" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5548728562245367362" border="0" /&gt;&lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Mungkinkah alasannya berkaitan dengan asal mula Natal? Dari mana asal-usulnya? &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kebenaran-tentang-natal.html"&gt;SELENGKAPNYA BACA &lt;i&gt;AWAKE!&lt;/i&gt; (Bahasa Indonesia) &lt;i&gt;Sedarlah!&lt;/i&gt; DESEMBER 2010&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel Terkait: &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;font-family:'Times New Roman',Times,FreeSerif,serif;font-size:20px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/kelahiran-yang-patut-dikenang.html"&gt;Memaknai dan Menghargai Kelahirannya?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-964793439457798241?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/964793439457798241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/964793439457798241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/12/masalah-global-kebingungan-datangnya.html' title='Kebingungan tentang Datangnya Hari NATAL'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TQEYlyKe7UI/AAAAAAAAGsM/m_BQYs0dVho/s72-c/006.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-7999564113232588041</id><published>2010-11-22T21:17:00.001-08:00</published><updated>2011-09-08T20:24:54.621-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dibalik Krisis Kejujuran'/><title type='text'>Dibalik Krisis Kejujuran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 21px;"&gt;Haruskah Anda Selalu Jujur? ---&amp;gt; &lt;a href="http://www.watchtower.org/e/201010/article_01.htm"&gt;People You Can Trust&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/membuka-jendela-harapan.html"&gt;Membuka Jendela Harapan.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2010/08/ada-harapanorang-melakukan-hal-hal.html"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Adakah Harapan—Orang yang Melakukan Hal-Hal Buruk untuk Berubah? &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: medium;"&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: #eeeeee; border-style: solid none none; border-top: 1px solid rgb(51, 51, 51); color: #333333; width: 600px;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif; margin: 0px; padding: 2px 5px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: #333333; font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px; text-decoration: none;"&gt;Article and Formats from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table bgcolor="#000000" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#6633ff" colspan="2" style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img height="5" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="600" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="192"&gt;&lt;img alt="Man's hands in handcuffs" height="146" src="http://www.watchtower.org/images/20001101/hands.jpg" width="192" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="408"&gt;&lt;h2 style="color: white; font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 16px; margin-bottom: 25px; margin-top: 10px;"&gt;Is BIBLE MORALITY Practical TODAY?&lt;/h2&gt;&lt;h1 style="color: white; font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 28px; text-align: center;"&gt;Nilai Moral yang Sedang Merosot&lt;/h1&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#6633ff" colspan="2" style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img height="5" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="600" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table bgcolor="#ffffff" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="164"&gt;&lt;img height="15" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="164" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="15"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="15" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="410"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="410" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;" width="11"&gt;&lt;img height="1" src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="11" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td align="center" style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 160px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: black; font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;In this series:&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: black; font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20001101/article_02.htm"&gt;Moral Values on the Decline&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/dibalik-krisis-penjara-dan-suap-menyuap.html"&gt;Nilai-Nilai Moral yang Sedang Merosot&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: black; font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20001101/article_02.htm"&gt;Is Bible Morality the Best?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Bahasa)&lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/11/apakah-moralitas-alkitab-adalah-yang.html"&gt; Apakah Moralitas Alkitab adalah yang Terbaik?&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 160px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: black; font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;Related topics:&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: black; font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/rq/index.htm?article=article_10.htm"&gt;Practices That God Hates&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: black; font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20000501/article_01.htm"&gt;Why So Much Corruption?&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="linktext" style="color: black; font-family: 'ms sans serif',geneva,arial,helvetica,'sans serif'; font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20040201/article_01.htm"&gt;Why Care About Spiritual Things?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/mengapa-perlu-memperdulikan-hal-hal.html"&gt;Mengapa Perlu Memperdulikan Hal-Hal Rohani?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/mengapa-perlu-memperdulikan-hal-hal.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;”HAL seperti itu tidak pernah terjadi sebelumnya,” komentar Helmut Schmidt, mantan kanselir Jerman. Ia mengeluhkan kasus ketidakjujuran pejabat pemerintah yang parah baru-baru ini, yang menjadi tajuk berita surat kabar. ”Standar moral telah lenyap akibat ketamakan,” katanya.&lt;br /&gt;Banyak orang akan sependapat dengannya. Nilai-nilai moral yang berasal dari Firman Allah, Alkitab, dan yang telah lama diterima secara luas sebagai pembimbing untuk apa yang benar dan apa yang salah, sedang dikesampingkan. Hal ini bahkan terjadi di negeri-negeri yang tampaknya berkaitan dengan Kekristenan.&lt;br /&gt;&lt;h3 style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img height="17" src="http://www.watchtower.org/images/20001101/arrow.gif" width="12" /&gt;Apakah Moralitas Alkitab Relevan?&lt;/h3&gt;Moralitas didasarkan atas ajaran-ajaran Alkitab yang mencakup kejujuran dan integritas. Namun, kecurangan, korupsi, dan penipuan telah merajalela. &lt;i&gt;The Times&lt;/i&gt; dari London melaporkan bahwa beberapa detektif ”disinyalir telah mengantongi hingga 100.000 pound sterling sekali mereka menyalurkan kembali narkoba sitaan atau menghilangkan bukti pelanggaran para gembong organisasi kejahatan”. Di Austria, penipuan asuransi konon menjadi praktek umum. Dan, di Jerman, masyarakat ilmiah terperangah sewaktu para peneliti baru-baru ini menemukan ”salah satu skandal penipuan paling menghebohkan dalam sains Jerman”. Seorang profesor, yang adalah ”pakar genetika terkemuka Jerman”, dituduh telah memalsukan atau merekayasa data dalam skala besar.&lt;br /&gt;Moralitas berdasarkan Alkitab juga mencakup kesetiaan dalam perkawinan, yang dimaksudkan untuk menjadi hubungan yang permanen. Tetapi, jumlah pasangan yang berakhir di ruang sidang perceraian semakin meningkat. Surat kabar Katolik &lt;i&gt;Christ in der Gegenwart&lt;/i&gt; (Kristen Kontemporer) melaporkan bahwa ”bahkan di Swiss yang ’konservatif’, semakin banyak perkawinan yang runtuh”. Di Belanda, 33 persen dari semua perkawinan berakhir dengan perceraian. Seorang wanita yang mengamati perubahan sosial di Jerman dalam beberapa tahun terakhir ini menuliskan keprihatinannya, ”Perkawinan kini dianggap kuno dan ketinggalan zaman. Orang-orang tidak lagi menikah untuk hidup bersama selamanya.”&lt;br /&gt;Di pihak lain, jutaan orang menganggap standar moral yang diajarkan dalam Alkitab layak dipercaya dan relevan untuk kehidupan dalam dunia kita yang modern ini. Sepasang suami-istri yang tinggal di perbatasan Swiss-Jerman mendapati bahwa belajar untuk hidup selaras dengan moral Alkitab menjadikan mereka lebih bahagia. Sejauh yang mereka amati, ”hanya ada satu pedoman bagi setiap aspek kehidupan. Pedoman itu adalah Alkitab”.&lt;br /&gt;Bagaimana menurut saudara? Dapatkah Alkitab menjadi pedoman yang bernilai? Apakah moralitas berdasarkan Alkitab praktis dewasa ini? &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/2010/11/apakah-moralitas-alkitab-adalah-yang.html"&gt;Selengkapnya untuk topik ini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan="3" style="color: black; font-family: arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ada Apa dengan kasus suap?&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table bg="" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 600px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="appeared" style="color: white; font-family: arial,helvetica,sans-serif; font-size: 12px;" width="550"&gt;Appeared in &lt;i&gt;The Watchtower&lt;/i&gt;  November 1, 2000&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe allowtransparency="true" frameborder="0" height="400" scrolling="no" src="http://www.vivanews.com/embed/video/11965/" style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204);" width="300"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Bagaimanapun seorang yang ditahan atau dipenjarakan apalagi orang yang terhukum dapat keluar masuk penjara karena sistem yang korup atau karena &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/01/dapatkah-narapidana-berubah-ketika.html"&gt;krisis yang umum&lt;/a&gt;. Tetap tidak membuat narapidana berubah. Bila sistem itu dibenahi sekalipun, hal itu tidak dapat mengubah hati &lt;a href="http://www.thejakartaglobe.com/home/indonesian-jail-bait-gayus-and-wife-to-be-quizzed-over-bribes/406244"&gt;para pelanggar hukum&lt;/a&gt; dari masyarakat. Salah seorang sukarelawan yang turut selama lebih dari 20 tahun melaksanakan program pendidikan moral yang sukses di lembaga pemasyarakatan federal Atlanta, Georgia, AS yang bernama Joe mengatakan: "Tujuan dari sistem penjara adalah, bukan untuk merehabilitasi melainkan untuk menjauhkan para pelanggar hukum dari masyarakat. Itulah inti permasalahannya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa  solusi terhadap akar permasalahannya, yaitu guna merehabilatasi para pelanggar hukum yang dipenjarakan dan orang yang menerima suap yang tidak merasa melanggar hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat link-link Artikel: &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/01/dapatkah-narapidana-berubah-ketika.html"&gt;Dapatkah Narapidana Berubah? Ditengah Krisis Penjara.&lt;/a&gt; &amp;amp; Artikel di bawah, Moralitas Apa yang Relavan di Tengah Nilai Moral yang Sedang Merosot,  judul yang diadaptasi dari artikel: "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 130%; font-style: italic;"&gt;Moral Values on The Decline&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;" &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-size: 130%;"&gt;Appeared in &lt;i&gt;The Watchtower&lt;/i&gt;  November 1, 2000&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Apakah Mental Koruptor Dapat Diperbaiki? &lt;a href="http://kekehidupannyatadiduniamaya.blogspot.com/2010/11/alkitab-mengubah-kehidupan-dari.html"&gt;Perhatikan disini jangankan mental koruptor atau "mereka yang menjadi anggota geng dalam sistem korup", mereka yang berada dalam geng kejahatan lain dan pecandu ganja pun bisa berubah! Bagaimana?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-7999564113232588041?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/7999564113232588041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/7999564113232588041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/dibalik-krisis-penjara-dan-suap-menyuap.html' title='Dibalik Krisis Kejujuran'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-5076245745156130360</id><published>2010-11-22T05:26:00.000-08:00</published><updated>2010-11-22T06:33:00.197-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kronik: Laut yang Unik—Tapi Mati'/><title type='text'>Laut yang Unik—Tapi Mati!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOpvtG_XxaI/AAAAAAAAGnI/OELNP_h2oRM/s1600/page0000014_1%2Ba.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 400px; height: 301px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOpvtG_XxaI/AAAAAAAAGnI/OELNP_h2oRM/s400/page0000014_1%2Ba.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542365112194024866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LAUT Mati masih menjadi tempat wisata bagi para turis mancanagara, kita akan kaitkan keunikan laut mati ini dengan apa yang pernah di laporkan oleh saudara kita dari Timur Tengah, berikut juga terlampir video dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Vod.Kompas.com&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;title&gt;&lt;/title&gt;&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 3.0  (Win32)"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--&gt; 	&lt;/style&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;ITULAH laut yang paling asin, paling rendah, paling mematikan dan, menurut beberapa orang, perairan yang paling menyehatkan di bumi. Selama berabad-abad, ia disebut Laut Bau, Laut Iblis, dan Danau Aspal. Alkitab menyebutnya Laut Garam dan Laut Araba. (Kejadian 14:3; Yosua 3:16) Menurut sebuah kisah turun-temurun yang diteguhkan oleh banyak pakar, reruntuhan Sodom dan Gomora terkubur di bawah airnya. Maka, laut itu juga dikenal sebagai Laut Sodom atau Laut Lot, yakni tokoh Alkitab yang terlibat dalam peristiwa dramatis yang menimpa kota-kota itu.—2 Petrus 2:6, 7.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Beberapa julukan itu tidak memberi kesan bahwa tempat itu menyenangkan untuk dikunjungi. Namun, setiap tahun ribuan orang tertarik untuk berkunjung ke perairan yang unik ini, yang sekarang umum dikenal sebagai Laut Mati atau Laut Garam. Mengapa laut itu begitu asin? Apakah laut itu benar-benar mati, dan pada waktu yang sama airnya menyehatkan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Laut&lt;/b&gt; &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Terendah&lt;/b&gt; &lt;b&gt;dan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Terasin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOpz16C1lAI/AAAAAAAAGnQ/FI6zrr3u3ZU/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 213px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOpz16C1lAI/AAAAAAAAGnQ/FI6zrr3u3ZU/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542369661384233986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Laut Mati terletak di bagian utara garis patahan Lembah Celah Besar, yang memanjang ke selatan ke arah Afrika Timur. Sungai Yordan turun berkelok-kelok hingga mencapai tempat terendah di bumi—kira-kira 418 meter di bawah permukaan laut. Laut di tengah daratan ini diapit oleh dinding-dinding celah itu—perbukitan Yudea di sebelah barat dan pegunungan Moab di Yordania di sebelah timur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Tetapi, apa yang membuat Laut Mati begitu asin? Garam—terutama magnesium, sodium, dan kalsium klorida—hanyut ke Laut Mati bersama air yang mengalir dari Sungai Yordan, sungai-sungai yang lebih kecil, aliran-aliran, serta mata air lainnya. Diperkirakan bahwa Sungai Yordan saja mendepositkan garam dalam jumlah yang luar biasa, yakni 850.000 ton setiap tahun. &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOp-PLJleZI/AAAAAAAAGn4/8c6nGdiBaH0/s1600/laut-aral-laut-mati-2010.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 304px; height: 201px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOp-PLJleZI/AAAAAAAAGn4/8c6nGdiBaH0/s400/laut-aral-laut-mati-2010.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542381090588948882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Karena laut itu berada pada titik yang begitu rendah, airnya tidak bisa mengalir ke luar;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt; satu-satunya jalan keluar adalah melalui penguapan. Pada hari yang terik di musim panas, sebanyak tujuh juta ton air menguap, sehingga volume air di danau ini tidak bertambah. Meskipun airnya menguap, garam serta mineralnya tertinggal. Hal itulah yang menyebabkan laut itu paling asin di bumi, dengan kadar garam sekitar 30 persen, beberapa kali lebih asin daripada lautan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sejak zaman kuno, orang-orang telah tertarik akan sifat unik Laut Mati. Filsuf Yunani Aristoteles mendengar bahwa Laut itu ”begitu pahit dan asin sehingga tidak ada ikan yang hidup di situ”. Kadar garam yang luar biasa ini membuat berat jenis airnya besar dan meningkatkan daya apung alaminya, sehingga orang yang tidak bisa berenang pun tetap mengapung. Sejarawan Yahudi Flavius Yosefus menceritakan bagaimana Jenderal Romawi Vespasianus menguji fenomena ini dengan mencemplungkan tawanan perangnya ke laut itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Hingga di sini, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana perairan ini bisa mematikan namun menyehatkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Laut&lt;/b&gt; &lt;b&gt;yang&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Paling&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Menyehatkan?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Para musafir abad pertengahan membawa pulang cerita tentang laut yang tak berpenghuni, tidak ada burung, tidak ada ikan, dan tidak ada tumbuh-tumbuhan. Bahkan, bau uap yang menyengat dari danau ini diduga mematikan. Rupanya, inilah penyebab tersebarnya julukan laut bau dan mematikan. Memang benar, karena kandungan garamnya yang tinggi, hanya organisme sederhana, seperti beberapa jenis bakteri yang tangguh, yang dapat bertahan hidup di dalam airnya dan jika ada ikan yang nahas terseret ke laut ini, ikan itu akan segera mati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Laut ini tidak dapat menunjang kehidupan, tetapi kawasan sekitarnya tidaklah demikian. Walaupun sebagian besar kawasan ini tandus, ada daerah-daerah oasis yang mencolok karena subur, dengan air terjun dan tanaman tropis. Daerah itu juga dikenal sebagai habitat binatang liar yang berkembang. Terdapat 24 spesies mamalia yang hidup dekat laut tersebut, termasuk kucing gurun, serigala Arabia Selatan, dan ibeks yang sering terlihat. Sumber-sumber air tawarnya menjadi habitat bagi banyak amfibi, reptilia, dan ikan. Karena Laut Mati terletak pada jalur utama migrasi burung, ada lebih dari 90 spesies burung yang dikenal di tempat ini, seperti bangau hitam dan bangau putih. Elang-bangkai griffon dan elang-bangkai Mesir juga dapat terlihat di sini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOp5X8UD2vI/AAAAAAAAGnw/Md9vYDWXbKs/s1600/images2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 223px; height: 167px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOp5X8UD2vI/AAAAAAAAGnw/Md9vYDWXbKs/s320/images2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542375743667034866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, mengapa Laut Mati dianggap sebagai perairan yang paling menyehatkan? Dahulu, konon orang meminum airnya, karena percaya bahwa air itu berkhasiat menyembuhkan—sesuatu yang pasti tidak dianjurkan dewasa ini! Yang lebih masuk akal adalah, air garam dianggap cocok untuk membersihkan badan. Seluruh daerah itu juga sangat dipuji manfaat terapeutiknya. Letaknya yang rendah menyebabkan oksigen alami limpah di situ. Kadar bromida yang tinggi di udara kabarnya berpengaruh menenangkan, dan lumpur hitam yang kaya mineral serta sumber air panas belerang di sepanjang pantainya digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan gangguan rematik. Selain itu, balsam, sejenis pohon yang dahulu tumbuh di daerah itu, selalu dianggap berharga dan digunakan untuk kosmetik dan obat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Aspal&lt;/b&gt; &lt;b&gt;dari&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Laut&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Salah satu fenomena paling aneh dari Laut Mati ialah ter (aspal) yang dihasilkannya, yang sering kali terlihat mengapung bergumpal-gumpal. Pada tahun 1905, jurnal periodik &lt;i&gt;The&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Biblical&lt;/i&gt; &lt;i&gt;World&lt;/i&gt; melaporkan bahwa segumpal ter yang beratnya sekitar 2.700 kilogram terdampar ke pantai pada tahun 1834. Ter adalah ”produk minyak bumi yang pertama-tama digunakan manusia”. (&lt;i&gt;Saudi&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Aramco&lt;/i&gt; &lt;i&gt;World,&lt;/i&gt; November/Desember 1984) Beberapa orang dulu mengira bahwa gempa bumi telah menyebabkan potongan-potongan aspal terpecah dari dasar Laut Mati dan kemudian terapung ke permukaan. Tetapi, kemungkinan besar aspal keluar melalui retakan dan mencapai dasar laut bersama dengan batuan yang mengandung garam. Lalu, sewaktu batuan garam mencair, bongkah-bongkah aspal pun mengapung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selama berabad-abad, ter telah digunakan untuk berbagai tujuan—untuk melapisi kapal agar kedap air, untuk pembangunan, dan bahkan untuk antiserangga. Sekitar pertengahan abad keempat SM, ada anggapan bahwa orang Mesir mulai menggunakan banyak ter dalam pembuatan mumi, meskipun hal itu masih dipertanyakan oleh beberapa pakar. Kala itu, orang Nabatea, suku pengembara kuno yang tinggal di dekat Laut Mati, memonopoli perdagangan di daerah itu. Mereka mengumpulkan ter ke pantai, memotong-motongnya, lalu membawanya ke Mesir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.51cm; margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Laut Mati benar-benar laut yang unik. Tidaklah dibesar-besarkan jika digambarkan sebagai laut yang paling asin, paling rendah, paling mematikan, dan mungkin paling menyehatkan. Yang pasti, laut ini adalah salah satu laut yang paling menarik di&lt;a href="http://www.iblogronnp.com/2010/11/bumiadakah-planet-lain-yang-ideal.html"&gt; planet kita!&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;object height="250" width="400"&gt;&lt;param name="movie" value="http://vod.kompas.com/embed/JTJGZGF0YSUyRnZvZCUyRjIwMTAlMkYxMSUyRjIwJTJGMjAxMDExMjBfbGF1dF9tYXRpLm1wNA=="&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://vod.kompas.com/embed/JTJGZGF0YSUyRnZvZCUyRjIwMTAlMkYxMSUyRjIwJTJGMjAxMDExMjBfbGF1dF9tYXRpLm1wNA==" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" wmode="transparent" height="250" width="400"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-top: 0.21cm; margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="CENTER"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;AWET&lt;/b&gt; &lt;b&gt;DALAM&lt;/b&gt; &lt;b&gt;LARUTAN&lt;/b&gt; &lt;b&gt;GARAM&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;  &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOp2hprYPBI/AAAAAAAAGno/guUUuKP1-qE/s1600/laut-mati.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 256px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOp2hprYPBI/AAAAAAAAGno/guUUuKP1-qE/s320/laut-mati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542372611928374290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Para sejarawan melaporkan bahwa Laut Mati pernah menjadi jalur perdagangan yang ramai—pernyataan yang didukung oleh penemuan dua buah jangkar kayu baru-baru ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;  &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kedua jangkar tersebut ditemukan di pantai Laut Mati yang telah menyurut, dekat dengan lokasi pelabuhan kuno En-gedi. Jangkar yang satu diperkirakan berusia sekitar 2.500 tahun; artinya itulah jangkar tertua yang pernah ditemukan di daerah Laut Mati. Jangkar kedua diperkirakan berusia sekitar 2.000 tahun dan dibuat dengan teknologi Romawi termutakhir kala itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="LEFT"&gt;  &lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Jangkar kayu biasanya membusuk dalam air laut yang normal, dan yang terbuat dari logam bisa bertahan lebih lama. Namun, kurangnya oksigen di Laut Mati dan tingginya kadar garam telah mengawetkan jangkar dan tali-tali pengikatnya dalam kondisi yang sangat baik. OLEH PENULIS &lt;span style="font-style: italic;"&gt;AWAKE!&lt;/span&gt; DI ISRAEL.&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt; Salinan dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;g&lt;/span&gt;08 1/08&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-5076245745156130360?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/5076245745156130360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/5076245745156130360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/laut-yang-uniktapi-mati.html' title='Laut yang Unik—Tapi Mati!'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TOpvtG_XxaI/AAAAAAAAGnI/OELNP_h2oRM/s72-c/page0000014_1%2Ba.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-2227299359879871240</id><published>2010-11-12T05:33:00.000-08:00</published><updated>2010-11-12T07:36:13.489-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seberapa Pentingkah Kebersihan?'/><title type='text'>Seberapa Pentingkah Kebersihan?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TN1FCkYErcI/AAAAAAAAGj4/VEhGQlIbljw/s1600/1544528620X310.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 166px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TN1FCkYErcI/AAAAAAAAGj4/VEhGQlIbljw/s320/1544528620X310.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5538659027162279362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;KEBERSIHAN &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; "&gt;&lt;span style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;&lt;strong style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;&lt;div style="display: inline !important; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; "&gt;&lt;strong style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;sangat penting dimana saja itu dilakukan, bahkan kebiasaan bersih yang sedianya di junjung tinggi oleh paramedis atau dokter dan lingkungan rumah sakit namun bayangkan jika situasi berikut terjadi seperti di beritakan di Kompas Internet. bahwa dokter juga bisa "lupa cuci tangan".&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div style="font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; "&gt;&lt;strong style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; list-style-type: none; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;a href="http://health.kompas.com/index.php/read/2010/11/12/09165512/Dokter.Lupa.Cuci.Tangan..Pasien.Terancam..."&gt;[link]-&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://health.kompas.com/index.php/read/2010/11/12/09165512/Dokter.Lupa.Cuci.Tangan..Pasien.Terancam..."&gt; Penanganan dari satu pasien ke pasien lainnya dan kondisi lingkungan di rumah sakit menjadikan tangan para dokter dan perawat rentan menjadi media penularan kuman penyakit.   Walau kebiasaan menjaga kebersihan tangan terbukti dapat mengurangi penyebaran kuman patogen di fasilitas-fasilitas kesehatan. Namun, kesadaran tenaga kesehatan menjalankan prosedur mencuci tangan selama bekerja masih relatif rendah.   Studi di beberapa negara menunjukkan, tingkat kebiasaan mencuci atau membersihkan tangan di kalangan pekerja kesehatan di rumah sakit masih di bawah 50 persen.  Kondisi yang mirip juga terjadi di Indonesia.&lt;/a&gt; Berikut topik terkait seputar kebersihan yang pernah di terbitkan dalam jurnal Menara Pengawal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; color: rgb(35, 35, 35); line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; line-height: normal; font-size: medium; "&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(51, 51, 51); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Article and Formats from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="2" cellspacing="1" border="0" style="background-color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="40" class="nobar" style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: initial; border-left-style: none; border-left-color: initial; border-right-style: none; border-right-width: initial; border-right-color: initial; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="color: rgb(238, 238, 238); font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/home.gif" border="0" alt="Home" width="19" height="15" style="display: inline; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(238, 238, 238); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12px; text-align: center; border-left-width: 1px; border-left-style: solid; border-left-color: rgb(238, 238, 238); "&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="164" rowspan="2" bgcolor="#99ccff" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20020201/collage1.jpg" width="164" height="151" alt="1. A girl on swing; 2. A mother giving baby a bath; 3. A woman washing her face; 4. A man and woman dining; 5. A doctor wearing mask" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="436" colspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20020201/collage2.jpg" width="436" height="120" alt="1. A girl on swing; 2. A mother giving baby a bath; 3. A woman washing her face; 4. A man and woman dining; 5. A doctor wearing mask" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="15" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="15" height="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="421" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h2 style="font-size: 16px; color: rgb(51, 102, 153); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; "&gt;What Is Your View of Cleanliness?&lt;/h2&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="164" bgcolor="#99ccff" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="164" height="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="15" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="15" height="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="410" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="410" height="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="11" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="11" height="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td bgcolor="#99ccff"&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="1" height="45" /&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;In this series:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20020201/article_01.htm"&gt;How Important Is Cleanliness?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/seberapa-pentingkah-kebersihan.html"&gt;Seberapa Pentingkah Kerbersihan?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20020201/article_02.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Cleanliness—What Does It Really Mean?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/kebersihanapa-arti-sebenarnya-article.html"&gt;Kebersihan. Apa Arti Sebenarnya?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;Related topics:&lt;/p&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: -35px; "&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; font-style: normal; font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20081201/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Cleanliness—Why Is It Important?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kebersihanmengapa-penting.html"&gt;Kebersihan—&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kebersihanmengapa-penting.html"&gt;Mengapa Penting&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: small; line-height: 22px; color: rgb(0, 0, 0); font-style: normal; font-weight: normal; "&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/kebersihanmengapa-penting.html"&gt;?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; font-style: normal; font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20060801/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;You Cannot Save It, so Use It Well&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; font-style: normal; font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: normal; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-ypa.blogspot.com/2010/11/apa-beda-waktu-dengan-uang.html"&gt;Anda Tidak Bisa Menyimpannya, Jadi Gunakan Sebaik-baiknya&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-left: 35px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 3px; margin-left: 0px; list-style-type: none; font-style: normal; font-size: 12px; font-family: arial, helvetica, sans-serif; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: normal; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/19980522/article_01.htm" style="color: rgb(0, 0, 204); "&gt;Five Ways to Improve the Quality of Your Life&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt; &lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;h1 style="margin-top: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 24px;"&gt;Seberapa Pentingkah Kebersihan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 24px; color: rgb(51, 51, 51); "&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;p&gt;KEBERSIHAN memiliki arti tersendiri bagi setiap orang. Misalnya, sewaktu seorang anak kecil diberi tahu ibunya untuk mencuci tangan serta wajahnya, ia mungkin berpikir bahwa membasahi tangannya di bawah keran wastafel dan membasahi bibirnya sudah cukup. Tetapi, ibunya tahu bahwa itu tidak cukup. Ia membawa putranya kembali ke kamar kecil dan menggosok tangan serta wajahnya dengan banyak sabun dan air—meski sang anak berteriak memprotes!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentu saja, standar kebersihan tidak sama di seputar dunia, dan orang-orang bertumbuh dengan konsepnya sendiri-sendiri tentang kebersihan. Dahulu, lingkungan sekolah yang bersih dan tertib di banyak negeri membantu para siswa mengembangkan kebiasaan yang baik untuk hidup bersih. Sekarang, beberapa lapangan sekolah penuh dengan sampah dan kotoran sehingga lebih mirip tempat pembuangan sampah daripada tempat untuk bermain atau berolahraga. Dan, bagaimana dengan ruang kelasnya? Darren, seorang petugas kebersihan di sebuah sekolah menengah Australia, mengatakan, ”Sekarang, ruang kelasnya pun jorok.” Beberapa siswa menganggap instruksi ”Ambil itu” atau ”Bersihkan itu” sebagai bentuk hukuman buat mereka. Problemnya adalah bahwa beberapa guru memang menggunakan kegiatan membersihkan sebagai hukuman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, orang-orang dewasa tidak selalu menjadi teladan dalam hal kebersihan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia bisnis. Misalnya, banyak tempat umum dibiarkan berantakan dan tidak sedap dipandang mata. Beberapa industri mencemari lingkungan. Akan tetapi, polusi sebenarnya disebabkan, bukan oleh industri dan bisnis, melainkan oleh manusia. Meskipun ketamakan kemungkinan besar merupakan penyebab utama problem polusi sedunia dan banyak dampak buruknya, sebagian problem itu sebenarnya diakibatkan oleh kebiasaan pribadi yang tidak bersih. Seorang mantan direktur jenderal Negara Persemakmuran Australia mendukung kesimpulan ini sewaktu ia berkata, ”Semua permasalahan tentang kesehatan masyarakat terletak pada bagaimana anggapan setiap pria, wanita, dan anak terhadap kebersihan.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, ada yang merasa bahwa kebersihan adalah soal pribadi dan tidak perlu menjadi urusan orang lain. Benarkah demikian?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebersihan sangat penting bila menyangkut makanan kita—entah yang dibeli di pasar, dimakan di restoran, atau disantap di rumah teman. Standar kebersihan yang tinggi diharapkan dari orang-orang yang menangani atau menyajikan makanan yang kita santap. Tangan yang kotor—tangan mereka atau tangan kita—bisa menyebabkan banyak penyakit. Bagaimana dengan rumah sakit—tempat yang khususnya kita harapkan selalu bersih? &lt;i&gt;The New England Journal of Medicine&lt;/i&gt; melaporkan bahwa tangan para dokter dan perawat yang tidak dicuci dapat turut menjelaskan mengapa pasien rumah sakit mengalami infeksi yang memakan biaya sampai sepuluh miliar dolar AS setahun untuk pengobatannya. Kita berhak untuk berharap bahwa tidak seorang pun akan membahayakan kesehatan kita karena kebiasaannya yang tidak bersih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang juga merupakan persoalan yang sangat serius adalah apabila seseorang—dengan sengaja ataupun dengan sembrono—mencemari persediaan air kita. Dan, seberapa amankah berjalan-jalan dengan bertelanjang kaki di pantai yang ada bekas tabung suntiknya, yang ditinggalkan oleh pecandu narkoba atau orang lain? Yang mungkin jauh lebih penting bagi diri sendiri adalah pertanyaan: Apakah kebersihan dipraktekkan di rumah kita sendiri?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suellen Hoy, dalam bukunya &lt;i&gt;Chasing Dirt&lt;/i&gt;, bertanya, ”Apakah kita sebersih dulu?” Ia menjawab, ”Mungkin tidak.” Ia menyebut perubahan nilai sosial sebagai alasan utamanya. Seraya orang semakin jarang meluangkan waktu di rumah, mereka tinggal membayar orang lain untuk membersihkan rumah mereka. Jadi, memelihara lingkungan yang bersih bukan lagi prioritas seseorang. ”Saya tidak membersihkan kamar mandi—saya membersihkan diri sendiri,” kata seorang pria. ”Setidaknya, meskipun rumah saya kotor, saya sendiri bersih.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akan tetapi, kebersihan lebih dari sekadar penampilan luar. Hal itu mencakup semua aspek etika hidup sehat. Kebersihan juga adalah keadaan pikiran dan hati yang menyangkut moral dan ibadat kita. Marilah kita lihat mengapa demikian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h1 style="font-size: 24px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-top: 0px; "&gt;Kebersihan&lt;br /&gt;&lt;span class="sm" style="font-size: 18px; "&gt;Dalam Arti Sebenarnya?&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;p&gt;KARENA kondisi tidak higienis yang mengejutkan di Eropa dan Amerika Serikat selama abad ke-18 dan 19, para misionaris pada masa itu mengabarkan apa yang mungkin diistilahkan sebagai ”doktrin kebersihan”. Doktrin ini menyetarakan kejorokan dengan dosa, sedangkan kebersihan dikatakan lebih mendekatkan seseorang kepada Allah. Mungkin inilah yang mempopulerkan aksioma ”Kebersihan berdampingan dengan kesalehan”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pandangan ini digunakan oleh Bala Keselamatan, yang didirikan oleh William dan Catherine Booth. Menurut buku &lt;i&gt;Health and Medicine in the Evangelical Tradition&lt;/i&gt;, salah satu slogan mereka yang paling awal adalah: ”Sabun, Sup, dan Keselamatan” (”Soap, Soup, and Salvation”). Kemudian, sewaktu Louis Pasteur dan lainnya membuktikan dengan pasti hubungan antara penyakit dan bakteri, hal itu semakin menambah daya dorong dan dasar ilmiah untuk proyek perencanaan kesehatan masyarakat yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa langkah yang langsung diambil mencakup tidak menuntut seorang saksi di pengadilan untuk mencium Alkitab dan meniadakan cangkir minum bersama di sekolah dan stasiun kereta api. Upaya bahkan dibuat untuk mengganti cangkir bersama di pertemuan ibadat dengan cangkir pribadi. Ya, para penggagas itu tampaknya cukup sukses dalam mengubah sikap orang-orang terhadap kebersihan. Begitu suksesnya sampai-sampai seorang penulis menyebut hasilnya sebagai ”sebuah percintaan dengan kebersihan”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, ”percintaan dengan kebersihan” ini tampaknya hanya di permukaan saja. Tidak lama kemudian, para pengusaha swasta mengubah sabun biasa menjadi sebuah produk kecantikan. Iklan yang lihai membuat para konsumen percaya bahwa menggunakan produk higiene tertentu akan memberi penggunanya status sosial yang lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak menggunakannya. Televisi melanjutkan fantasi ini. Orang-orang sukses dan glamor yang ditampilkan dalam iklan dan opera sabun jarang terlihat membersihkan rumah, menyapu halaman, membuang sampah, atau menyingkirkan kotoran anjing dan kucing peliharaan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada juga yang bernalar bahwa yang menghasilkan uang untuk dapat hidup adalah pergi bekerja, sedangkan tugas rumah tangga atau pekerjaan pembersihan lainnya tidak mempunyai nilai finansial. Dan, karena tidak ada imbalan uang, mengapa repot-repot memelihara lingkungan? Salah satu akibatnya adalah bahwa sejumlah orang dewasa ini berpikir bahwa kebersihan hanyalah soal higiene pribadi saja. [Pencipta kita memberikan &lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/kebersihanapa-arti-sebenarnya-article.html"&gt;Panduan tentang problem kebersihan&lt;/a&gt; secara komprehensif].&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-2227299359879871240?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2227299359879871240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2227299359879871240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/seberapa-pentingkah-kebersihan.html' title='Seberapa Pentingkah Kebersihan?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TN1FCkYErcI/AAAAAAAAGj4/VEhGQlIbljw/s72-c/1544528620X310.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-2191733415013996934</id><published>2010-11-05T20:17:00.000-07:00</published><updated>2011-06-07T19:32:24.593-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATEISME Sedang Kampanye?'/><title type='text'>ATEISME Sedang Kampanye?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTLERdISjI/AAAAAAAAGgk/uhKC_6b-5Ik/s1600/ateisad_main+%281%29.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536273116210678322" src="http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTLERdISjI/AAAAAAAAGgk/uhKC_6b-5Ik/s200/ateisad_main+%281%29.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 121px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;; font-size: 100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;BEBERAPA situs sempat marak memberitakan "Ateis Berkampanye". Pada waktu itu ba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;; font-size: 100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;rangkali dua tahun lalu di Wahington D.C , American Humanist Association&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; mulai menjalankan kampanye iklan liburan senilai $40,000 yang mencoba untuk menjangkau siapapun yang mungkin tertarik dengan humanisme, yang menolak &lt;a href="http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:SX6ul-HlEQQJ:iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/apakah-kepercayaan-kepada-allah-masuk.html+Apakah+Kepercayaan+kepada+Allah+Masuk+Akal%3F&amp;amp;cd=1&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;gl=id&amp;amp;source=www.google.co.id" style="color: #2078b1; text-decoration: none;"&gt;percaya adanya Tuhan&lt;/a&gt; dan kehidupan setelah kematian. Iklan-iklan tersebut berbunyi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Mengapa percaya dalam Tuhan? Cukup berbuat baik sajalah," &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;yang pada waktu itu dipajang di luar dan di dalam 200 bus Metro DC dan akan terus berlang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;sung hingga musim Natal. Iklan-iklan dari kelompok ateis telah menimbulkan ratusan keluhan yang dikirimkan ke agen iklan-iklan tersebut kata salah satu situs tersebut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;; font-size: 130%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="position: relative; width: 600px;"&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: Arial,Tahoma,Helvetica,FreeSans,sans-serif; line-height: 1.4; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-align: center; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTM9PJY-0I/AAAAAAAAGgs/XrJxagCY13s/s1600/Ateis+me+MP+November+2010+012.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536275194355186498" src="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTM9PJY-0I/AAAAAAAAGgs/XrJxagCY13s/s320/Ateis+me+MP+November+2010+012.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 155px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-align: left; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;, &amp;quot;verdana&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;, &amp;quot;verdana&amp;quot;, sans-serif;"&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;SUATU kelompok ateis yang baru telah bangkit di tengah-tengah masyarakat. Orang-orang ateis jenis baru ini tidak puas menahan pandangan mereka hanya untuk kalangan sendiri. Sebaliknya, mereka berkampanye, “dengan aktif, gusar, dan gigih berupaya meyakinkan umat beragama untuk mengubah sudut pandang mereka”, tulis kolumnis Richard Bernstein. Bahkan, orang agnostik pun menjadi incaran mereka, karena orang-orang ateis-baru ini tidak memberi peluang untuk keraguan. Pokoknya, bagi mereka tidak ada Allah Titik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; “&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Dunia perlu sadar dari kepercayaan agama mereka yang bagaikan mimipi buruk yang panjang,” kata penerima hadiah nobel Steven Weinberg. “Apa pun yang kami para ilmuwan bisa lakukan untuk melemahkan cengkraman agama harus dilakukan, dan mungkin pada akhirnya ini bisa menjadi sumbangsih terbesar kami bagi peradaban.” Salah satu alat yang digunakan untuk melemahkan cengkraman tersebut adalah karya tulis, yang tampaknya membangkitkan banyak minat, karena beberapa buku ateis-baru telah menjadi buku terlaris.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Agama punya andil dalam gerakan ateis-baru, karena orang-orang telah menjadi muak dengan ekstrimis, teroris, dan konflik agama yang merongrong dunia. “Agama meracuni segala sesuatu,”kata seorang ateis terkemuka. Selain itu, dikatakan bahwa “racun” tersebut, mencakup kepercayaan agama secara umum, bukan hanya pandangan yang ekstrem. Menurut orang-orang ateis-baru, dogma-dogma utama harus di ekspos, ditinggalkan, dan digantikan dengan logika dan nalar. Orang seharusnya tidak takut untuk dengan terus terang menyingkapkan “segunung omong kosong yang menghancurkan kehidupan” yang terdapat dalam berbagai Kitab Suci, tulis ateis Sam Harris. “Kita tidak bisa lagi menahan diri ... demi menyinggung umat beragama.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sementara orang ateis-baru mencela agama, mereka menyanjung sains, bahkan ada yang menyatakan bahwa sains menyangkal keberadaan Allah. Apakah memang demikian? Sebenarnya, apakah bisa? “Seraya cukup waktu berlalu, ”kata Harris, “satu pihak akan benar-benar memenangkan argumen ini, dan pihak lainnya akan benar-benar kalah.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Menurut Anda, pihak mana yang akan menang? Seraya kita membahas masalah ini, coba pikirkan, 'Apakah kepercayaan kepada pencipta pada dasarnya berbahaya? Apakah dunia akan menjadi lebih baik jika semua orang ateis?'  Mari kita periksa apa yang dikatakan beberapa ilmuwan dan filsuf terkemuka tentang ateisme, agama, dan sains.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-align: center; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;APAKAH &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif; font-size: 130%; font-weight: 700;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;SAINS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt; TELAH MENIADAKAN &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #999999; font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ALLAH?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTX0r2wh-I/AAAAAAAAGg8/-tLiJxMZwFw/s1600/MP+November+2010+013.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536287142070749154" src="http://1.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTX0r2wh-I/AAAAAAAAGg8/-tLiJxMZwFw/s320/MP+November+2010+013.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 137px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 183px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;SELAMA 50 tahun, filsuf Inggris Antony Flew sangat direspek sebagai seorang ateis oleh rekan-rekannya. “Theology And Falsification (Teologi dan Pemalsuan)”, karya tulisnya pada tahun 1950, “menjadi publikasi berisi filsafat yang paling banyak dicetak ulang pada abad [ke-20] ini”. Pada 1986, Flew disebut “kritikus paling terkemuka di antara para kritikus teisme (kepercayaan akan Allah atau dewa-dewa) kontemporer”. Maka, banyak orang sangat terkejut ketika, pada 2004, Flew mengumumkan behwa ia telah mengubah sudut pandangnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Apa yang membuat Flew berubah pikiran? Singkatnya, sains. Ia menjadi yakin bahwa alam semesta, hukum-hukum alam, dan kehidupan itu sendiri tidak bisa muncul karena kebetulan belaka. Apakah itu kesimpulan yang masuk akal?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Bagaimana Hukum Alam Muncul?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Fisikawan dan penulis buku Paul Davies mengemukakan bahwa sains sangat berhasil dalam menjelaskan fenomena fisik, misalnya hujan. Namun, ia berkata, “Sehubungan dengan ... pertanyaan seperti 'Mengapa ada hukum alam?'  situasinya berbeda. Pertanyaan-pertanyaan semacam itu tidak terjawab oleh temuan sains yang spesifik: banyak pertanyaan yang benar-benar penting tetap ada sejak lahirnya peradaban dan masih mengganggu kita dewasa ini.” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; “&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Yang penting bukan sekadar fakta bahwa ada ke keteraturan dalam alam,” tulis Flew pada 2007, “tetapi bahwa keteraturan itu secara matematis tepat, universal, dan 'saling berkaitan'. Einstein menyebut keteraturan itu sebagai 'manifestasi nalar'. Pertanyaan yang hendaknya kita ajukan adalah bagaimana alam sampai dikemas dengan cara ini. Pasti inilah pertanyaan yang diajukan para ilmuwan mulai dari &lt;a href="http://iblogronnp-aptobible.blogspot.com/p/kehidupan-abadi-di-bumiharapan-yang.html"&gt;Newton &lt;/a&gt;sampai &lt;a href="http://k3tour.blogspot.com/2010/01/tahun-istimewanya-einstein.html"&gt;Einstein&lt;/a&gt; sampai Heinsenberg&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;—&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;dan yang dijawab. Jawaban mereka adalah Pikiran Allah.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sesungguhnya, banyak ilmuwan terkemuka tidak beranggapan bahwa percaya kepada Penyebab Awal yang cerdas itu adalah sesuatu yang tidak ilmiah. Di pihak lain, sama sekali tidak masuk akal untuk mengatakan bahwa alam semesta, hukum-hukumnya, dan kehidupan muncul begitu saja. Pengalaman sehari-hari menunjukan bahwa rancangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;terutama yang sangat rumit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;harus &lt;a href="http://iblogronnp-dirancang.blogspot.com/"&gt;ada perancangnya&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Iman Mana yang Akan Anda Pilih?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Meskipun orang ateis-baru dengan senang hati mengibarkan panji sains di atas kubu mereka, faktanya adalah bahwa ateisme maupun teisme tidak didasarkan atas sains semata. Kedua-duanya berkaitan dengan iman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;ateisme beriman pada kepada kebetulan belaka yang tanpa tujuan; teisme beriman kepada Penyebab Awal yang cerdas. Orang ateis-baru mendukung pandangan bahwa “semua iman keagamaan adalah iman buta”, tulis John Lennox, profesor matematika di University of Oxford, Inggris. Ia menambahkan, “Kita perlu menandaskan dengan tegas bahwa mereka itu keliru.” Maka, pertanyaannya adalah: Iman mana yang terbukti benar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;iman orang ateis atau iman umat beragama? Misalnya, perhatikan soal asal mula kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Penganut evolisi tanpa ragu mengakui bahwa asal mula kehidupan masih merupakan misteri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;meskipun ada banyak teori yang saling bertentangan. Seorang ateis-baru yang terkemuka, Richard Dawkins, menyatakan bahwa mengingat banyaknya planet di jagat raya, kehidupan pasti akan muncul entah dimana. Namun, banyak ilmuwan yang dihormati tidak terlalu yakin tentang hal itu. Profesor John Barrow di Cambridge mengatakan bahwa kepercayaan akan 'evolusi kehidupan dan pikiran” menemui  “jalan buntu pada setiap tahapnya. Ada begitu banyak hal yang bisa membuat kehidupan gagal berevolusi dalam lingkungan yang rumit dan tak bersahabat sehingga teralalu arogan untuk menyimpulkan bahwa, hanya dengan cukup zat karbon dan cukup waktu, segala sesuatu mungkin terjadi”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Selain itu, ingatlah bahwa kehidupan bukan sekadar campuran beragam unsur kimia. Sebaliknya, kehidupan berbentuk atas dasar informasi luar biasa canggih, yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://k3tour.blogspot.com/2010/06/menguak-misteri-gen-gen-anda.html"&gt;&lt;span style="color: silver;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;dikodekan dalam DNA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/11/apakah-kepercayaan-kepada-allah-masuk.html"&gt;.&lt;/a&gt; Maka, jika kita berbicara tentang asal mula kehidupan, kita juga berbicara tentang asal mula informasi biologis. Apa satu-satunya sumber informasi yang kita ketahui? Singkat kata, kecerdasan. Apakah kejadian secara kebetulan akan menghasilkan informasi yang rumit, seperti program komputer, rumus aljabar, esiklopedia, atau bahkan resep kue? Tentu saja tidak. Namun, dalam hal kecanggihan dan efisiensi, tak satu pun di antara hal-hal di atas dapat menandingi informasi yang tersimpan dalam kode genetik organisme hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Segala Sesuatu Muncul secara Kebetulan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Dapatkah Diterima Sains? &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Menurut para ateis, “alam semesta sebagaimana keadaannya sekarang, secara misterius, dan secara kebetulan, memungkinkan munculnya kehidupan", jelas Paul Davies. “Andaikan keadaannya berbeda,” kata para ateis, “kita tidak akan ada di sini dan mempersoalkan topik ini. Alam semesta mungkin pada dasarnya merupakan suatu kesatuan dan mungkin juga tidak, namun tidak ada rancangan, maksud atau tujuan untuk semua itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;yang pasti tidak ada yang masuk akal bagi kita.” “Keuntungan pendirian ini, komentar Davies “adalah bahwa pendirian ini mudah dibela&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;begitu mudahnya sampai-sampai menjadi suatu dalih”, supaya tidak perlu membahas masalahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" face="arial,verdana,sans-serif" style="margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Evolusion: A Theory in Crisis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; (Evolusi: Teori yang Mengalami Krisis) biolog molekuler Michael Denton menyimpulkan bahwa teori evolusi “lebih mirip dengan prisip astrologi abad pertengahan ketimbang .... teori ilmiah yang serius”. Ia juga menyebut paham evolusi Darwin sebagai mitos terbesar pada zaman kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; font-style: normal; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Tentu saja, anggapan bahwa segala sesuatu muncul secara kebetulan kedengarannya seperti mitos. Bayangkan situasi berikut: Seorang arkeolog melihat sebuah batu yang belum diasah dan bentuknya agak persegi. Ia mungkin menganggap bahwa batu itu kebetulan saja bentuknya begitu, dan itu masuk akal. Namun, belakangan ia menemukan batu berbentuk manusia setengah badan, sempurna sampai ke detailnya yang terkecil. Apakah ia menganggap benda tersebut muncul secara kebetulan? Tidak. Pikirannya yang logis mengatakan, 'Ada yang membuatnya.' Dengan penalaran yang sama, Alkitab mengatakan, “Setiap rumah dibangun oleh seseorang, tetapi ia yang membangun segala perkara adalah Allah.”(Ibrani 3:4) Setujukah Anda dengan pernyataan itu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="font-family: arial,verdana,sans-serif; margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt; “&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Semakin kita Mengenal alam semesta kita,” tulis Lennox, “hipotesis bahwa ada Allah Pencipta, yang merancang alam semesta demi suatu tujuan, semakin besar kredibilitasnya sebagai penjelasan terbaik tentang mengapa kita ada sini.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="LEFT" style="margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, sans-serif; font-size: medium;"&gt;Sungguh disesalkan, salah satu hal yang merongrong kepercayaan akan Allah adalah kejahatan yang dilakukan atas nama-Nya. Akibatnya, ada yang menyimpulkan bahwa keadaan umat manusia akan lebih baik tanpa agama. Bagaimana menurut Anda? &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;; font-size: 85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535170126713792770" src="http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNDf51YhKQI/AAAAAAAAGfc/kwO5dhoFt7Y/s400/g_E_201011.jpg" style="background-color: white; border: 1px solid rgb(236, 236, 236); cursor: pointer; float: right; font-size: medium; height: 130px; line-height: 22px; margin: 0px 0px 10px 10px; padding: 5px; width: 100px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="LEFT" style="margin-bottom: 0cm; margin-top: 0.42cm; text-indent: 0.51cm;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Tahoma&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, &amp;quot;FreeSans&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;a href="http://iblogronnp-gpanswers.blogspot.com/2010/11/dunia-tanpa-agamalebih-baik.html"&gt;SELENGKAPNYA LAGI DISINI..&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Tahoma&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, &amp;quot;FreeSans&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right; text-indent: 19px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Tahoma&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, &amp;quot;FreeSans&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; line-height: 18px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;; font-size: 85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Salinan dari publikasi&lt;i&gt; Awake!&lt;/i&gt; November 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1744422359083671042-2191733415013996934?l=iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2191733415013996934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1744422359083671042/posts/default/2191733415013996934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iblogronnpgp-bahasa.blogspot.com/2010/11/ateisme-sedang-kampanye.html' title='ATEISME Sedang Kampanye?'/><author><name>Ronald Nicolasp</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/SbcWuPPtFPI/AAAAAAAAAB4/i2-ZoCDmmrw/S220/index20060701.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0HXbzvaQQ9g/TNTLERdISjI/AAAAAAAAGgk/uhKC_6b-5Ik/s72-c/ateisad_main+%281%29.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1744422359083671042.post-1061475524844880078</id><published>2010-11-02T20:24:00.000-07:00</published><updated>2010-12-10T07:05:45.515-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bagaimana Semestinya Kelahirannya Dikenang?'/><title type='text'>KELAHIRAN YANG PATUT DIKENANG</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div class="topnavigation"&gt;&lt;div class="site" style="background-color: rgb(238, 238, 238); color: rgb(51, 51, 51); width: 600px; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; border-top-width: 1px; border-top-style: solid; border-top-color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; padding-top: 2px; padding-right: 5px; padding-bottom: 2px; padding-left: 5px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/" style="font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-decoration: none; "&gt;Formats and Article from Jehovah's Witnesses Official Web Site&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#FFF8E7" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="164" bgcolor="#EDBC3B" valign="top" rowspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20041215/01_01.jpg" alt="Mary and baby Jesus" width="164" height="250" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="56" valign="top" rowspan="2" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20041215/01_02.jpg" alt="Mary and baby Jesus" width="56" height="250" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="40" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20041215/scroll_left.gif" width="40" height="125" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="295" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;h1 style="font-size: 34px; color: rgb(115, 130, 15); font-family: 'times new roman', times, serif; font-style: italic; text-align: center; margin-bottom: 0px; "&gt;A Birth to Be Remembered&lt;/h1&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="45" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/20041215/scroll_right.gif" width="40" height="125" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="3" valign="top" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;p class="quote" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 14px; font-weight: bold; margin-top: 0px; margin-right: 60px; margin-bottom: 0px; margin-left: 60px; "&gt;‘Unto you is born this day a Saviour, which is Christ the Lord.’—&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20041215/article_01.htm"&gt;Luke 2:11&lt;/a&gt;,&lt;cite style="font-style: italic; "&gt;King James Version.&lt;/cite&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table width="600" cellpadding="0" cellspacing="0" border="0" bgcolor="#FFF8E7" style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: medium; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="164" bgcolor="#EDBC3B" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="164" height="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="436" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;img src="http://www.watchtower.org/images/spacer.gif" width="436" height="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td bg="" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;div class="linktext" style="margin-left: 2px; width: 160px; "&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial, helvetica, sans-serif; margin-bottom: 0px; font-weight: bold; font-size: 12px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: 20px; "&gt;Related topics:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px; "&gt;&lt;ul style="padding-top: 0px; padding-right: 2.5em; padding-bottom: 0px; padding-left: 2.5em; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 1.4; list-style-type: disc; list-style-position: initial; list-style-image: initial; "&gt;&lt;li style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.25em; margin-left: 0px; text-indent: 0px; border-top-style: none; border-top-width: initial; border-top-color: initial; border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/200812/article_01.htm" style="text-decoration: none; color: rgb(192, 28, 0); "&gt;When Was Jesus Born?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.25em; margin-left: 0px; text-indent: 0px; border-top-style: none; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(114, 114, 114); border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2010/08/kapan-yesus-lahir.html" style="text-decoration: none; color: rgb(192, 28, 0); "&gt;Kapan Yesus Lahir?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.25em; margin-left: 0px; text-indent: 0px; border-top-style: none; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(114, 114, 114); border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20001215/article_01.htm" style="text-decoration: none; color: rgb(192, 28, 0); "&gt;Christmas Customs—Are They Christian?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.25em; margin-left: 0px; text-indent: 0px; border-top-style: none; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(114, 114, 114); border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;(Bahasa) &lt;a href="http://iblogronnp-aidr.blogspot.com/2010/12/kebiasaan-natalapakah-bersifat-kristen.html"&gt;Kebiasaan Natal—Apakah Bersifat Kristen?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.25em; margin-left: 0px; text-indent: 0px; border-top-style: none; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(114, 114, 114); border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;a href="http://www.watchtower.org/e/20031215/article_01.htm" style="text-decoration: none; color: rgb(192, 28, 0); "&gt;Jesus’ Family—Who Were They?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.25em; margin-left: 0px; text-indent: 0px; border-top-style: none; border-top-width: 1px; border-top-color: rgb(114, 114, 114); border-right-style: none; border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-width: initial; border-color: initial; "&gt;(Bahasa)&lt;a href="http://iblogronnp-aptb.blogspot.com/2010/09/keluarga-yesussiapakah-mereka.html" style="text-decoration: none; color: rgb(192, 28, 0); "&gt;Keluarga Yesus—Siapakah Mereka?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="padding-left: 0px; margin-left: -35px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; font-size: 12px; font-weight: normal; font-style: normal; font-family: arial, helvetica, sans-serif; "&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="article"&gt;&lt;p style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; "&gt;KIRA-KIRA dua ribu tahun yang lalu, seorang wanita di kota Betlehem melahirkan anak laki-laki. Tidak banyak penduduk kota itu yang menyadari arti penting kelahiran tersebut. Tetapi, beberapa gembala, yang menjaga kawanan mereka di padang pada malam itu, melihat sejumlah besar malaikat dan mendengar mereka bernyanyi, ”Kemuliaan bagi Allah di tempat tertinggi di atas, dan damai di bumi di antara orang-orang yang mendapat perkenan.”—&lt;a href="http://www.watchtower.org/in/alkitab/lu/chapter_002.htm?bk=lu;chp=2;vs=8-14;citation#bk8"&gt;Lukas 2:8-14&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 15px; margin-right: 11px; "&gt;Kemudian, para gembala itu menemukan Maria dan suaminya, Yusuf, dalam sebuah kandang, persis seperti yang ditunjukkan malaikat-malaikat itu. Maria, yang menamai anak itu Yesus, membaringkannya dala
