[Kembali ke Artikel Sekuler]
KETIKA Anda dan keluarga mengalami resesi ekonomi, agar tidak sampai depresi ekonomi, pertimbangkan hal-hal berikut ini, sebenarnya ini juga bermanfaat bagi rumah tangga yang ekonominya sedang stabil, menyederhanakan gaya hidup sering kali tidak menyimpangkan Anda dari penyalahgunaan uang:
Pertama, sebelum membeli barang yang mahal, pertimbangkan apakah itu memang perlu?
Kedua, jika Anda ingin membeli suatu barang, carilah yang didiskon atau yang bekas tetapi tetapi masih bagus. Easpen dan Janne, orang tua di Norwegia, butuh kereta bayi untuk putra mereka. Daniel. Mereka membeli yang kondisinya relatif baru dengan hanya separuh harga. Kalau "Daniel sudah lebih besar," kata Espen, "saya yakin kami bisa menjualnya lagi dengan harga yang lumayan." Tetapi, ia memperingatkan, "Butuh waktu lama untuk memperoleh penawaran yang bagus." (Bertindaklah bijaksana dengan mencatat nama dan alamat penjual serta meminta tanda terima, agar Anda yakin bahwa Anda tidak membeli barang curian)
Ketiga, jangan ikuti dorongan hati; tunda saja dahulu. Jika Anda merasa bahwa barang itu sangat dibutuhkan, Anda mungkin bisa mencari barang serupa yang sedang didiskon atau yang bekas. Juga, Anda bisa hemat jika Anda tidak merasa harus membeli barang-barang bermerek. Selain itu, alih-alih membeli baju anak model terkini di toko yang mahal, cobalah manfaatkan baju turunan.
Keempat, ingatlah bahwa membeli bahan makanan dan memasak sendiri selalu lebih hemat daripada makan di luar. Jika anak Anda usia sekolah, cobalah ajari mereka meyiapkan bekal ketimbang memberikan uang jajan untuk makanan yang lebih mahal. Dan, alih-alih membeli minuman yang mahal, menumlah air. Air lebih sehat dan tidak menguras dompet Anda.
Dahulu, keluarga-keluarga punya kebun sayur sendiri. Nah bagaimana kalau Anda menanam sendiri sayur-sayuran. Banyak orang termasuk..... (Klik croping majalah di bawah ini untuk kelanjutan artikel ini) Klik 2 X di crop gambar di bawah untuk original size.
Artikel parafrasa dan croping dari majalah Sedarlah! edisi September 2011
Senin, 05 September 2011
Sabtu, 03 September 2011
Bagaimana Mengatur Uang (sinopsis)
Kembali ke Blog sekuler!
SUDAHKAH Anda merasakan ekonomi di negara Anda bahkan di tengah-tengah kehidupan Anda sendiri sedang di "Hantam RESESI BESAR" begitulah sebuah judul kecil dalam artikel yang muncul di halaman ke-tiga di majalah peringatan kita yakni Sedarlah! atau majalah AWAKE! dalam bahasa kita.
Di awal artikel ini pertama-tama di buka dengan pengantar yang mengutip kalimat berita di Kompas.com: "Krisis ekonomi terburuk sejak Depresi Besar." Yang menghubungkan dengan kejatuhan ekonomi dunia sejak tiga tahun terakhir mengulangi krisis depresi besar pada tahun 1933. Apa penyebabnya? Mengutip kata-kata majalah Newsweek yang dengan sederhana menjawab, "Meminjam secara gila-gilaan." adalah alasan utama mengapa orang sampai gila-gilaan meminjam uang untuk barang yang sebenarnya tidak sanggup mereka beli.
Apa faktanya? Banyak negara sempoyongan akibat hantaman Resesi Besar. Mengutip salah satu koran di Afrika Selatan yang melaporkan bahwa hampir 3.000.000 orang [di Afrika Selatan] sudah tiga bulan menunggak, dan sekitar 250.000 pekerja kelas menengah di PHK selama dua tahun terakhir. Pada tahun-tahun belakangan ini jumlah orang yang kehilangan pekerjaan mencapai puluhan juta. Ketika mengamati tanda-tanda pemulihan di Amerika Serikat, Finansial Times, menyambutnya dengan guyonan, "Pemulihan itu.. sejak Juni 2009 boleh dinamai 'Kecewa Besar'." dan selanjutnya menambahkan, "Banyak ekonom menilai bahwa utang yang harus dibayar akan menekan daya beli hingga beberapa tahun mendatang."
Menarik, Jika Anda adalah salah satu orang yang dihantam Resesi Besar yang di sebut di atas, Anda mungkin setuju dengan kata-kata David Beart dalam esainya, "Tampaknya ada banyak ulasan tentang problem finansial dunia, tetapi hanya sedikit informasi tentang cara mengatasinya."
Ya! pernyataan itu mungkin benar, tetapi bagi pembaca setia majalah yang rata-rata pencetakannya mencapai 39.913.000 eksemplar dalamn 83 bahasa ini yakni Awake! atau Sedarlah! pasti tidak akan kekurangan informasi yang bermanfaat.
Pernakah Anda menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti: Apa manfaatnya berhemat? yang akan dijawab secara komprehensif dan tepat guna. Kemudian, Apa yang bisa Anda lakukan jika Anda terlilit hutang? Bagaimana Anda bisa belajar untuk mengatur uang dengan baik?
Bacalah majalah digital ini yang kami berikan khusus kepada pengunjung portal (blog) ini, klik judul besar ini: BAGAIMANA MENGATUR UANG powered by Docs.Google.Com.
SUDAHKAH Anda merasakan ekonomi di negara Anda bahkan di tengah-tengah kehidupan Anda sendiri sedang di "Hantam RESESI BESAR" begitulah sebuah judul kecil dalam artikel yang muncul di halaman ke-tiga di majalah peringatan kita yakni Sedarlah! atau majalah AWAKE! dalam bahasa kita.
Di awal artikel ini pertama-tama di buka dengan pengantar yang mengutip kalimat berita di Kompas.com: "Krisis ekonomi terburuk sejak Depresi Besar." Yang menghubungkan dengan kejatuhan ekonomi dunia sejak tiga tahun terakhir mengulangi krisis depresi besar pada tahun 1933. Apa penyebabnya? Mengutip kata-kata majalah Newsweek yang dengan sederhana menjawab, "Meminjam secara gila-gilaan." adalah alasan utama mengapa orang sampai gila-gilaan meminjam uang untuk barang yang sebenarnya tidak sanggup mereka beli.
Apa faktanya? Banyak negara sempoyongan akibat hantaman Resesi Besar. Mengutip salah satu koran di Afrika Selatan yang melaporkan bahwa hampir 3.000.000 orang [di Afrika Selatan] sudah tiga bulan menunggak, dan sekitar 250.000 pekerja kelas menengah di PHK selama dua tahun terakhir. Pada tahun-tahun belakangan ini jumlah orang yang kehilangan pekerjaan mencapai puluhan juta. Ketika mengamati tanda-tanda pemulihan di Amerika Serikat, Finansial Times, menyambutnya dengan guyonan, "Pemulihan itu.. sejak Juni 2009 boleh dinamai 'Kecewa Besar'." dan selanjutnya menambahkan, "Banyak ekonom menilai bahwa utang yang harus dibayar akan menekan daya beli hingga beberapa tahun mendatang."
Menarik, Jika Anda adalah salah satu orang yang dihantam Resesi Besar yang di sebut di atas, Anda mungkin setuju dengan kata-kata David Beart dalam esainya, "Tampaknya ada banyak ulasan tentang problem finansial dunia, tetapi hanya sedikit informasi tentang cara mengatasinya."
Ya! pernyataan itu mungkin benar, tetapi bagi pembaca setia majalah yang rata-rata pencetakannya mencapai 39.913.000 eksemplar dalamn 83 bahasa ini yakni Awake! atau Sedarlah! pasti tidak akan kekurangan informasi yang bermanfaat.
Pernakah Anda menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti: Apa manfaatnya berhemat? yang akan dijawab secara komprehensif dan tepat guna. Kemudian, Apa yang bisa Anda lakukan jika Anda terlilit hutang? Bagaimana Anda bisa belajar untuk mengatur uang dengan baik?
Bacalah majalah digital ini yang kami berikan khusus kepada pengunjung portal (blog) ini, klik judul besar ini: BAGAIMANA MENGATUR UANG powered by Docs.Google.Com.
Langgan:
Entri (Atom)

